Diamanti: Keadilan Telah Ditegakkan
Editor Bolanet | 25 Juni 2012 09:00
- Alessandro Diamanti dan Gianluigi Buffon menjadi aktor yang paling disorot di balik suksesnya Italia memenangkan adu tendangan 12 pas.
Kemenangan tim asuhan Cesare Prandelli sudah nampak terlihat kala Buffon mampu membaca arah bola sepakan Ashley Cole. Cole yang bertindak sebagai penendang keempat itu gagal membuat kedudukan menjadi imbang 3-3 - sebelumnya Riccardo Montolivo dan Ashley Young telah gagal.
Gagalnya bek tersebut membuat The Three Lions tertinggal 2-3. Ini juga berarti jika penendang terakhir Azzuri sukses memasukkan bola maka pertandingan sudah pasti akan berakhir. Benar saja, Diamanti yang didaulat sebagai algojo terakhir sukses menyarangkan bola ke gawang Joe Hart. 4-2 untuk kemenangan Italia dan seluruh punggawa serta pendukung tim Menara Pizza pun bersorak.
Setelah sukses menjadi penentu kemenangan Italia, Diamanti mengungkapkan perasaannya kepada media. Ia beranggapan bahwa timnya sangat layak untuk mendapatkan kemenangan dan adu penalti telah menunjukkan keadilannya.
Saya tidak mempercayainya, namun saya selalu percaya dan ini benar-benar kemenangan yang layak. Adu penalti telah menunjukkan keadilannya, ungkapnya
Sejujurnya, saya tidak memikirkan banyak hal. Saya hanya berpikir untuk mencetak gol dan kemudian berlari menghampiri Gigi (Buffon), yang menasehati saya untuk menendang bola melebar.
Keputusan Prandelli untuk menggantikan Antonio Cassano yang kelelahan dengan pemain Bologna FC ini cukup jitu. Terbukti ia mampu melengkapi keberhasilan para algojo Italia untuk lolos ke semi final Euro 2012. [initial]
PIALA EROPA - Tak Mau Lihat Penalti, Buffon Nasehati Diamanti (foti/bgn)
Kemenangan tim asuhan Cesare Prandelli sudah nampak terlihat kala Buffon mampu membaca arah bola sepakan Ashley Cole. Cole yang bertindak sebagai penendang keempat itu gagal membuat kedudukan menjadi imbang 3-3 - sebelumnya Riccardo Montolivo dan Ashley Young telah gagal.
Gagalnya bek tersebut membuat The Three Lions tertinggal 2-3. Ini juga berarti jika penendang terakhir Azzuri sukses memasukkan bola maka pertandingan sudah pasti akan berakhir. Benar saja, Diamanti yang didaulat sebagai algojo terakhir sukses menyarangkan bola ke gawang Joe Hart. 4-2 untuk kemenangan Italia dan seluruh punggawa serta pendukung tim Menara Pizza pun bersorak.
Setelah sukses menjadi penentu kemenangan Italia, Diamanti mengungkapkan perasaannya kepada media. Ia beranggapan bahwa timnya sangat layak untuk mendapatkan kemenangan dan adu penalti telah menunjukkan keadilannya.
Saya tidak mempercayainya, namun saya selalu percaya dan ini benar-benar kemenangan yang layak. Adu penalti telah menunjukkan keadilannya, ungkapnya
Sejujurnya, saya tidak memikirkan banyak hal. Saya hanya berpikir untuk mencetak gol dan kemudian berlari menghampiri Gigi (Buffon), yang menasehati saya untuk menendang bola melebar.
Keputusan Prandelli untuk menggantikan Antonio Cassano yang kelelahan dengan pemain Bologna FC ini cukup jitu. Terbukti ia mampu melengkapi keberhasilan para algojo Italia untuk lolos ke semi final Euro 2012. [initial]
PIALA EROPA - Tak Mau Lihat Penalti, Buffon Nasehati Diamanti (foti/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












