Eduardo : Pertahanan Spanyol Keropos
Editor Bolanet | 17 Juni 2012 05:30
- Partai panas tersaji di pertandingan terakhir grup C Euro 2012. Pertemuan antara dan akan menentukan nasib tiga tim di grup ini.
Kroasia hanya butuh hasil imbang 2-2 untuk melenggang ke putaran perempat final. Namun, jika mereka ingin merajai grup C, mereka harus mampu mengalah kan armada Vicente del Bosque.
Bukan perkara mudah bagi The Blazers untuk mengatasi tim Matador. Akan tetapi, stiker mereka, Eduardo Silva, memiliki jawaban menarik kala ditanya mengenai cara untuk mengalahkan sang juara bertahan.
Striker berusia 29 tahun ini mengatakan bahwa Spanyol memiliki satu titik lemah yaitu di barisan belakang. Kelemahan ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan serangan balik cepat dan mematikan.
Saya rasa itu adalah pertahanan mereka, ungkap Eduardo. Mereka sangat baik di bagian depan dan tengah, tapi kadang mereka tidak kembali dengan cepat dan akhirnya meninggalkan celah.
Bos mengatakan itulah waktu kita untuk mengejutkan mereka. Dan, menghancurkan mereka juga tentunya.
Nampaknya, strategi ini cukup masuk akal bagi tim asuhan Slaven Bilic sebab Spanyol pasti akan menguasai permainan dengan mengandalkan umpan-umpan pendeknya yang mengalir mulus dari lapangan tengah dan langsung menusuk ke jantung pertahanan Kroasia. (gl/bgn)
Kroasia hanya butuh hasil imbang 2-2 untuk melenggang ke putaran perempat final. Namun, jika mereka ingin merajai grup C, mereka harus mampu mengalah kan armada Vicente del Bosque.
Bukan perkara mudah bagi The Blazers untuk mengatasi tim Matador. Akan tetapi, stiker mereka, Eduardo Silva, memiliki jawaban menarik kala ditanya mengenai cara untuk mengalahkan sang juara bertahan.
Striker berusia 29 tahun ini mengatakan bahwa Spanyol memiliki satu titik lemah yaitu di barisan belakang. Kelemahan ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan serangan balik cepat dan mematikan.
Saya rasa itu adalah pertahanan mereka, ungkap Eduardo. Mereka sangat baik di bagian depan dan tengah, tapi kadang mereka tidak kembali dengan cepat dan akhirnya meninggalkan celah.
Bos mengatakan itulah waktu kita untuk mengejutkan mereka. Dan, menghancurkan mereka juga tentunya.
Nampaknya, strategi ini cukup masuk akal bagi tim asuhan Slaven Bilic sebab Spanyol pasti akan menguasai permainan dengan mengandalkan umpan-umpan pendeknya yang mengalir mulus dari lapangan tengah dan langsung menusuk ke jantung pertahanan Kroasia. (gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












