Enrique: Performa Spanyol Sulit Dikritik
Asad Arifin | 12 September 2018 14:15
- Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, menilai performa anak asuhnya sangat sulit untuk mendapat kritik. Pasalnya, pada dua laga yang sudah dijalani, Spanyol tampil superior dan berada di level yang sangat tinggi.
Bukan hanya sekedar meraih kemenangan, Spanyol pada dua laga terakhir juga menang melawan tim yang tidak biasa. Pada laga perdana pasca Piala Dunia 2018, La Roja sukses mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di Wembley.
Setelah itu, Spanyol kembali meraih kemenangan. Kali ini, Sergio Ramos dan kawan-kawan dengan gemilang mengalahkan Kroasia. Sang finalis Piala Dunia 2018 tersebut dibuat tidak berdaya dengan gelontoran enam gol tak berbalas.
Enrique tentu sangat puas melihat penampilan pasukannya di dua laga tersebut. Dari sebelumnya kerap menerima kritik pasca tampil buruk di Piala Dunia, Enrique yakini Spanyol kini tak punya cela untuk mendapatkan kritik.
Performa Yang Gemilang
Sejatinya, kepemimpinan Enrique sempat diragukan. Apalagi Spanyol juga ditinggal sejumlah pemain pilarnya. Namun, pelatih berusia 48 tahun mampu menemukan komposisi yang ideal dan membuat Inggris dan Kroasia tak berdaya.
“Saya senang dengan sikap semua pemain. Semua bersikap sangat bagus,” buka Enrique dikutip dari Marca.
“Sulit untuk mengkritik apa yang sudah kami lakukan pada pertandingan tersebut. Kami bermain pada performa yang tinggi. Saya tidak keberatan jika ada yang menentang, tapi saya hampir tidak melihatnya,” sambung Enrique.
Tak Mau Lengah
Meskipun mampu menciptakan situasi yang kondusif pasca dua kemenangan atas Kroasia dan Inggris, Enrique tidak ingin anak asuhnya besar kepala. Mantan pelatih Barcelona berharap agar para pemain Spanyol tetap fokus dan tak besar kepala.
“Kami harus meraih kemenangan lagi, setelah sukses meraihnya melawan Inggris dan Kroasia. Kami berada di jalur yang benar. Tapi, kami masih belum berada di sana. Sekarang adalah waktunya untuk terus bekerja,” tandas Enrique.
Simak Video Menarik Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Finalissima Argentina vs Spanyol: Duel Perdana Lionel Messi dan Lamine Yamal
Piala Dunia 19 Desember 2025, 08:58
-
Revolusi Kualifikasi Piala Dunia 2030: CONMEBOL Tiru Format UEFA Nations League?
Piala Dunia 21 November 2025, 08:23
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







