Euro 2020 Ditunda Setahun, Baik atau Buruk untuk Cristiano Ronaldo?
Richard Andreas | 19 Maret 2020 10:00
Bola.net - Cristiano Ronaldo bisa jadi merupakan salah satu pemain yang merugi terkait keputusan UEFA menunda ajang akbar Euro 2020 selama 12 bulan. Keputusan itu tepat, tapi konsekuensinya cukup besar.
Selasa (17/3/2020) kemarin, UEFA membuat keputusan besar itu setelah menggelar pertemuan darurat melalui video conference calls dengan pilar-pilar penting sepak bola Eropa lainnya. Mereka bersepakat menyelesaikan masalah yang ada di depan mata terlebih dahulu.
Ditunda selama setahun jelas bisa mengubah peta persaingan Euro 2021 nanti. Ada beberapa pemain yang musim ini sedang bagus-bagusnya, tapi belum tentu musim depan bisa mencapai level yang sama.
Ronaldo termasuk salah satu pemain tersebut. Megabintang Juventus ini tampil cukup baik di musim 2019/20 ini, tapi ada keraguan tentang musim depan.
Goal internasional mengira-ngira dampak penundaan Euro ini untuk Ronaldo. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Lewat Tahun Terbaik?
Tentu saja kalimat 'tahun terbaik' tidak berlaku untuk Cristiano Ronaldo. Dia terus bermain di level tinggi dengan torehan gol luar biasa meski sudah berusia 35 tahun.
Musim in Ronaldo sedang bagus-bagusnya. Bulan lalu, penyerang Juventus ini baru menyamai rekor Serie A perihal terus mencetak gol dalam 11 pertandingan terakhir.
Alhasil, rasanya tidak mengejutkan melihat Ronaldo tetap memimpin Timnas Portugal pada ajang Piala Dunia Qatar 2022 nanti, apalagi Euro tahun depan. Ronaldo sekarang justru tampak lebih mematikan, tua-tua keladi.
36 Tahun
Dia menunjukkan performa luar biasa jika dibandingkan dengan pemain-pemain di atas 30 tahun lain yang masih berlaga saat ini. Pertanyaannya, berapa lama Ronaldo bisa menjaga level tinggi ini untuk klub dan timnas?
Jelas memainkan Euro 2020 tahun ini bakal lebih menguntungkan bagi Ronaldo, mengingat dia sedang bagus-bagusnya. Juga, Ronaldo bakal menginjak usia 36 tahun ketika Euro 2021 dimainkan tahun depan.
Ronaldo mungkin terlihat sebagai manusia super, bakat sepak bola dengan etos kerja luar biasa. Namun, kerasnya dunia sepak bola profesional di level tinggi selama nyaris dua dekade pada akhirnya akan menyulitkan dia.
Sumber: Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
-
Man of the Match Lecce vs Juventus: Douglas Luiz
Liga Italia 26 Oktober 2026, 04:00
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




