'Hodgson Pengecut'
Editor Bolanet | 3 Juli 2012 06:00
- Eks forward Matt Le Tissier menyebut keputusan Roy Hodgson untuk tidak mengganti Wayne Rooney saat melawan sebagai keputusan pengecut.
Inggris disingkirkan Italia di babak perempat final Euro 2012 lewat adu penalti setelah sebelumnya digempur habis-habisan sepanjang waktu normal dan extra-time, di mana Azzurri mencatatkan 20 shot on target, jauh dibandingkan Three Lions yang hanya satu.
Pemain yang dianggap mampu menciptakan perbedaan bagi Inggris di Piala Eropa waktu itu, menurut rekan-rekan setimnya, adalah Rooney. Akan tetapi, striker Manchester United itu gagal menyalurkan performa hebatnya di tingkat klub ke level internasional.
Le Tissier, yang memiliki delapan caps untuk Inggris, yakin Rooney seharusnya ditarik keluar saat melawan Italia dan Danny Welbeck, rekan seklubnya, tetap di atas lapangan.
Terlihat jelas setelah 50 menit bahwa Rooney takkan bisa memberikan kontribusi apa-apa, terang Le Tissier kepada The Sun. Danny Welbeck yang menciptakan lebih banyak ancaman justru digantikan. Itu tidak adil baginya. Itu adalah keputusan seorang pengecut.
Le Tissier bukan satu-satunya yang kecewa melihat performa Inggris di Polandia-Ukraina. Mantan kapten Alan Shearer juga mengaku tidak terkesan dengan apa yang ditampilkan oleh tim nasionalnya.
Dalam kolomnya untuk The Sun, Shearer menyoroti buruknya permainan skuad Roy Hodgson, yang notabene dihuni oleh sederet pemain bertalenta dan bermental juara.
Saya heran kenapa Inggris bisa begitu buruk. Ada kiper dan para bek tangguh yang sudah memenangi Liga Champions dan Premier League musim lalu, gelandang hebat seperti Steven Gerrard, serta striker kelas dunia dalam diri Wayne Rooney.
Tempatkan mereka dalam satu tim, dan apa yang kita dapatkan? Sekumpulan pemain yang tidak bisa mengoper bola satu sama lain. (s360/gia)
Inggris disingkirkan Italia di babak perempat final Euro 2012 lewat adu penalti setelah sebelumnya digempur habis-habisan sepanjang waktu normal dan extra-time, di mana Azzurri mencatatkan 20 shot on target, jauh dibandingkan Three Lions yang hanya satu.
Pemain yang dianggap mampu menciptakan perbedaan bagi Inggris di Piala Eropa waktu itu, menurut rekan-rekan setimnya, adalah Rooney. Akan tetapi, striker Manchester United itu gagal menyalurkan performa hebatnya di tingkat klub ke level internasional.
Le Tissier, yang memiliki delapan caps untuk Inggris, yakin Rooney seharusnya ditarik keluar saat melawan Italia dan Danny Welbeck, rekan seklubnya, tetap di atas lapangan.
Terlihat jelas setelah 50 menit bahwa Rooney takkan bisa memberikan kontribusi apa-apa, terang Le Tissier kepada The Sun. Danny Welbeck yang menciptakan lebih banyak ancaman justru digantikan. Itu tidak adil baginya. Itu adalah keputusan seorang pengecut.
Le Tissier bukan satu-satunya yang kecewa melihat performa Inggris di Polandia-Ukraina. Mantan kapten Alan Shearer juga mengaku tidak terkesan dengan apa yang ditampilkan oleh tim nasionalnya.
Dalam kolomnya untuk The Sun, Shearer menyoroti buruknya permainan skuad Roy Hodgson, yang notabene dihuni oleh sederet pemain bertalenta dan bermental juara.
Saya heran kenapa Inggris bisa begitu buruk. Ada kiper dan para bek tangguh yang sudah memenangi Liga Champions dan Premier League musim lalu, gelandang hebat seperti Steven Gerrard, serta striker kelas dunia dalam diri Wayne Rooney.
Tempatkan mereka dalam satu tim, dan apa yang kita dapatkan? Sekumpulan pemain yang tidak bisa mengoper bola satu sama lain. (s360/gia)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




