Jelang Inggris vs Ukraina di Perempat Final Euro 2020: Italia Perketat Bandara
Afdholud Dzikry | 1 Juli 2021 14:54
Bola.net - Jelang pertarungan Inggris vs Ukraina yang digelar di Olimpico, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB, pemerintah Italia bakal memperketat penjagaan di beberapa titik, termasuk bandara. Kedua tim bakal bertemu di babak perempat final Euro 2020.
Aturan karantina Italia makin ketat untuk memperlambat penyebaran varian Delta, atau India. Dalam aturan terbarunya, orang-orang yang baru datang dari negara lain harus mengisolasi diri paling cepat lima hari, termasuk pendukung Timnas Inggris.
Dengan begini, jika ada pendukung Timnas Inggris maupun Ukraina yang tiba di Roma mulai hari ini, mereka tidak akan memiliki cukup waktu untuk datang ke Stadio Olimpico yang dijadwalkan menggelar pertandingan perempat final Euro 2020 pada Sabtu waktu setempat.
pemerintah Italia telah mengancam pelanggar aturan dengan denda hingga 2.500 euro jika mereka menyelinap masuk, para pejabat masih khawatir suporter yang nekat mungkin mencoba memasuki Italia melalui negara-negara tetangga Eropa.
Prefek Roma Matteo Piantedosi telah berkomunikasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan langkah-langkah keamanan diterapkan untuk pertandingan tersebut.
Wakil Menteri Kesehatan Italia Andrea Costa mengatakan kepada The Sun, "Aturannya jelas dan ringkas, suporter Timnas Inggris tidak akan dapat melakukan perjalanan ke Italia."
"Saat ini ada lima hari karantina wajib pada saat kedatangan, jadi kecuali mereka tiba sebelum 28 Juni dan menyelesaikan karantina, tidak ada gunanya bepergian ke Roma. Mereka yang mencoba dan tertangkap akan didenda dan dihukum."
Tiket Akan Dijual Khusus kepada Ekspatriat Inggris di Italia

Diumumkan kemarin bahwa FA tidak akan menjual salah satu dari 2.500 tiket yang tersedia untuk penggemar Inggris kepada siapa pun yang memiliki alamat Inggris.
Mereka telah menyerahkan alokasi mereka kembali ke UEFA, yang bekerja dengan kedutaan Inggris di Roma untuk memastikan tiket dijual secara eksklusif untuk ekspatriat.
Juru bicara resmi Perdana Menteri mengatakan, "Orang-orang tidak boleh bepergian ke negara-negara daftar kuning."
"Jelas kami menghargai bagaimana para penggemar ingin melakukan segala kemungkinan untuk mendukung tim Inggris, tetapi kami perlu menyeimbangkannya dengan kebutuhan untuk melindungi kesehatan masyarakat."
"Kami akan mendesak semua orang untuk mematuhi pedoman dan aturan yang kami miliki."
Sumber: The Sun
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani;1/7/21)
Yakin Nggak Mau Baca Ini, Bolaneters?
Euro 2020: Shevchenko Minta Dukungan Fans Italia untuk Kalahkan Inggris
Euro 2020: Belgia vs Italia, Lukaku vs Immobile
Granit Xhaka dan 4 Pemain Paling Memukau di 16 Besar Euro 2020
Outbreak Covid-19! Hampir 2 Ribu Kasus Terdeteksi Usai Laga Inggris vs Skotlandia
Battle 4 Kickstox Saham Bola Telah Berakhir, Ini Dia Pemenangnya!
Jadwal Siaran Langsung Perempat Final Euro 2020 di RCTI Hari Ini, Jumat 2 Juli 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














