'Jerman Adalah Lawan Yang Terlalu Tangguh'
Editor Bolanet | 23 Juni 2012 07:59
- Tiga pilar mengakui ketangguhan , tim yang telah mengakhiri kisah mereka di Euro 2012.
Pujian terhadap Jerman dilontarkan oleh pelatih Yunani Fernando Santos dan striker Giorgos Samaras usai timnya dikalahkan Der Panzer 2-4 di babak perempat final, Sabtu (23/6).
Di laga itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Philipp Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Sami Khedira, Miroslav Klose dan Marco Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Dimitris Salpingidis.
Saya sudah pernah mengatakan ini, bahkan sebelum turnamen dimulai, kata Santos. Jerman dan Spanyol adalah kandidat utama untuk menjadi juara, karena mereka memiliki skuad yang sangat kuat.
Meski pemain-pemain intinya tidak diturunkan, para penggantinya tidak kalah hebat.
Senada dengan pelatihnya, Samaras juga mengatakan hal serupa tentang lawannya itu.
Jerman adalah tim yang sangat kuat. Kami telah mengerahkan lebih dari 100 persen kemampuan kami melawan mereka. Oleh karena itulah kami tetap merasa bangga meski harus tersingkir.
Sokratis Papastathopoulos, bek Yunani yang bermain untuk klub Werder Bremen di Bundesliga, bahkan mengatakan bahwa mereka telah bermain melawan salah satu tim terbaik yang ada di dunia dalam lima tahun terakhir.
Yunani telah berjuang hingga akhir dan bisa pulang dengan kepala tegak. Sementara itu, Jerman sukses melaju ke empat besar dan akan menghadapi atau Inggris di National Stadium, Warsawa, pada 28 Juni yang akan datang. (uefa/gia)
Pujian terhadap Jerman dilontarkan oleh pelatih Yunani Fernando Santos dan striker Giorgos Samaras usai timnya dikalahkan Der Panzer 2-4 di babak perempat final, Sabtu (23/6).
Di laga itu, Yunani tertinggal terlebih dahulu oleh gol Philipp Lahm pada menit 39, tapi mereka berhasil membalas lewat Samaras di awal babak kedua. Setelah itu, berturut-turut Sami Khedira, Miroslav Klose dan Marco Reus membuat Yunani semakin tenggelam. Tak kenal putus asa, Yunani pun berhasil mencetak satu gol lagi di penghujung laga lewat eksekusi penalti Dimitris Salpingidis.
Saya sudah pernah mengatakan ini, bahkan sebelum turnamen dimulai, kata Santos. Jerman dan Spanyol adalah kandidat utama untuk menjadi juara, karena mereka memiliki skuad yang sangat kuat.
Meski pemain-pemain intinya tidak diturunkan, para penggantinya tidak kalah hebat.
Senada dengan pelatihnya, Samaras juga mengatakan hal serupa tentang lawannya itu.
Jerman adalah tim yang sangat kuat. Kami telah mengerahkan lebih dari 100 persen kemampuan kami melawan mereka. Oleh karena itulah kami tetap merasa bangga meski harus tersingkir.
Sokratis Papastathopoulos, bek Yunani yang bermain untuk klub Werder Bremen di Bundesliga, bahkan mengatakan bahwa mereka telah bermain melawan salah satu tim terbaik yang ada di dunia dalam lima tahun terakhir.
Yunani telah berjuang hingga akhir dan bisa pulang dengan kepala tegak. Sementara itu, Jerman sukses melaju ke empat besar dan akan menghadapi atau Inggris di National Stadium, Warsawa, pada 28 Juni yang akan datang. (uefa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cody Gakpo: Hasil Imbang yang Terasa Sedikit Mengecewakan
Piala Eropa 25 September 2026, 06:52
-
Xavi: Belanda Tampil Lebih Baik daripada Jerman
Piala Eropa 25 September 2026, 06:44
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Prediksi Serbia vs Yunani 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 10:54
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







