
Bola.net - Jerman mengalami kegagalan besar di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir dari Paraguay pada babak 32 besar lewat adu penalti. Hasil ini menjadi kejutan besar mengingat Die Mannschaft berstatus empat kali juara dunia.
Jerman sebenarnya mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan di Gillette Stadium. Namun, Paraguay tampil disiplin dan mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.
Gol Julio Enciso pada babak pertama sempat membuat Jerman berada dalam tekanan. Tim asuhan Julian Nagelsmann kemudian menyamakan kedudukan melalui Kai Havertz pada menit ke-54.
Laga berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu dan harus ditentukan melalui adu penalti. Kegagalan Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah dari titik putih memastikan langkah Jerman terhenti lebih cepat dari yang diperkirakan.
Kiper dan Lini Belakang Jerman

Manuel Neuer memperoleh nilai 7,1 setelah tampil cukup tenang di bawah mistar gawang. Kiper veteran itu tidak banyak menghadapi ancaman, tetapi juga gagal mencatat clean sheet yang dibutuhkan timnya.
Joshua Kimmich menjadi salah satu pemain paling konsisten dengan rating 7,9. Bek kanan tersebut aktif membantu perebutan bola dan menjadi pemain dengan sentuhan terbanyak sepanjang pertandingan.
Jonathan Tah mendapatkan nilai 7,4 meski akhirnya menjadi figur yang paling terpukul. Ia tampil kokoh di lini belakang dan sempat mencetak gol pada perpanjangan waktu sebelum dianulir wasit.
Antonio Rudiger meraih rating 7,8 berkat dominasinya dalam duel udara. Sementara itu, Nathaniel Brown memperoleh nilai 7,5 meski terlambat mengawal pergerakan yang berujung pada gol Paraguay.
Lini Tengah Jerman

Felix Nmecha hanya mendapat rating 6,3 setelah tampil kurang meyakinkan pada babak pertama. Ia dinilai bertanggung jawab atas lepasnya pengawalan terhadap Enciso saat proses gol pembuka Paraguay.
Aleksandar Pavlovic meraih nilai 6,5 dalam pertandingan ini. Kontribusinya dalam pembangunan serangan cukup terlihat, tetapi minim dampak di area berbahaya lawan.
Jerman kesulitan menembus blok pertahanan rapat Paraguay sepanjang laga. Situasi tersebut membuat lini tengah gagal memberikan kreativitas yang konsisten.
Lini Depan Jerman

Leroy Sane memperoleh rating 6,3 meski aktif melakukan pergerakan tanpa bola. Efektivitasnya rendah karena gagal mencatat umpan silang akurat maupun dribel sukses.
Kai Havertz menjadi salah satu pemain terbaik Jerman dengan nilai 7,8. Penyerang tersebut mencetak gol penyama kedudukan melalui sentuhan cerdas, tapi kemudian gagal mengeksekusi penalti.
Florian Wirtz mendapatkan rating 7,4 setelah menyumbang assist penting. Pemain muda itu tampil lebih berpengaruh pada babak kedua ketika memperoleh ruang yang lebih luas.
Deniz Undav menjadi pemain dengan penilaian terendah di lini depan, yakni 6,0. Ia kesulitan terlibat dalam permainan dan nyaris tidak memberikan ancaman berarti.
Pemain Pengganti Jerman

Leon Goretzka yang masuk pada awal babak kedua memperoleh nilai 6,2. Kehadirannya ditujukan untuk menambah kekuatan duel udara saat Jerman mencari gol kemenangan.
Jamal Musiala mencatat rating 6,7 setelah menghadirkan beberapa aksi positif. Namun, umpan-umpan akhirnya belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Waldemar Anton dan Nick Woltemade sama-sama memperoleh nilai 6,5. Woltemade berpeluang menjadi pahlawan, tetapi gagal menjalankan tugasnya dalam adu penalti.
Malick Thiaw mendapat rating 6,2, sedangkan Nadiem Amiri memperoleh nilai 6,1. Keduanya masuk pada fase akhir pertandingan dan tidak memiliki banyak waktu untuk memberi pengaruh besar.
Rangkuman Rating Pemain Jerman

- Manuel Neuer - 7,1
- Joshua Kimmich - 7,9
- Jonathan Tah - 7,4
- Antonio Rudiger - 7,8
- Nathaniel Brown - 7,5
- Felix Nmecha - 6,3
- Aleksandar Pavlovic - 6,5
- Leroy Sane - 6,3
- Kai Havertz - 7,8
- Florian Wirtz - 7,4
- Deniz Undav - 6,0
- Leon Goretzka - 6,2
- Jamal Musiala - 6,7
- Waldemar Anton - 6,5
- Nick Woltemade - 6,5
- Malick Thiaw - 6,2
- Nadiem Amiri - 6,1
Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Jerman yang datang ke turnamen dengan ekspektasi tinggi. Die Mannschaft kini harus menunggu empat tahun lagi untuk mencoba mengakhiri paceklik kemenangan di fase gugur sejak menjadi juara dunia pada 2014.
Sumber: Sports Illustrated
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 11:23Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 11:17Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:15Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 11:04Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 10:45Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:26Pidato Prabowo: Investasi Percuma Jika Rakyat Masih Kelaparan
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:24Prabowo: Tanpa Permainan Angka, Laba BUMN 2025 Tembus Rp 326 Triliun
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:21Prabowo: Tak Boleh Anak-Anak Kita Bertaruh Nyawa ke Sekolah
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:15Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:14Prabowo: BUMN Bukan Milik Direksi dan Sumber Dana Penguasa
-
Liputan6 14 Agustus 2026 11:11Pidato Prabowo di Sidang Tahunan: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
MOST VIEWED
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3270808/original/064943900_1603018359-20201018-Kemiskinan-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323877/original/079464900_1786678408-prabowo_sidang_tahunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323942/original/054529700_1786681520-Presiden_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323909/original/010731400_1786680755-pid1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972284/original/035160900_1574218221-DJI_0146.JPG.jpeg)
