Kalah Dari Spanyol, Prandelli Urungkan Niat Mundur
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 12:31
- Pelatih timnas , Cesare Prandelli memberikan isyarat akan bertahan bersama skuad Azzurri meski gagal juara di Euro 2012. Dini hari tadi, Italia dipecundangi Spanyol 0-4 pada final Piala Eropa 2012 di Kiev, Ukraina.
Sebelum laga final digelar, Prandelli sempat berkata akan mempertimbangkan kembali posisinya sebagai pelatih timnas Italia usai gelaran Euro 2012. Prandelli menyebut beberapa masalah pribadi serta kurangnya perhatian kepada timnas diluar turnamen penting menjadi faktor pertimbangan untuk mundur.
Namun usai kalah telak dari Spanyol, Prandelli sepertinya berubah pikiran. Seperti yang tersirat pada pernyataannya kepada reporter usai laga. Saya telah memutuskan masa depan saya. Saya tidak mempunyai masalah dengan federasi atau dengan kepemimpinnya. Saya punya hubungan sangat baik dengan mereka. Ada pekerjaan dan saya siap mengerjakannya ke depan, katanya.
Mantan pelatih , yang menggantikan posisi Marcello Lippi sejak dua tahun lalu, mengatakan bahwa kekalahan di partai final membuatnya berubah pikiran. Tentu saja dalam pilihan saya, kekalahan ini juga menjadi salah satu faktor karena tidak mungkin pergi dalam situasi seperti ini, katanya.
Ini adalah proyek yang menyenangkan, sulit tapi menyenangkan, kata Prandelli sambil menambahkan bahwa ia akan bertemu Presiden Federasi Sepakbola Italia, Giancarlo Abete dalam beberapa hari mendatang.
Meski takluk di final, Prandelli mengaku bangga dengan penampilannya anak asuhnya sepanjang Euro digelar. Terutama setelah Italia tampil buruk di Piala Dunia 2010 serta skandal pengaturan skor yang mengganggu persiapan Italia untuk Euro 2012. Kami pantas untuk mendapatkan nilai delapan dari nilai tertinggi sepuluh, imbuh Prandelli.
Kami mengawali kejuaraan dengan beberapa masalah, selain itu kami berada satu grup dengan Spanyol. Saya kira kami sudah bermain bagus. Tapi sayangnya kami harus berusaha keras untuk memulihkan stamina menjelang pertandingan final.
Para pemain telah memperlihatkan bahwa jika Anda mempunyai semangat tim, maka Anda bisa mengejar impian. Mereka telah bekerja keras dan memperlihatkan bahwa Anda bisa kalah secara terhormat dan mereka juga bisa mengatasi masalah mereka. Saya sangat bangga kepada tim saya, pungkasnya.
Prandelli tetap mendapat sambutan hangat dari media Italia yang meliput Piala Eropa 2012 pada saat jumpa pers usai pertandingan. Dan pelatih berusia 54 tahun ini membalas dengan bertepuk tangan kepada mereka. (afp/mac)
Sebelum laga final digelar, Prandelli sempat berkata akan mempertimbangkan kembali posisinya sebagai pelatih timnas Italia usai gelaran Euro 2012. Prandelli menyebut beberapa masalah pribadi serta kurangnya perhatian kepada timnas diluar turnamen penting menjadi faktor pertimbangan untuk mundur.
Namun usai kalah telak dari Spanyol, Prandelli sepertinya berubah pikiran. Seperti yang tersirat pada pernyataannya kepada reporter usai laga. Saya telah memutuskan masa depan saya. Saya tidak mempunyai masalah dengan federasi atau dengan kepemimpinnya. Saya punya hubungan sangat baik dengan mereka. Ada pekerjaan dan saya siap mengerjakannya ke depan, katanya.
Mantan pelatih , yang menggantikan posisi Marcello Lippi sejak dua tahun lalu, mengatakan bahwa kekalahan di partai final membuatnya berubah pikiran. Tentu saja dalam pilihan saya, kekalahan ini juga menjadi salah satu faktor karena tidak mungkin pergi dalam situasi seperti ini, katanya.
Ini adalah proyek yang menyenangkan, sulit tapi menyenangkan, kata Prandelli sambil menambahkan bahwa ia akan bertemu Presiden Federasi Sepakbola Italia, Giancarlo Abete dalam beberapa hari mendatang.
Meski takluk di final, Prandelli mengaku bangga dengan penampilannya anak asuhnya sepanjang Euro digelar. Terutama setelah Italia tampil buruk di Piala Dunia 2010 serta skandal pengaturan skor yang mengganggu persiapan Italia untuk Euro 2012. Kami pantas untuk mendapatkan nilai delapan dari nilai tertinggi sepuluh, imbuh Prandelli.
Kami mengawali kejuaraan dengan beberapa masalah, selain itu kami berada satu grup dengan Spanyol. Saya kira kami sudah bermain bagus. Tapi sayangnya kami harus berusaha keras untuk memulihkan stamina menjelang pertandingan final.
Para pemain telah memperlihatkan bahwa jika Anda mempunyai semangat tim, maka Anda bisa mengejar impian. Mereka telah bekerja keras dan memperlihatkan bahwa Anda bisa kalah secara terhormat dan mereka juga bisa mengatasi masalah mereka. Saya sangat bangga kepada tim saya, pungkasnya.
Prandelli tetap mendapat sambutan hangat dari media Italia yang meliput Piala Eropa 2012 pada saat jumpa pers usai pertandingan. Dan pelatih berusia 54 tahun ini membalas dengan bertepuk tangan kepada mereka. (afp/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













