Karagounis: Derita Rakyat Bakal Mendorong Yunani
Editor Bolanet | 22 Juni 2012 14:22
- Gelandang Yunani, Giorgos Karagounis menyebut penderitaan warga Yunani karena krisis ekonomi akan jadi pendorong mereka menuju sukses di Euro 2012.
Hellas melaju ke perempat final setelah secara mengejutkan menekuk tim kuat Rusia di laga pamungkas grup. Di babak delapan besar sudah menanti favorit juara, Jerman. Dan Karagounis menyebut mereka punya motivasi ekstra lawan Der Panzer.
Derita rakyat kami akan mendorong kami melawan Jerman. Itu akan menginspirasi kami, ucap kapten Yunani yang bakal absen dalam laga tersebut karena sanksi akumulasi kartu.
Kami juga mengalami kesulitan, meski tingkatnya jauh lebih kecil dari rekan senegara kami. Tetapi kami juga manusia biasa, kami seperti mereka.
Teman saya, kebanyakan jauh dari sepak bola, mengalami masalah. Tak menyenangkan melihat orang lain mengalami kesulitan begitu besar - tak punya cukup uang untuk membeli makanan demi anak-anak mereka. Atau tak mampu menutupi kebutuhan dasar, bahkan untuk membeli obat.
Itu sangat menyentuh Anda, mematahkan hati Anda. Tak peduli apakah Anda tak lebih menderita dalam level personal, ketika Anda melihat situasi macam itu, secara manusiawi dan mental Anda tak merasa nyaman. Itu sangat menyentuh kami semua, tutup eks gelandang Inter Milan itu. (sun/row)
Hellas melaju ke perempat final setelah secara mengejutkan menekuk tim kuat Rusia di laga pamungkas grup. Di babak delapan besar sudah menanti favorit juara, Jerman. Dan Karagounis menyebut mereka punya motivasi ekstra lawan Der Panzer.
Derita rakyat kami akan mendorong kami melawan Jerman. Itu akan menginspirasi kami, ucap kapten Yunani yang bakal absen dalam laga tersebut karena sanksi akumulasi kartu.
Kami juga mengalami kesulitan, meski tingkatnya jauh lebih kecil dari rekan senegara kami. Tetapi kami juga manusia biasa, kami seperti mereka.
Teman saya, kebanyakan jauh dari sepak bola, mengalami masalah. Tak menyenangkan melihat orang lain mengalami kesulitan begitu besar - tak punya cukup uang untuk membeli makanan demi anak-anak mereka. Atau tak mampu menutupi kebutuhan dasar, bahkan untuk membeli obat.
Itu sangat menyentuh Anda, mematahkan hati Anda. Tak peduli apakah Anda tak lebih menderita dalam level personal, ketika Anda melihat situasi macam itu, secara manusiawi dan mental Anda tak merasa nyaman. Itu sangat menyentuh kami semua, tutup eks gelandang Inter Milan itu. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










