Kecewanya Raspadori: Sayang, Tiga Gol Tak Cukup Bawa Italia ke Semifinal
Editor Bolanet | 24 Maret 2025 10:25
Bola.net - Giacomo Raspadori mengungkapkan kekecewaannya setelah Timnas Italia mencetak tiga gol di kandang Jerman namun gagal meraih kemenangan. Meski tampil lebih baik di babak kedua, performa buruk di babak pertama menjadi penyebab utama kegagalan timnas Italia.
Italia kalah agregat 4-5 dari Jerman dalam pertandingan leg kedua perempat final UEFA Nations League, Senin (24/3/2025) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat mereka tersingkir dari kompetisi dan harus fokus pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Setelah pertandingan, Raspadori tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai Azzurri seharusnya bisa bermain lebih baik, terutama di babak pertama. Ia juga menyoroti insiden penalti yang sempat diberikan namun dibatalkan setelah intervensi VAR.
Kekecewaan Raspadori atas Hasil Pertandingan

Raspadori merasa kecewa karena Italia gagal memaksakan pertandingan ke babak extra time meski berhasil mencetak tiga gol. Ia menegaskan bahwa timnya harus belajar dari reaksi positif di babak kedua.
“Ada kekecewaan besar karena mencetak tiga gol di sini tapi tidak membawa pulang kemenangan atau memaksa extra time adalah hal yang luar biasa,” ujar Raspadori kepada RAI Sport.
Ia juga menyoroti insiden penalti yang sempat diberikan kepada Italia namun dibatalkan setelah review VAR. “Kami juga kecewa dengan insiden penalti yang diberikan lalu ditarik kembali,” tambahnya.
Kontroversi Insiden Penalti

Insiden penalti yang dibatalkan menjadi sorotan utama setelah pertandingan. Nico Schlotterbeck dianggap menyentuh bola sebelum menjatuhkan Giovanni Di Lorenzo, sehingga wasit memutuskan untuk membatalkan penalti.
“Penalti itu terlihat jelas bagi saya dari rekaman, tapi tidak ada gunanya memperdebatkannya sekarang,” kata Raspadori.
Keputusan VAR ini menuai kontroversi di Italia, karena dianggap tidak memenuhi kriteria kesalahan yang jelas dan nyata.
Performa Buruk di Babak Pertama

Raspadori mengakui bahwa performa Italia di babak pertama sangat di bawah standar. Timnya kalah karakter dan determinasi, sehingga kebobolan tiga gol dalam 45 menit pertama.
“Kami bermain di bawah standar, baik dari segi karakter maupun determinasi. Seharusnya kami lebih kompak,” ujar Raspadori.
Ia menambahkan, “Kami bereaksi dengan baik setelah istirahat. Ini tim yang kuat, kami tidak boleh kebobolan tiga gol seperti itu.”
Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kekalahan ini membuat Italia harus segera bangkit dan fokus pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Norwegia pada 6 Juni mendatang.
“Tidak mudah saat ini untuk memikirkan Juni, tapi kami harus kembali menjadi protagonis,” tutup Raspadori.
Italia tergabung di Grup I bersama Israel, Estonia, dan Moldova. Mereka diharapkan bisa tampil lebih baik dan lolos ke Piala Dunia 2026.
Sumber: Football Italia
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Kekecewaan Di Lorenzo: Italia Baru Bereaksi Saat Sudah Terlambat
- Jerman vs Italia: Azzurri Salah Pilih Starting XI dan Ada Pemain yang Takut
- Jerman Main Trik Sepak Pojok! Cetak Gol dan Permalukan Italia
- Man of the Match Timnas Jerman vs Timnas Italia: Moise Kean
- Hasil UEFA Nations League, Timnas Jerman vs Timnas Italia: Skor 3-3 (Agg. 5-4)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
-
Rekor Solid di Kandang Jadi Modal Persib Berjuang di Tengah Kemustahilan
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 10:29
-
Vinicius Junior Cetak Gol ke-31 di Liga Champions, Lampaui Kaka
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:10
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
-
Malam Petaka di Istanbul dan Hilangnya Karakter Juventus
Liga Champions 18 Februari 2026, 08:56
LATEST UPDATE
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:54
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:54
-
Prediksi Newcastle vs Qarabag FK 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:46
-
Viktor Gyokeres Cetak Brace ke Gawang Tottenham, Mikel Arteta Gak Kaget: Dia Emang Jago!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:38
-
Prediksi Inter vs Bodo/Glimt 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




