Kesalahan Besar Gareth Southgate Diungkap Habis-habisan oleh Rio Ferdinand
Yaumil Azis | 13 Juli 2021 14:02
Bola.net - Kekalahan Timnas Inggris di babak final Euro 2020 belum bisa ditelan dengan baik oleh banyak kalangan. Tidak terkecuali sang legenda, Rio Ferdinand.
Inggris gagal mewujudkan slogan 'it's coming home' setelah tumbang di hadapan Italia. Pasukan Gareth Southgate kalah dalam drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan extra time.
Tidak bisa dimungkiri, kegagalan Inggris ini disebabkan oleh tiga pemainnya yang gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo penalti. Mereka adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka.
Namun kesalahan terbesar ada pada pundak Southgate selaku pelatih. Bagaimanapun juga, pria berumur 50 tahun itulah yang menunjuk pemain untuk mengambil penalti-penalti tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mancini Lebih Baik dari Southgate
Sorotan tidak hanya menyoal pemilihan pemain saja. Analisis Ferdinand, Southgate juga melakukan kesalahan fatal sebelum memasuki adu penalti. Terutama soal pergantian pemain yang dirasanya terlambat.
Ferdinand melihat bagaimana pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, memanfaatkan jeda istirahat babak pertama dengan sebaik-baiknya. Sementara Southgate tidak melakukan perubahan sama sekali.
"Mancini memasuki waktu jeda dan menggunakan 15 menit itu lebih baik dari Gareth. Dia mengganti personil, membiarkan pemainnya yang melebar, [Federico] Chiesa, bermain lebih ke tengah untuk dihubungkan dengan [Lorenzo] Insigne," ujarnya.
"Menarik keluar [Ciro] Immobile dan itulah saat anda butuh reaksi dari seorang pelatih. Momen dalam permainan itulah di mana anda butuh pelatih untuk 'Anda tahu? Saya sudah lihat ini, biarkan saya melakukan pergantian'," lanjutnya dalam FIVE.
Tidak Memanfaatkan Kedalaman Skuat
Pada momen di babak kedua, Italia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Leonardo Bonucci. Situasi imbang itu tidak membuat Southgate langsung melakukan perubahan untuk membawa Inggris kembali unggul.
"Saat mereka mencetak gol, mereka mendapatkan momentum. Saya merasa - dan sekali lagi, melihat ke belakang itu bagus - tetapi itu adalah momen untuk memainkan [Jack] Grealish atau Sancho atau Rashford. Mainkan orang-orang ini," kata Ferdinand lagi.
"Semua yang kami bicarakan adalah soal kekuatan besar di bangku cadangan, kedalaman skuat bahwa mereka mampu masuk dan mempertahankan level performa lalu memberikan hal yang berbeda, dan mereka tidak dibiarkan melakukan itu dalam pertandingan besar."
"Mereka melakukan itu semua di pertandingan lainnya. Dalam laga besar seperti ini, Gareth Southgate seperti membeku dan hanya berkata: 'Mari ke adu penalti dan mengharapkan yang terbaik'," pungkas Ferdinand.
(FIVE - via Daily Mail)
Baca juga:
Ada Kabar Fans Inggris Bikin Petisi Final vs Italia Diulang, Netizen: Hah? Seriusan?!
Ternyata, Bukayo Saka Eksekutor Penalti Terbaik Inggris di Sesi Latihan
Marcus Rashford: Kritiklah karena Performa, Bukan karena Asal Usul Saya!
Gianluigi Donnarumma, Kiper yang Selalu Menang Adu Penalti
Marcus Rashford: Saya Bisa Cetak Penalti Sambil Tidur, Kenapa yang Ini Gagal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Prancis Dipecundangi Inggris, Didier Deschamps: Ini Salah Saya!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 10:00
-
Prancis Kalah dari Inggris, Kylian Mbappe: Maafkan Kami, Deschamps!
Piala Dunia 19 Juli 2026, 09:00
-
Drama 10 Gol Prancis vs Inggris Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 19 Juli 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










