Lini Depan Spanyol Berjuang Keras Tanpa Villa
Editor Bolanet | 28 Juni 2012 19:14
- Hanya mampu mengalahkan melalui drama adu penalti, kembali harus menerima kritikan terkait kinerja lini depannya.
Mampu menciptakan banyak peluang di depan gawang Rui Patricio. Spanyol gagal menciptakan gol di sepanjang 120 menit pertandingan. La Furia Roja pun diindikasikan mulai merindukan sosok David Villa sebagai tukang gedor utama.
Kami bermain lebih baik di pertahanan, daripada apa yang menjadi karakter pemain kami, kata pelatih Spanyol, Vicente del Bosque. Itulah yang membuat kita meraih kemenangan.
Di Arena Donbass, Spanyol mendominasi penguasaan bola tetapi tidak memiliki ujung tombak yang haus gol di depan gawang. Ini bukan pertama kalinya di Euro 2012 serangan Spanyol gagal menemui sasaran. Hal tersebut mungkin karena tidak adanya striker David Villa yang mengalami cedera.
Saat menghadapi Portugal kemarin, Del Bosque lebih memilih memainkan Alvaro Negredo daripada Fernando Torres ataupun Cesc Fabregas yang telah mencetak dua gol. Pemilihan tersebut gagal sebelum akhirnya Negredo digantikan oleh Fabregas pada menit 54.
Perubahan permainan Spanyol usai pergantian tersebut pun diakui oleh pelatih Portugal Paulo Bento. Spanyol memegang kendali lebih setelah pergantian pemain, ujarnya.
Mereka memasukkan dua pemain dengan karakteristik yang sangat kuat dalam menyerang sehingga mereka unggul dalam ball possession. Kami harus bekerja keras mengejar bola, sehingga sulit untuk mendapatkannya kembali.
Spanyol, yang sedang mencoba untuk memenangkan gelar ketiganya, selanjutnya akan menghadapi Jerman atau Italia di final pada hari Minggu di Stadion Olimpiade, Kiev. Namun ketidakmampuan tim untuk mencetak gol, menjadi masalah utama yang mengkhawatirkan Spanyol.
Kita harus meningkatkan permainan pada aspek ini, kata Del Bosque.
Mampu menciptakan banyak peluang di depan gawang Rui Patricio. Spanyol gagal menciptakan gol di sepanjang 120 menit pertandingan. La Furia Roja pun diindikasikan mulai merindukan sosok David Villa sebagai tukang gedor utama.
Kami bermain lebih baik di pertahanan, daripada apa yang menjadi karakter pemain kami, kata pelatih Spanyol, Vicente del Bosque. Itulah yang membuat kita meraih kemenangan.
Di Arena Donbass, Spanyol mendominasi penguasaan bola tetapi tidak memiliki ujung tombak yang haus gol di depan gawang. Ini bukan pertama kalinya di Euro 2012 serangan Spanyol gagal menemui sasaran. Hal tersebut mungkin karena tidak adanya striker David Villa yang mengalami cedera.
Saat menghadapi Portugal kemarin, Del Bosque lebih memilih memainkan Alvaro Negredo daripada Fernando Torres ataupun Cesc Fabregas yang telah mencetak dua gol. Pemilihan tersebut gagal sebelum akhirnya Negredo digantikan oleh Fabregas pada menit 54.
Perubahan permainan Spanyol usai pergantian tersebut pun diakui oleh pelatih Portugal Paulo Bento. Spanyol memegang kendali lebih setelah pergantian pemain, ujarnya.
Mereka memasukkan dua pemain dengan karakteristik yang sangat kuat dalam menyerang sehingga mereka unggul dalam ball possession. Kami harus bekerja keras mengejar bola, sehingga sulit untuk mendapatkannya kembali.
Spanyol, yang sedang mencoba untuk memenangkan gelar ketiganya, selanjutnya akan menghadapi Jerman atau Italia di final pada hari Minggu di Stadion Olimpiade, Kiev. Namun ketidakmampuan tim untuk mencetak gol, menjadi masalah utama yang mengkhawatirkan Spanyol.
Kita harus meningkatkan permainan pada aspek ini, kata Del Bosque.
(ndtv/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Spanyol vs Ceko 4 Oktober 2026
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 20:06
-
Goncalo Ramos yang Semakin Percaya Diri
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 16:32
-
Tugas Mourinho: Memunculkan Cucurella Versi Timnas Spanyol di Real Madrid
Liga Spanyol 1 Oktober 2026, 15:39
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






