Mata: Italia Membuat Segalanya Lebih Mudah
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 23:15
- Midfielder Juan Mata mengaku pertandingan melawan menjadi lebih mudah saat mereka bermain hanya dengan 10 orang.
Pada laga final Euro 2012 tersebut akhirnya berhasil mempertahankan gelar juara Eropa setelah menggulung Italia dengan skor 4-0.
Juan mata yang turun menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-86 turut menyumbangkan gol setelah hanya kurang dari satu menit berada di lapangan.
Gol Mata menjadi yang terakhir di laga tersebut setelah tiga gol sebelumnya berhasil dilesakkan oleh David Silva, Jordi Alba dan Fernando Torres.
Kelebihan jumlah pemain menurut Mata menjadi keuntungan tersendiri bagi La Furia Roja. Hal tersebut dikarenakan Italia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-67 akibat cedera yang dialami Thiago Motta, serta jatah pergantian pemain sudah tidak tersedia.
Jumlah gol dalam pertandingan juga diakui pemain tersebut sebagai hal yang luar biasa. Dikatakannya pula bahwa cara bermain Gli Azzurri membuat pertandingan menjadi lebih menarik.
Kami sangat senang karena kami bermain sangat baik dan mencetak banyak gol, di mana tidak biasa terjadi di partai final, ungkap Mata.
Kami juga diuntungkan dengan hilangnya satu pemain mereka, setelah Thiago Motta cedera. Tapi secara keseluruhan kami luar biasa.
Ini lebih mudah bagi kami untuk bermain melawan sebuah tim seperti Italia, yang mencoba bermain sepak bola menyerang dan meninggalkan beberapa ruang. Itu membuat permainan menjadi lebih atraktif dan sesuai dengan gaya bermain kami.
Kami selalu tahu, akan sangat sulit untuk memenangkan Euro. Saya tidak mengatakan bahwa kami ragu pada diri kami sendiri, namun kadang anda berpikir bahwa tim lawan memiliki formula untuk mengalahkan anda. Beruntung, hal itu tidak terjadi dan kami kembali di sini, merayakannya. (sw/atg)
Pada laga final Euro 2012 tersebut akhirnya berhasil mempertahankan gelar juara Eropa setelah menggulung Italia dengan skor 4-0.
Juan mata yang turun menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-86 turut menyumbangkan gol setelah hanya kurang dari satu menit berada di lapangan.
Gol Mata menjadi yang terakhir di laga tersebut setelah tiga gol sebelumnya berhasil dilesakkan oleh David Silva, Jordi Alba dan Fernando Torres.
Kelebihan jumlah pemain menurut Mata menjadi keuntungan tersendiri bagi La Furia Roja. Hal tersebut dikarenakan Italia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-67 akibat cedera yang dialami Thiago Motta, serta jatah pergantian pemain sudah tidak tersedia.
Jumlah gol dalam pertandingan juga diakui pemain tersebut sebagai hal yang luar biasa. Dikatakannya pula bahwa cara bermain Gli Azzurri membuat pertandingan menjadi lebih menarik.
Kami sangat senang karena kami bermain sangat baik dan mencetak banyak gol, di mana tidak biasa terjadi di partai final, ungkap Mata.
Kami juga diuntungkan dengan hilangnya satu pemain mereka, setelah Thiago Motta cedera. Tapi secara keseluruhan kami luar biasa.
Ini lebih mudah bagi kami untuk bermain melawan sebuah tim seperti Italia, yang mencoba bermain sepak bola menyerang dan meninggalkan beberapa ruang. Itu membuat permainan menjadi lebih atraktif dan sesuai dengan gaya bermain kami.
Kami selalu tahu, akan sangat sulit untuk memenangkan Euro. Saya tidak mengatakan bahwa kami ragu pada diri kami sendiri, namun kadang anda berpikir bahwa tim lawan memiliki formula untuk mengalahkan anda. Beruntung, hal itu tidak terjadi dan kami kembali di sini, merayakannya. (sw/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58
LATEST UPDATE
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





