Momen Terbaik Euro: Belanda Catatkan Pembantaian Terbesar Dalam Sejarah Euro
Editor Bolanet | 18 Mei 2016 15:38
Disetiap penyelenggaraannya, selalu ada momen-momen yang membekas diingatan para pecinta sepakbola. Pada turnamen Euro tahun 2000 misalnya, terjadi sebuah momen pembantaian terbesar dalam sejarah Euro berlangsung, yaitu saat partai perempat final Euro 2000 yang mempertemukan Belanda dengan tim tangguh asal Eropa Timur, .
Pada pertandingan ini, Belanda memang lebih diunggulkan daripada Yugoslavia. Yugoslavia sendiri punya rekor kekuatan yang cukup baik di kancah sepakbola Eropa, namun mereka tampil pincang di beberapa tahun terakhir sebelum Euro 2000 pasca beberapa negara bagiannya memerdekakan diri seperti , Macedonia dan Slovenia pada tahun 1991 serta Bosnia dan Herzegovina pada tahun 1992.
Meski memang tidak diunggulkan, Yugoslavia sendiri diprediksi dapat memberikan perlawanan yang ketat kepada Belanda. Akan tetapi kenyataan yang terjadi di lapangan berbicara lain, setelah pasukan Die Oranje 'membantai' Yugoslavia dengan skor mutlak 6-1. Pembantaian ini ditandai dengan hattrick Patrick Kluivert, gol Bunuh Diri Dejan Govedarica serta Brace dari Marc Overmars, sedangkan Yugoslavia sendiri hanya mampu membalas melalui Savo Milosevic di masa injury time.
Kemenangan Belanda atas Yugoslavia ini merupakan kemenangan terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah penyelenggaraan Euro yang pertama kali digelar pada tahun 1960 silam. Kemenangan tersebut mencatatkan Belanda sebagai satu-satunya tim yang berhasil mencetak enam gol pada putaran Final Euro semenjak tahun 1960 hingga hari ini.[initial]
Baca Juga:
- Momen Terbaik Euro: Chip Cantik Karel Poborsky Singkirkan Portugal di Euro 96
- Viktor Ponedelnik dan Senin Ceria Uni Soviet
- Momen Terbaik Euro: Kisah Cinderella Denmark 1992
- Flashback Euro 2004: Debut Manis Rooney di Euro
- Flashback Euro 2012: Tyton, From Zero to Hero
- Flashback Euro 2012: Kala Si Tua Shevchenko Cerahkan Hari Ukraina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik untuk Interisti! Hasil Tes Denzel Dumfries Jelang Derby Milan Diumumkan
Liga Italia 18 November 2025, 08:37
-
Greg Nwokolo Nilai Thomas Doll Cocok jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Tim Nasional 2 November 2025, 18:33
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








