Pengalaman Liputan di Euro 2024 Bareng Suporter Inggris: Nggak Kebagian Bus Sampai Mandi Keringat di Kereta
Anindhya Danartikanya | 3 Juli 2024 10:43
Bola.net - Bagi jurnalis KLY Sports, Benediktus Gerendo Pradigdo, pengalaman di Jerman selama Euro 2024 sungguh tak terlupakan. Ia meliput langsung pertandingan bersama penggemar Inggris dan merasakan sendiri atmosfer menuju dan dari fan zone untuk mencari transportasi.
Pengalaman ini terjadi saat menuju Gelsenkirchen untuk meliput pertandingan Timnas Inggris melawan Slovakia pada babak 16 besar Euro 2024, Minggu (30/7/2024).
Meskipun hari itu merupakan hari 'malas' di Jerman, di mana banyak toko tutup seperti hari libur, namun keramaian tetap terasa baik di perjalanan menuju Gelsenkirchen maupun di kota itu sendiri.
Ketika turun di Essen untuk transit menuju Gelsenkirchen, kereta sudah dipenuhi dengan penggemar Inggris yang berdiskusi tentang pertandingan yang akan datang.
Tiba di Stasiun Sentral Gelsenkirchen, area publik dipenuhi dengan penggemar Inggris yang berteriak-teriak sambil disambut dengan sorakan dari yang lain.
Pengamanan di stasiun diperketat dengan kehadiran lebih banyak petugas polisi dari biasanya. Hari pertandingan Timnas Inggris memang menjadi momen ramai di luar hari Jerman bertanding.
Gagal Menuju Stadion karena Kendaraan Penuh

Jurnalis KLY Sports, kemudian memutuskan untuk mengikuti rombongan penggemar Inggris menuju stadion. Petugas lokal telah menyiapkan bus khusus dan trem untuk penggemar Inggris.
Ketika para penggemar Inggris tiba di stasiun, melalui pengeras suara ada volunteer Euro 2024 yang mengarahkan mereka untuk langsung turun ke basement dan menggunakan trem menuju stadion.
Namun, tak sedikit pula penggemar Inggris yang kemudian berkumpul di area terbuka di dekat stasiun dan kemudian bersama-sama beranjak ke stadion menggunakan transportasi bus.
Bermaksud untuk bisa mampir ke Arena AufSchalke sebelum pertandingan dimulai, petugas benar-benar memberikan prioritas kepada mereka yang mengenakan atribut Inggris untuk lebih dulu naik ke bus agar segera menuju ke stadion.
Mengingat waktu yang sudah cukup mepet hingga kick-off pertandingan, Bola.com pun tidak memaksakan diri untuk bisa ke stadion dan mengikuti rombongan penggemar Inggris lain yang lebih sedikit menuju Fan Zone Euro 2024 di Gelsenkirchen.
Hampir Sesak Napas dan Mandi Keringat di Kereta
Seusai menikmati pertandingan bersama fans Inggris di fan zone Euro 2024, KLY Sports memutuskan untuk langsung pulang tanpa menunggu laga antara Spanyol kontra Georgia. Waktu ketika pertandingan Inggris berakhir menunjukkan hampir pukul 9 malam.
Mengingat transportasi menuju penginapan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, akhirnya langsung bergegas meninggalkan fan zone menjadi opsi yang diambil.
Namun, sepertinya banyak pula penggemar Inggris yang berpikir serupa. Dimulai ketika naik bus dari lokasi fan zone menuju stasiun sentral, hingga akhirnya naik kereta, berdesakan bukanlah hal yang bisa dihindari.
Mengingat sistem perjalanan kereta di Jerman yang sangat rumit dan harus diperhatikan dengan seksama, KLY Sports tak ingin ketinggalan kereta yang memang sudah dipilih untuk bisa sampai di tujuan. Setidaknya ada satu kali transit yang harus dijalani.
Ketika naik kereta pertama dari Gelsenkirchen, di mana transportasi itu menuju hingga Monchengladbach, berdesakan dengan para suporter harus dihadapi. Bahkan untuk sekadar mengambil kamera dari tas demi mengabadikan momen itu saja sudah tidak mungkin.
Udara menjadi sangat panas, keringat bercucuran, dan pada akhirnya napas pun menjadi sedikit berat. Beruntung hanya satu stasiun kemudian KLY Sports harus turun untuk transit, di mana perjalanan selama 10 menit di kereta pertama terasa begitu berat.
Barulah ketika turun di Stasiun Sentral Essen untuk transit, semua itu berakhir. Lebih banyak suporter Inggris terus melanjutkan perjalanan dengan kereta yang sama ketimbang turun di Essen dan melanjutkan perjalanan dengan kereta yang lain.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





