Prandelli: Trap Terlalu Mengenal Italia
Editor Bolanet | 18 Juni 2012 23:27
- Melawan Republik Irlandia, wajib mewaspadai satu nama, yakni Giovanni Trapattoni.
Pria Italia yang kini menangani Irlandia itu merupakan pelatih Azzurri periode 2000-2004. Ketika kedua tim dijadwalkan bentrok di matchday terakhir Grup C Euro 2012, Selasa (19/6), mau tak mau nama Trapattoni pun kembali diperbincangkan.
Italia harus mengalahkan Irlandia, yang sudah pasti tersingkir, sambil berharap partai Spanyol-Kroasia tidak berakhir 2-2 atau lebih jika ingin melaju ke perempat final.
Saya tidak panik, karena kami punya keberanian dan juga karakter, tutur Cesare Prandelli, arsitek Azzurri.
Kami tidak takut menghadapi tekanan.
Untuk laga kontra Irlandia, Prandelli sempat mengindikasikan bahwa dia akan mengganti pola 3-5-2, yang dipakainya kala imbang 1-1 melawan dan Kroasia, ke pola 4-3-1-2.
Trapattoni terlalu mengenal kami. Jadi, tidak ada gunanya saya memberikan keuntungan lebih kepadanya dengan mengungkapkan formasi apa yang akan dipakai Italia, imbuh Prandelli. (foti/gia)
Pria Italia yang kini menangani Irlandia itu merupakan pelatih Azzurri periode 2000-2004. Ketika kedua tim dijadwalkan bentrok di matchday terakhir Grup C Euro 2012, Selasa (19/6), mau tak mau nama Trapattoni pun kembali diperbincangkan.
Italia harus mengalahkan Irlandia, yang sudah pasti tersingkir, sambil berharap partai Spanyol-Kroasia tidak berakhir 2-2 atau lebih jika ingin melaju ke perempat final.
Saya tidak panik, karena kami punya keberanian dan juga karakter, tutur Cesare Prandelli, arsitek Azzurri.
Kami tidak takut menghadapi tekanan.
Untuk laga kontra Irlandia, Prandelli sempat mengindikasikan bahwa dia akan mengganti pola 3-5-2, yang dipakainya kala imbang 1-1 melawan dan Kroasia, ke pola 4-3-1-2.
Trapattoni terlalu mengenal kami. Jadi, tidak ada gunanya saya memberikan keuntungan lebih kepadanya dengan mengungkapkan formasi apa yang akan dipakai Italia, imbuh Prandelli. (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
-
Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 14:08
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








