Review: Ceko Melaju, Polandia Gugur!
Editor Bolanet | 17 Juni 2012 03:41
- Republik Ceko mengubur mimpi ke Perempat Final setelah menang 1-0. Merekalah yang melaju dari Grup A sebagai jawara Grup, Minggu (17/6).
Pelatih Tim Elang Putih, Smuda, akhirnya tetap mempercayakan gawang timnya dijaga oleh Tyton ketimbang memasang Szczesny yang bermain sembrono di laga perdana hingga ia diganjar kartu merah, Polandia wajib menang untuk maju ke 8 besar di laga ini.
Dua tim langsung saling memberikan perlawanan sejak kick off, Polandia menggebrak lewat aksi Dudka yang melakukan tendangan salto untuk bola sundulan Lewandowski, namun bola hanya menerpa samping gawang.
Vaclav Pilar juga memberikan ancaman kepada lini belakang Polandia dengan pergerakannya, sayang ia tak sanggup menuntaskan kesempatan tersebut.
Polandia terus membanjiri tembakan ke arah Ceko, namun kebanyakan tembakan tersebut masih melebar dari gawang yang dijaga Cech, baik itu yang dilepaskan Lewandowski maupun Jakub Blaszczykowski.
Republik Ceko terus tertekan sepanjang 20 menit jalannya laga, bahkan mereka bisa saja kebobolan jika Cech tidak melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak jauh Sebastian Boenisch yang akurat ke pojok gawang.
Menjelang akhir babak pertama barulah Ceko sanggup melepaskan diri dari tekanan, Pilar bahkan membuat Tyton kerja keras dengan tembakannya dari depan kotak penalti, namun peluang terbaik Ceko tersebut masih jatuh di pelukan Tyton.
Hingga istirahat turun minum babak pertama, kedua kubu masih harus puas dengan skor 0-0, belum ada gol di laga yang dimainkan di bawah guyuran hujan lebat ini. Polandia mendominasi namun tetap saja mereka belum punya hal yang benar-benar berarti.
Dengan hasil sementara yang didapat Yunani di laga lainnya (unggul 1-0 atas Rusia) maka tak ada pilihan lain selain menang bagi Polandia dan Ceko untuk meloloskan diri, skenario ini diharapkan mampu menyajikan laga yang lebih seru di babak kedua.
Babak kedua dimulai, ganti Ceko yang lebih sering ambil inisiatif serangan. Plasil menyerang dari sayap, namun umpannya hanya ditanduk secara melebar oleh Milan Baros.
Polandia melakukan pelanggaran berbahaya di samping kotak penalti mereka, Wasilewski dikartu kuning dan Plasil maju sebagai algojo. Bola yang ia kirim ditanduk oleh Selassie, sayang masih tak menemui sasaran.
Mental Polandia nampak tertekan, mereka tak sanggup melepaskan diri dari ancaman Ceko. Tyton harus kerja keras pontang-panting mengamankan gawangnya. Ceko pun balik mendominasi penguasaan bola.
mimpi buruk untuk tuan rumah akhirnya datang di menit 71, lini tengah Ceko berhasil mencuri bola dan melancarkan serangan balik kilat ke jantung pertahanan Polandia, Petr Jiracek yang menusuk dari sisi kiri menempatkan bola ke tiang jauh dan tak terjangkau Tyton, Ceko memimpin 1-0.
Dalam kondisi seperti ini Polandia harus mencetak dua gol dan harus menang jika ingin lolos, sementara Ceko cukup mempertahankan skor 1-0 ini untuk melaju bersama Yunani.
Ceko yang merasa sudah dalam posisi aman lebih memilih main save, mereka coba terus menguasai bola dan menunggu waktu habis, Polandia terlihat lesu dan kian frustasi, nampak pula ekspresi sedih dari para fans tuan rumah di tribun. Wasit meniup peluit panjang dan Ceko pun lolos, mereka akan ditemani yang di lain tempat menang 1-0 atas .
Starter Kedua Tim:
Pelatih Tim Elang Putih, Smuda, akhirnya tetap mempercayakan gawang timnya dijaga oleh Tyton ketimbang memasang Szczesny yang bermain sembrono di laga perdana hingga ia diganjar kartu merah, Polandia wajib menang untuk maju ke 8 besar di laga ini.
Dua tim langsung saling memberikan perlawanan sejak kick off, Polandia menggebrak lewat aksi Dudka yang melakukan tendangan salto untuk bola sundulan Lewandowski, namun bola hanya menerpa samping gawang.
Vaclav Pilar juga memberikan ancaman kepada lini belakang Polandia dengan pergerakannya, sayang ia tak sanggup menuntaskan kesempatan tersebut.
Polandia terus membanjiri tembakan ke arah Ceko, namun kebanyakan tembakan tersebut masih melebar dari gawang yang dijaga Cech, baik itu yang dilepaskan Lewandowski maupun Jakub Blaszczykowski.
Republik Ceko terus tertekan sepanjang 20 menit jalannya laga, bahkan mereka bisa saja kebobolan jika Cech tidak melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak jauh Sebastian Boenisch yang akurat ke pojok gawang.
Menjelang akhir babak pertama barulah Ceko sanggup melepaskan diri dari tekanan, Pilar bahkan membuat Tyton kerja keras dengan tembakannya dari depan kotak penalti, namun peluang terbaik Ceko tersebut masih jatuh di pelukan Tyton.
Hingga istirahat turun minum babak pertama, kedua kubu masih harus puas dengan skor 0-0, belum ada gol di laga yang dimainkan di bawah guyuran hujan lebat ini. Polandia mendominasi namun tetap saja mereka belum punya hal yang benar-benar berarti.
Dengan hasil sementara yang didapat Yunani di laga lainnya (unggul 1-0 atas Rusia) maka tak ada pilihan lain selain menang bagi Polandia dan Ceko untuk meloloskan diri, skenario ini diharapkan mampu menyajikan laga yang lebih seru di babak kedua.
Babak kedua dimulai, ganti Ceko yang lebih sering ambil inisiatif serangan. Plasil menyerang dari sayap, namun umpannya hanya ditanduk secara melebar oleh Milan Baros.
Polandia melakukan pelanggaran berbahaya di samping kotak penalti mereka, Wasilewski dikartu kuning dan Plasil maju sebagai algojo. Bola yang ia kirim ditanduk oleh Selassie, sayang masih tak menemui sasaran.
Mental Polandia nampak tertekan, mereka tak sanggup melepaskan diri dari ancaman Ceko. Tyton harus kerja keras pontang-panting mengamankan gawangnya. Ceko pun balik mendominasi penguasaan bola.
mimpi buruk untuk tuan rumah akhirnya datang di menit 71, lini tengah Ceko berhasil mencuri bola dan melancarkan serangan balik kilat ke jantung pertahanan Polandia, Petr Jiracek yang menusuk dari sisi kiri menempatkan bola ke tiang jauh dan tak terjangkau Tyton, Ceko memimpin 1-0.
Dalam kondisi seperti ini Polandia harus mencetak dua gol dan harus menang jika ingin lolos, sementara Ceko cukup mempertahankan skor 1-0 ini untuk melaju bersama Yunani.
Ceko yang merasa sudah dalam posisi aman lebih memilih main save, mereka coba terus menguasai bola dan menunggu waktu habis, Polandia terlihat lesu dan kian frustasi, nampak pula ekspresi sedih dari para fans tuan rumah di tribun. Wasit meniup peluit panjang dan Ceko pun lolos, mereka akan ditemani yang di lain tempat menang 1-0 atas .
Starter Kedua Tim:
Republik Ceko (4-2-3-1): Cech; Gebre Selassie, Sivok, Kadlec, Limbersky; Hubschman, Plasil; Jiracek (Rajtoral), Kolar, Pilar (Rezek); Baros (Pekhart).
Polandia (4-3-3): Tyton; Piszczek, Wasilewski, Perquis, Boenisch; Murawski (Mierzejewski), Polanski (Grosicki), Dudka; Blaszczykowski, Lewandowski, Obraniak (Brozek).
Statistik Republik Ceko - Polandia
Penguasaan bola: 59% - 41%
Shot (on goal): 12 (5) - 13 (4)
Corner: 6 - 6
Pelanggaran: 20 - 21
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 3 - 5
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 4 - 4
Pencetak Gol:
1-0 (71') Jiracek (bola/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





