Review: Kroasia Masih Raja di Udara
Editor Bolanet | 11 Juni 2012 03:44
Dua gol lewat kepala Mario Mandzukic membawa Kroasia benamkan Irlandia. Jelavic mencetak satu gol lain untuk Kroasia, sedangkan Irlandia hanya bisa membalas lewat gol Sean St Ledger.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit pertama dan Kroasia yang tampil penuh determinasi sudah unggul di menit ketiga. Darijo Srna menyisir lewat sayap kanan sebelum mengirim crossing yang berhasil ditanduk masuk oleh Mario Mandzukic.
Irlandia tak panik dengan gol cepat itu dan mulai menata kembali permainan mereka. Ketenangan Irlandia berbuah manis karena mereka mulai mampu mengimbangi tempo cepat yang diperagakan oleh Kroasia.
Irlandia bahkan berhasil membuat kedudukan menjadi imbang di menit ke 19. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Kroasia, Aiden McGeady mengirim bola ke kotak penalti lawan. Sean St Ledger berhasil mengalahkan Vedran Corluka dalam duel udara dan mencetak gol dari jarak dekat.
Kroasia yang dimotori Luka Modric masih mendominasi penguasaan bola dengan passing-passing pendek yang diakhiri dengan umpan silang ke jantung pertahanan Irlandia. Untung bagi Irlandia, pertahanan mereka masih tampil penuh konsentrasi.
Terus-menerus digempur, pertahanan Irlandia akhirnya jebol juga. Kemelut di depan gawang Shay Given membuat bola mampir ke kaki Nikica Jelavic yang tak terkawal. Jelavic mecungkil bola melewati Given dan membawa Kroasia kembali unggul.
Skor 1-2 bertahan hingga babak pertama usai.
Deja vu terjadi di awal babak kedua. Mandzukic kembali membuat gol tiga menit setelah babak kedua dimulai. memanfaatkan umpan silang Ivan Perisic, Mandzukic kembali membuat gol lewat sundulannya.
Sundulan Mandzukic membentur tiang gawang sebelum mengenai kepala Given yang terjatuh. Bola masuk dan skor berubah menjadi 1-3 untuk Kroasia.
Gol ini semakin mengukuhkan Kroasia sebagai tim yang paling banyak mencetak gol lewat heading. Di fase kualifikasi, Kroasia mencetak 9 gol lewat sundulan, terbanyak di antara kontestan lain.
Kroasia mulai menurunkan tempo permainan dan berusaha menguasai ball possession setelah gol ketiga mereka. Sayang, transisi strategi ini berhasil dibaca oleh Irlandia yang mulai tampil lebih berani.
Giovanni Trapattoni melakukan dua pergantian pemain di menit ke 53 untuk mengejar defisit gol. Namun pertahanan Kroasia masih terlalu tangguh untuk ditembus barisan pemain Irlandia.
Umpan-umpan silang yang diperagakan Irlandia terbukti tidak efektif karena bek-bek Kroasia terbukti tangguh di udara. Selain itu, Stipe Pletikosa juga tidak melakukan kesalahan dalam menjaga gawangnya.
Kedua tim silih berganti mengancam gawang lawan, namun hingga pertandingan berakhir, skor tetap 1-3 untuk keunggulan Kroasia. Ini adalah hasil negatif pertama Irlandia setelah menjalani 14 pertandingan tanpa kekalahan.
Kemenangan mengantarkan Kroasia menjadi pimpinan sementara di Grup C Euro 2012, mengungguli Italia dan Spanyol yang di pertandingan sebelumnya berbagi satu angka. Irlandia, di sisi lain, harus bekerja keras melawan dua unggulan di sisa laga grup C.
Statistik Irlandia - Kroasia
Penguasaan bola: 45% - 55%
Shot (on goal): 12 (3) - 15 (5)
Corner: 1 - 7
Pelanggaran: 11 - 19
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 2 - 2
Susunan pemain Irlandia: Given; Dunne, St. Ledger, Ward, O'Shea; Whelan, Andrews, McGeady (Cox, 53'), Duff; Keane (Long, 75'), Doyle (Walters, 53').
Cadangan: Westwood, Forde; McShane, O'Dea, Kelly; Gibson, Hunt, Green, McLean; Walters, Long, Cox.
Susunan pemain Kroasia: Pletikosa; Schidenfeld, Corluka, Strinic, Srna; Vukojevic, Modric, Perisic (Eduardo, 88'), Rakitic (Dujmovic, 90'); Jelavic (kranjcar, 72'), Mandzukic.
Cadangan: Kelava, Subasic; Simunic, Buljat, Vida; Kanjcar, Pranjic, Dujmovic, Badelj, Vrsaljko; Eduardo, Kalinic.
Pencetak gol: Mandzukic (3'), St Ledger (19'), Jelavic (43'), Mandzukic (48')
Kartu kuning: Andrews (45') Modric (52'), Kranjcar (84') (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis di Tepi Jurang: Balikkan Defisit 0-2 atau Gugur di Kandang
Piala Eropa 23 Maret 2025, 11:46
-
Prediksi Prancis vs Kroasia 24 Maret 2025
Piala Eropa 23 Maret 2025, 08:13
-
Man of the Match Kroasia vs Prancis: Ivan Perisic
Piala Eropa 21 Maret 2025, 05:32
-
Hasil Kroasia vs Prancis: Skor 2-0
Piala Eropa 21 Maret 2025, 04:48
-
Link Live Streaming Kroasia vs Prancis - Perempat Final UEFA Nations League
Piala Eropa 21 Maret 2025, 01:42
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







