Review: Penalti Rooney Tundukkan Norwegia
Editor Bolanet | 4 September 2014 04:09
- Menjelang bergulirnya kualifikasi Euro 2016 Prancis, melakukan pemanasan dengan menjamu di Wembley pada Kamis (04/09). Laga ini merupakan yang pertama sejak Inggris gagal total di Piala Dunia 2014 lalu.
Pertandingan berjalan dalam tempo lambat dan menjadi kurang menarik. Namun Inggris mampu menang tipis 1-0 lewat eksekusi penalti Wayne Rooney pada pertengahan babak kedua.
Bisa dikatakan Inggris memulai siklus baru mereka setelah kehilangan beberapa pemain senior yang mundur. Tak ada lagi Steven Gerrard atau Frank Lampard yang menjadi jenderal di lapangan tengah.
Pertandingan sudah berjalan lambat sejak awal. Inggris mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya ketika bola sampai di sepertiga akhir lapangan.
Norwegia yang di atas kertas dianggap inferior nampak puas dengan tempo pertandingan yang lambat. Mereka bertahan dengan alot meski kadang juga membuat kesalahan minor.
Percikan kreativitas dan ancaman banyak datang dari duo Liverpool; Raheem Sterling dan Daniel Sturridge. Sterling bermain bersemangat dan tak takut melakukan dribel bola untuk melewati lawan.
Nyaris tak ada peluang manis sepanjang jalannya babak pertama. Pertarungan lambat lebih banyak terjadi di tengah dan Inggris tak berhasil memanfaatkan keunggulan teknik mereka.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan justru terlihat semakin menurun. Hasilnya, laga menjadi sedikit membosankan dengan Inggris yang lebih banyak menguasai bola dan Norwegia mengancam lewat serangan balik.
Meski kalah ball possession, Norwegia justru mampu memaksa Joe Hart melakukan dua penyelamatan gemilang dalam sepuluh menit pertama babak kedua. Joshua King melepas dua tembakan yang semuanya bisa dimentahkan Hart dengan baik.
Inggris akhirnya bisa memecah kebuntuan, itu juga lewat titik penalti. Sterling yang melakukan penetrasi dijatuhkan di kotak terlarang oleh Omar Elabdellaoui. Wayne Rooney yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan baik.
Untungnya setelah gol itu, tempo pertandingan mampu terangkat. Kedua tim bermain lebih terbuka namun lagi-lagi masalah penyelesaian akhir yang buruk tetap tak teratasi.
Masuknya Danny Welbeck juga memberikan nafas baru bagi serangan Inggris. Hanya saja, pertahanan ulet Norwegia terbukti terlalu tangguh untuk dijebol lewat permainan terbuka oleh Inggris.
Hingga laga berakhir, skor 1-0 untuk Inggris tetap tak berubah. Meski menang, Inggris tentu ingin memperbaiki kinerja mereka, terutama dalam mengkreasi serangan. Jelas bahwa Roy Hodgson masih harus bekerja keras untuk menemukan formula tepat untuk membawa Inggris tampil trengginas.
Inggris akan segera berangkat ke Zurich untuk menghadapi dalam kualifikasi Euro 2016. Sementara itu, Norwegia bakal menjamu di Oslo pada 10 September nanti.
Statistik Inggris - Norwegia
Pertandingan berjalan dalam tempo lambat dan menjadi kurang menarik. Namun Inggris mampu menang tipis 1-0 lewat eksekusi penalti Wayne Rooney pada pertengahan babak kedua.
Bisa dikatakan Inggris memulai siklus baru mereka setelah kehilangan beberapa pemain senior yang mundur. Tak ada lagi Steven Gerrard atau Frank Lampard yang menjadi jenderal di lapangan tengah.
Pertandingan sudah berjalan lambat sejak awal. Inggris mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya ketika bola sampai di sepertiga akhir lapangan.
Norwegia yang di atas kertas dianggap inferior nampak puas dengan tempo pertandingan yang lambat. Mereka bertahan dengan alot meski kadang juga membuat kesalahan minor.
Percikan kreativitas dan ancaman banyak datang dari duo Liverpool; Raheem Sterling dan Daniel Sturridge. Sterling bermain bersemangat dan tak takut melakukan dribel bola untuk melewati lawan.
Nyaris tak ada peluang manis sepanjang jalannya babak pertama. Pertarungan lambat lebih banyak terjadi di tengah dan Inggris tak berhasil memanfaatkan keunggulan teknik mereka.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan justru terlihat semakin menurun. Hasilnya, laga menjadi sedikit membosankan dengan Inggris yang lebih banyak menguasai bola dan Norwegia mengancam lewat serangan balik.
Meski kalah ball possession, Norwegia justru mampu memaksa Joe Hart melakukan dua penyelamatan gemilang dalam sepuluh menit pertama babak kedua. Joshua King melepas dua tembakan yang semuanya bisa dimentahkan Hart dengan baik.
Inggris akhirnya bisa memecah kebuntuan, itu juga lewat titik penalti. Sterling yang melakukan penetrasi dijatuhkan di kotak terlarang oleh Omar Elabdellaoui. Wayne Rooney yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan baik.
Untungnya setelah gol itu, tempo pertandingan mampu terangkat. Kedua tim bermain lebih terbuka namun lagi-lagi masalah penyelesaian akhir yang buruk tetap tak teratasi.
Masuknya Danny Welbeck juga memberikan nafas baru bagi serangan Inggris. Hanya saja, pertahanan ulet Norwegia terbukti terlalu tangguh untuk dijebol lewat permainan terbuka oleh Inggris.
Hingga laga berakhir, skor 1-0 untuk Inggris tetap tak berubah. Meski menang, Inggris tentu ingin memperbaiki kinerja mereka, terutama dalam mengkreasi serangan. Jelas bahwa Roy Hodgson masih harus bekerja keras untuk menemukan formula tepat untuk membawa Inggris tampil trengginas.
Inggris akan segera berangkat ke Zurich untuk menghadapi dalam kualifikasi Euro 2016. Sementara itu, Norwegia bakal menjamu di Oslo pada 10 September nanti.
Statistik Inggris - Norwegia
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 14 (2) - 2 (2)
Corner: 7 - 3
Pelanggaran: 13 - 15
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 0 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Inggris: Hart; Stones (Chambers, 81'), Cahill (Jagielka, 84'), Jones, Baines; Henderson, Wilshere (Delph, 69'); Oxlade-Chamberlain (Milner, 69'), Rooney (Welbeck, 70'), Sterling; Sturridge (Lambert, 89').
Susunan pemain Norwegia: Nyland, Johansen, King (Nielsen, 76'), Nordtveit, T El Younoussi (Kamara, 78'), Skjelbred (Elyounoussi, 69'), Elabdellaoui, Linnes (Flo, 36'), Jenssen (Pedersen, 88'), Daehli (Konradssen, 57'), Forren. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditekan Argentina Tanpa Henti, Inggris Perlahan Terkikis
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:39
-
Inggris Tak Mengubah Apa-apa, sedangkan Jalannya Laga Berubah Total
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:33
-
Gol yang Diimpikan Lautaro Martinez
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:28
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












