Review: Varela Buat Brace Bendtner Sia-sia
Editor Bolanet | 14 Juni 2012 00:59
Bukan Cristiano Ronaldo yang menjadi aktor penentu kemenangan Portugal atas Denmark. Setelah Nicklas Bendtner yang berhasil mencetak brace, perhatian penonton laga Denmark lawan Portugal dicuri oleh pemain pengganti, Silvestre Varela.
Di awal laga, Portugal memperlihatkan keinginan untuk menang dengan bermain cepat. Namun eksekusi di lapangan sedikit berbeda dari rencana Portugal. Bukannya bermain cepat nan taktis, permainan mereka justru terlihat terburu-buru. Portugal banyak melakukan kesalahan passing.
Denmark, di lain pihak, tampil tenang dan bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang mereka dapat untuk melancarkan serangan balik. Pressing ketat dan zonal marking disiplin yang mereka terapkan membuat Portugal kesulitan Christian Eriksen yang sepertinya diberi kebebasan oleh Morten Olsen bekerja keras dan menunjukkan daya jelajah tinggi.
Portugal baru bisa mulai menemukan ruang di pertahanan Denmark setelah laga berjalan 20 menit. Serangan-serangan Portugal mulai tertata dengan memanfaatkan kecepatan sayap-sayapnya.
Namun Portugal mendapatkan gol pertama lewat skema bola mati. Tendangan sudut Joao Moutinho yang mengarah ke tiang dekat berhasil ditanduk menjadi gol di menit ke 24.
Portugal semakin menjauh Helder Postiga mencetak gol di menit ke 36. menusuk dari sayap kanan sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang Denmark. Postiga dengan cermat mengarahkan bola ke pojok atas gawang Stephan Andersen untuk menggandakan keunggulan Portugal.
Denmark berhasil memperkecil ketertinggalan lima menit setelah gol Postiga. Crossing Jacob Poulsen diteruskan Krohn-Dehli kepada Nicklas Bendtner yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, Bendtner menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Babak pertama diakhiri dengan Denmark 1, Portugal 2.
Denmark bisa dikatakan menguasai babak kedua. Mereka mendominasi penguasaan bola sekaligus menguasai permainan. Portugal yang tampil defensif mengancam pertahanan Denmark lewat serangan balik cepat dan umpan-umpan panjang.
Cristiano Ronaldo sempat memperoleh kesempatan emas saat dia tinggal berhadapan dengan Andersen. Sayang, tendangan Ronaldo masih menyamping di sisi kiri gawang Denmark.
Usaha tak kenal lelah Denmark akhirnya berbuah hasil sepuluh menit menjelang laga berakhir. Umpan silang Jacobsen kembali berhasil dimanfaatkan oleh Nicklas Bendtner menggunakan kepalanya untuk mencetak gol.
Sadar timnya butuh kemenangan, Paulo Bento memasukkan Silvestre Varela menggantikan Meireles. Pergantian ini berbuah manis karena Varela berhasil mencetak gol kemenangan lewat sentuhan pertamanya pada menit ke 87.
Portugal berhasil mempertahankan kemenangan hingga akhir pertandingan. Skor akhir, Denmark 2, Portugal 3.
Statistik Denmark - Portugal
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 5 (3) - 6 (2)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 8 - 7
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 0 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 0 - 2
Susunan pemain Denmark: Andersen; Jacobsen, Kjaer, Agger, S. Poulsen; Kvist, Zimling (Jakob Poulsen 16'), Rommedahl (Mikkelsen 60'), Eriksen, Krohn-Dehli (Schone 90'); Bendtner.
: Lindegaard, Schmeichel, Bjelland, Okore, Wass, C Poulsen, Schone, Silberbauer, J Poulsen, Kahlenberg, Pedersen, Mikkelsen.
Susunan pemain Portugal: Rui Patricio; Joao Pereira, Bruno Alves, Pepe, Fabio Coentrao; Miguel Veloso, Joao Moutinho, Raul Meireles (Varela 84'); Nani (Rolando 89'), Helder Postiga (Oliveira 64'), Cristiano Ronaldo.
: Eduardo, Beto, Costa, Rolando, Lopes, Custódio, Quaresma, Micael, Viana, Almeida, Oliveira, Varela.
Pencetak gol: Pepe (24'), Postiga (36'), (Bendtner (41'), Bendtner (80')
Kartu kuning: Meireles (29'), Jakob Poulsen (56'), Jacobsen (81'), Ronaldo (90') [initial]
HIGHLIGHTS - Euro 2012 Denmark 2 - Portugal 3 (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Denmark vs Portugal 2 Oktober 2026
Piala Eropa 30 September 2026, 19:10
-
Jose Mourinho Ternyata Rela Tolak Portugal demi Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 29 September 2026, 12:34
-
Prediksi Norwegia vs Portugal 28 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 14:16
-
Prediksi Denmark vs Wales 27 September 2026
Piala Eropa 26 September 2026, 12:10
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

