Standar Ganda UEFA: Sama-sama Selebrasi Berlebihan, Bellingham Cuma Dihukum 1 Laga, Demiral 2 Laga
Serafin Unus Pasi | 6 Juli 2024 09:39
Bola.net - UEFA baru-baru ini membuat pengumuman penting. Mereka memutuskan bahwa Jude Bellingham dan Merih Demiral bersalah karena melakukan selebrasi berlebihan.
Kejadian yang dimaksud terjadi di babak 16 besar Euro 2024. Pada saat itu, Bellingham dan Demiral melakukan selebrasi kontroversial.
Usai mencetak gol ke gawang Slovenia, Bellingham membuat selebrasi bernada cabul. Sementara Merih Demiral juga melakukan selebrasi yang kontroversial.
Ia membuat gestur serigala yang diasosiaskan dengan grup sayap kanan Turki, Grey Wolves. Akhirnya UEFA menginvestigasi dua selebrasi tersebut.
Simak keputusan UEFA di bawah ini.
Keputusan UEFA

UEFA telah menuntaskan penyelidikan terkait dua selebrasi tersebut. Mereka memutuskan bahwa Bellingham dan Demiral bersalah.
Sebagai sanksinya. Bellingham dihukum satu laga larangan bermain. Plus ia juga didenda sebesar 30 ribu Euro.
Sementara Demiral dihukum dua laga tidak boleh memperkuat Timnas Turki akibat selebrasinya tersebut.
Syarat dan Ketentuan Berbeda

Dalam keputusannya, UEFA seakan membuat standard ganda kepada Bellingham dan Demiral.
Selain karena durasi suspensi, Bellingham mendapatkan perlakuan istimewa. Ia bisa bermain melawan Swiss di babak perempat final Euro 2024, dan hukuman suspensinya itu bisa dijalankan dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Sementara Demiral harus langsung menjalani hukuman dua laga suspensi tersebut. Ia tidak bisa tampil melawan Belanda, dan ia juga tidak boleh tampil jika Turki melaju ke babak semifinal.
Coba Banding

Menurut kabar yang beredar, Federasi Sepak Bola Turki tidak terima dengan keputusan ini.
Mereka langsung banding ke pengadilan arbitrase olahraga (CAS) untuk meminta keadilan atas hukuman tersebut.
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!.
(UEFA)
Baca Juga:
Kebesaran Hati Cristiano Ronaldo: Peluk dan Hibur Pepe yang Menangis usai Portugal Tersingkir
Last Dance yang Pahit untuk Toni Kroos: Jerman Tersingkir, Bikin Pedri Cedera dan Gagal Jadi Pembeda
Yang Tersisa dari Spanyol vs Jerman: Lamine Yamal Terus Memukau!
Ditekel Toni Kroos, Perjalanan Pedri di Euro 2024 Berakhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Bisa Buka Pintu Keluar untuk Vinicius, Arsenal Menunggu
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 17:29
-
Arsenal Siap Cuci Gudang Demi Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:20
-
Starting XI Arsenal yang Mengerikan dengan Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:14
-
Endrick Pertimbangkan Tinggalkan Real Madrid Usai Kedatangan Carlos Espi
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 15:35
LATEST UPDATE
-
Rizky Ridho Ungkap Bekal Timnas Indonesia Jelang Duel Kontra Vietnam
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 10:00
-
Kapten Timnas Indonesia Tak Gentar Hadapi Provokasi Vietnam di Piala AFF 2026
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 09:10
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026 Hari Ini
Tim Nasional 3 Agustus 2026, 08:23
-
Andoni Iraola Petik Banyak Pelajaran Usai Liverpool Kalah dari Leeds United
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 06:35
-
Hasil Uji Coba: Liverpool Tumbang 2-4 dari Leeds United, Sempat Unggul 2 Gol
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 05:25
-
Resmi! Randal Kolo Muani Pulang ke Juventus
Liga Italia 3 Agustus 2026, 04:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











