Starting XI Gabungan Italia dan Inggris di Euro 2020: Pilih Pickford atau Donnarumma?
Asad Arifin | 9 Juli 2021 15:03
Bola.net - Italia vs Inggris di final Euro 2020. Duel ini bakal digelar di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Pada perjalanan menuju final, kedua tim sama-sama belum pernah merasakan kekalahan.
Italia mencapai final Euro 2020 usai menjuarai Grup A, serta mengeliminasi Austria, Belgia, dan Spanyol hingga semifinal. Kiper Gianluigi Donnarumma dan sang playmaker Jorginho menjadi pahlawan dalam kemenangan adu penalti atas La Furia Roja.
Di lain pihak, Inggris menjuarai Grup D, kemudian menyingkirkan Jerman dan Ukraina. Tim besutan Gareth Southgate itu baru kebobolan satu gol di putaran utama Euro 2020, yakni ketika menang 2-1 atas Denmark di semifinal.
Lantas, jika harus memilih starting XI terkuat dari pemain Inggris dan Italia, siapa saja yang terpilih? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Penjaga Gawang

Agak sulit untuk menentukan siapa yang pantas menjadi penjaga gawang utama. Jordan Pickford dan Donnarumma tampil sangat bagus di Euro 2020.
Pickford hanya kebobolan satu gol di Euro 2020. Donnarumma pun tidak kalah gemilang walau kebobolan lebih banyak gol. Calon kiper baru PSG itu kebobolan tiga gol di Euro 2020.
Hanya ada satu penjaga gawang di starting XI, dan pilihannya jatuh pada Donnarumma. Kiper 22 tahun bukan hanya tangguh menghalau serangan lawan. Distribusi bola dan caranya membaca permainan sangat bagus. Salah satu contohnya adalah pada gol Italia ke gawang Spanyol.
Belakang

Idealnya, Giorgio Chiellini berduet dengan Leonardo Bonucci di posisi bek tengah. Namun, Inggris punya Harry Maguire yang tampil sangat bagus di Euro 2020. Maguire sangat matang dari sisi teknis dan mental.
Duet Chiellini dan Maguire bakal tampak sangat menjanjikan. Duet ini akan ditemani Luke Shaw di sisi kiri dan Kyle Walker di sisi kanan.
Shaw bermain sangat bagus. Dia telah membuat tiga assist di Euro 2020. Shaw membungkam semua kritik yang diarahkan padanya. Shaw juga membuat Ben Chilwell, sang juara Liga Champions, duduk manis di bangku cadangan.
Untuk posisi bek kanan, tidak ada yang perlu diragukan dari sosok Kyle Walker. Salah satu kelebihan Walker adalah fleksibilitas dan kemampuan build-up. Walker bisa jadi bek tengah ketiga saat dibutuhkan.
Gelandang

Jorginho jelas menjadi pilihan utama untuk mengisi lini tengah. Pemain 29 tahun tampil sangat bagus di Euro 2020. Bahkan, kata Maurizio Sarri, Jorginho bisa masuk kandidat peraih Ballon d'Or jika Italia juara.
Jorginho akan berduet dengan Declan Rice untuk posisi pivot. Rice bisa menutup kelemahan Jorginho dari sisi fisik. Rice bisa diandalkan untuk duel satu lawan satu dan merebut bola dari lawan.
Di depan Jorginho dan Rice, ada nama Marco Verratti yang telah menunjukkan kelasnya. Verratti sangat penting bagi Italia di Euro 2020. Pemain 28 tahun itu telah membuat dua assist. Dia punya visi yang bagus.
Penyerang

Dua dari tiga penyerang jadi milik pemain Inggris yakni Harry Kane dan Raheem Sterling. Sementara, satu peran akan menjadi milik Federico Chiesa.
Kane melempem di fase grup. Pada tiga laga, dia gagal mencetak gol sama sekali. Namun, Kane meledak pada babak gugur. Kane mencetak empat gol dan membawa Inggris melaju ke final.
Kane akan diapit dua winger yang eksplposif, Sterling dan Chiesea. Keduanya punya kemampuan yang lengkap. Mereka bisa membuat peluang, melakukan dribel, dan mencetak gol. Mereka juga bisa bertukar posisi.
So, bagaimana dengan starting XI pilihan Bolaneters? Tulis di kolom komentar ya!
Baca Ini Juga:
- Bedah Kekuatan Inggris di Euro 2020: Tim Solid, Spirit Tinggi, Tuah Wembley
- Starting XI Italia saat Kalahkan Inggris di Euro 2012, di Mana Mereka Sekarang?
- Data dan Fakta Final Euro 2020: Italia vs Inggris
- Prediksi Final Euro: Italia vs Inggris 12 Juli 2021
- 5 Pemain Inggris Paling Bersinar Sebelum Final Euro 2020, Siapa ya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Betis vs Madrid 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 02:00
-
Prediksi Napoli vs Cremonese 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 01:45
-
Juventus Siap Korbankan Federico Gatti demi Kim Min-jae
Liga Italia 24 April 2026, 01:00
-
Piala Dunia 2026: Kenapa Harga Tiket Sangat Mahal dan Apa Dampaknya?
Piala Dunia 24 April 2026, 00:49
-
Juventus dan Liverpool Masih Alot soal Transfer Alisson
Liga Italia 24 April 2026, 00:25
-
AC Milan Pertimbangkan Jual 3 Gelandang demi Rekrutan Baru, Siapa Saja?
Liga Italia 24 April 2026, 00:11
-
Lamine Yamal Janji akan Kembali dengan Lebih Kuat
Liga Spanyol 24 April 2026, 00:04
-
Saatnya Menguji Ketergantungan Barcelona pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:59
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Real Madrid Ikut Pantau Rafael Leao
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:57
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya dan Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
Voli 23 April 2026, 22:54
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37







