Tak Ada Riwayat Penyakit Jantung, Kenapa Christian Eriksen Bisa Kolaps?
Yaumil Azis | 14 Juni 2021 07:04
Bola.net - Insiden kolapsnya Christian Eriksen di tengah pertandingan Grup B antara Timnas Denmark melawan Timnas Finlandia akhir pekan lalu mengejutkan banyak orang. Diketahui kalau sang pemain mengalami gangguan pada jantungnya.
Eriksen jatuh tersungkur beberapa menit sebelum memasuki masa injury time babak pertama. Kejadian tersebut membuat banyak orang panik dan terkejut, karena Eriksen sama sekali tidak bergerak di atas lapangan.
Pemandangan ini mengundang banyak kenangan traumatis soal pesepakbola yang meninggal di atas lapangan. Seperti Cheick Tiote, Piermario Morosini, hingga pemain Persela Lamongan, Choirul Huda.
Untungnya, kondisi Eriksen tidak parah. Ia sudah sadar ketika ditandu keluar lapangan oleh tim medis yang bertugas. Eriksen berangsur memulih ketika sudah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Ada Riwayat Penyakit Jantung
Dari hasil laporan, Eriksen diketahui sempat mengalami gagal jantung (cardiac arrest) seperti Morosini saat sedang membela Livorno tahun 2012 lalu. Ini cukup aneh mengingat pemain Inter Milan tersebut tidak memiliki riwayat penyakit jantung.
"Hasil tesnya hingga tahun 2019 benar-benar normal tanpa kesalahan pada jantung yang jelas. Dia dites setiap tahun. Saya bisa menjamin karena saya yang melaksanan tesnya," ungkap mantan kardiolog Tottenham, Sharma, kepada Daily Mail.
[Saat melihat insidennya] saya berpikir, 'Oh Tuhan? Apakah ada sesuatu yang kami tidak lihat?' tapi saya melihat hasil tesnya dan semuanya terlihat sempurna," lanjutnya.
Untung Ditangani dengan Cepat
Untungnya, Eriksen mendapatkan penanganan yang cepat dari tim medis. Andai tindakan CPR tidak segera dilakukan, hampir dapat dipastikan nyawa gelandang berusia 29 tahun tersebut bakal melayang seperti yang dijelaskan lagi oleh Sharma.
"Dimulai dari anda jatuh ke tanah hingga pada momen mereka membuat jantung anda berdetak lagi dikenal sebagai waktu henti. Semakin lama waktu henti anda, semakin buruk harapan anda," kata Sharma.
"Untuk setiap menit di mana mereka tidak mengembalikan anda, jika anda tidak mendapatkan CPR yang baik, peluang bertahan hidup akan turun sekitar tujuh persen," tandasnya.
Sekarang, Eriksen harus menjalani lebih banyak tes di rumah sakit untuk mengetahui kondisi tubuh yang sesungguhnya. Belum diketahui secara pasti kapan ia bisa kembali merumput dan memperkuat negaranya.
(Daily Mail, Marca)
Baca Juga:
Senyum Christian Eriksen yang Membuat Timnas Denmark Kembali Lega
Kabar Terbaru Eriksen Usai Kolaps di Laga Denmark vs Finlandia: Sudah Stabil
Pelatih Denmark: Kjaer Sempat Ragu untuk Terus Bermain
Termasuk Legenda Timnas Indonesia, Ini Deretan Korban Serangan Jantung di Lapangan Hijau
Video Euro 2020: Reaksi Penonton Saat Christian Eriksen Kolaps di Laga Denmark Vs Finlandia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












