Termasuk Legenda Timnas Indonesia, Ini Deretan Korban Serangan Jantung di Lapangan Hijau
Gia Yuda Pradana | 13 Juni 2021 10:43
Bola.net - Christian Eriksen nyaris menambah panjang daftar pemain yang harus menutup usia akibat menderita serangan jantung di lapangan hijau. Gelandang Timnas Denmark ini sempat roboh dan kehilangan kesadaran jelang akhir babak pertama pada laga Grup B Euro 2020, kontra Finlandia, Sabtu (12/06) malam.
Beruntung, Eriksen bisa diselamatkan. UEFA menyebutkan bahwa kondisi pemain berusia 29 tahun tersebut sudah stabil dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Eriksen sendiri bukan pesepak bola pertama, dan bisa jadi bukan yang terakhir, yang terkena serangan jantung di lapangan. New England Journal of Medicine, seperti dikutip dari BBC, menegaskan bahwa risiko penyakit jantung bagi kalangan pesepak bola sangat tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dari yang dibayangkan.
Kendati tak bisa kembali ke lapangan hijau dalam waktu dekat, bahkan mungkin harus mengakhiri keikutsertaannya di Euro 2020, Eriksen termasuk beruntung. Banyak pesepak bola lain yang harus mengembuskan napas terakhir mereka akibat serangan jantung di lapangan hijau.
Siapa saja para pesepak bola yang harus menutup usia mereka akibat serangan jantung di lapangan hijau? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Marc-Vivien Foe
Marc Vivien Foe harus menutup usia pada 26 Juni 2003 kala memperkuat Timnas Kamerun pada laga Piala Konfederasi. Foe roboh tak sadarkan diri di tengah laga kontra Kolombia. Setelah mendapat penanganan tim medis, Foe dilarikan ke fasilitas kesehatan di stadion. Namun, tak lama berselang, Foe mengembuskan napas terakhirnya. Dari dua otopsi yang dilakukan, ditemukan bahwa Foe mengalami Hypertrophic Cardiac Arrest, salah satu permasalahan jantung yang kerap muncul ketika penderita melakukan aktivitas fisik.
Miklos Feher
Feher menutup usia pada 25 Januari 2004, kala memperkuat Benfica menghadapi Vitoria de Guimaraes. Waktu itu, pemain asal Hungaria ini masuk dari bangku cadangan.
Setelah mendapat kartu kuning, Feher sempat tertunduk dengan wajah kesakitan. Kemudian, ia roboh ke belakang. Feher segera mendapat pertolongan pertama dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, tak beberapa lama, tim medis menyebut bahwa Feher telah mengembuskan napas terakhirnya. Sama seperti Foe, Feher juga mengalami Hypertrophic Cardiac Arrest.
Antonio Puerta
Puerta menutup usia pada 28 Agustus 2007. Pemain asal Spanyol ini kehilangan kesadaran usai terkena serangan jantung kala tampil membela Sevilla pada laga kontra Getafe, tiga hari sebelumnya.
Setelah sempat membaik, bahkan bisa berjalan sendiri keluar lapangan, Puerta kembali kolaps di ruang ganti. Ia pun dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa pemain berusia 22 tahun ini tak tertolong lagi.
Cheick Tiote
Tiote meninggal dunia pada 5 Juni 2017, setelah mengalami serangan jantung di sesi latihan timnya, Beijing Enterprises. Di tengah-tengah sesi latihan, Tiote tiba-tiba roboh tak sadarkan diri. Setelah mendapat pertolongan pertama, Tiote segera dilarikan ke rumah sakit. Tak lama berselang, pihak rumah sakit mengungkapkan bahwa Tiote telah meninggal dunia.
Sekou Camara
Serangan jantung saat berlatih juga dialami oleh Sekou Camara. Penyerang Pelita Bandung Raya ini harus menutup usia pada 27 Juli 2013 akibat serangan jantung.
Camara roboh di tengah lapangan setengah jam sebelum latihan PBR usai. Pemain asal Mali ini pun segera dibawa ke RS Halmahera Bandung. Namun, setelah sejumlah usaha dilakukan, Camara tetap tak tertolong dan harus menutup usia.
Ricky Yacobi
Salah seorang legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi, juga harus menutup usia usai mengalami serangan jantung. Ricky menutup usia 21 November 2020, pada usia 57 tahun.
Waktu itu, Ricky ikut bertanding di ajang Trofeo Medan Selection di Lapangan A Senayan. Usai mencetak gol, Ricky hendak melakukan selebrasi. Namun, penyerang andalan Timnas Indonesia era 80-90an ini justru roboh tak sadarkan diri.
Usai mendapat pertolongan di lapangan, Ricky kemudian dibawa ke RS Mintohardjo. Sayangnya, nyawa pemain Indonesia pertama yang berkarier di J-League ini tak tertolong.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kolom Euro 2020: Mengapa Kroasia Hebat di Sepak Bola
- Inggris Lawan yang Berbahaya, Kroasia Sudah Siap? Modric: Siap!
- Foto: Momen Mengharukan Saat Simon Kjaer Tenangkan Istri Christian Eriksen
- Jelang Hadapi Kroasia, Southgate Banggakan Pemain-pemain Muda Inggris
- Video Euro 2020: Reaksi Penonton Saat Christian Eriksen Kolaps di Laga Denmark Vs Finlandia
- Video Prediksi Euro 2020: Inggris vs Kroasia, Lini Belakang Bakal Menentukan
- Foto: Update Kondisi Christian Eriksen, Kini Sudah Membaik dan Berkomunikasi
- Tebak Skor Belanda vs Ukraina di Penyisihan Grup C Euro 2020 Yuk! Siapa Jagoanmu?
- Insiden Eriksen, Pangeran William Puji Wasit Anthony Taylor dan Tim Medis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25











