Torehkan Sejarah di Euro 2024, Timnas Georgia Diguyur Bonus Fantastis
Editor Bolanet | 28 Juni 2024 06:20
Bola.net - Para penggawa dan staf kepelatihan Timnas Georgia disinyalir bakal menerima bonus 8,4 juta poundsterling dari mantan Perdana Menteri mereka setelah berhasil memecahkan rekor untuk mencapai babak sistem gugur di Euro 2024.
Berlaga di Euro pertama mereka, Georgia membuat harapan mereka untuk lolos ke babak sistem gugur tergantung pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup.
Hal tersebut terjadi setelah mereka hanya meraih satu poin dari dua pertandingan pertama mereka, kalah 3-1 atas Turki dan bermain imbang 1-1 dengan Republik Ceko.
Namun, menghadapi Portugal, tim asuhan Willy Sagnol berhasil tampil mengejutkan dengan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 berkat gol dari Khvicha Kvaratskhelia dan Georges Mikautadze. Atas hasil itu, mereka melaju ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Diguyur Bonus
Dan para pemain akan mendapatkan lebih banyak motivasi untuk merayakannya setelah miliarder Georgia, Bidzina Ivanishvili, berjanji untuk memberikan bonus senilai 8,4 juta paun kepada tim sebagai hadiah atas pencapaian mereka.
Ivanishvili merupakan aktor di balik berdirinya partai politik Georgian Dream dan menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2012 hingga 2013, meraup kekayaan dari Rusia di tahun 1990an dan diperkirakan memiliki kekayaan sekitar 3,87 milyar paun.
Bonus Lebih Besar Menanti
Lebih lanjut, pria berusia 68 tahun ini mengatakan bahwa ia akan memberikan hadiah uang tunai sebesar 8,4 juta paun kepada Timnas Georgia jika mereka dapat memberikan kemenangan mengejutkan atas Spanyol pada hari Minggu di Cologne.
"30 juta GEL akan diberikan kepada Timnas Georgia," bunyi pernyataan FA Georgia.
"Pada saat yang sama, atas inisiatif Bidzina Ivanishvilli, jika memenangkan pertandingan 16 besar dan melaju ke babak berikutnya, Timnas Georgia akan menerima tambahan 30 juta GEL sebagai hadiah.
"Ketua kehormatan 'Georgian Dream' berterima kasih kepada setiap pemain tim sepak bola, staf pelatih dan para penggemar Georgia atas kemenangan bersejarah dan impian ini."
Motivasi Ekstra
Georgia merupakan tim dengan peringkat terendah dalam turnamen ini dan hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan sebelumnya melawan Spanyol.
Tentunya tim asuhan Sagnol tidak mudah menaklukkan sang lawan. Pasalnya, tim besutan Luis de la Fuente merupakan satu-satunya tim yang memenangkan ketiga pertandingan di babak grup dan belum pernah kebobolan di turnamen ini.
Sumber: Metro
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Grup F Euro 2024
Baca Juga:
- Rekap Fase Grup Euro 2024: Italia Beruntung, Inggris Aneh, dan Austria yang Luar Biasa
- Jadwal Lengkap Piala Eropa 2024
- Harus Diakui, Jude Bellingham Gak Kelihatan di Timnas Inggris
- Inggris ke 16 Besar Euro 2024, Berani Cadangkan Jude Bellingham Kah?
- Georgia vs Spanyol dan Memori Pahit Kualifikasi Euro 2024: 2 Kali Kalah, Kebobolan 10 Gol
- 2 Momen Indah Khvicha Kvaratskhelia: Scudetto Serie A dan 16 Besar Euro 2024
- Realisasikan Mimpi, Khvicha Kvaratskhelia Akhirnya Dapatkan Jersey Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Timnas Spanyol Menggila! Belum Terkalahkan di 30 Laga Sejak Awal 2023
Piala Dunia 17 November 2025, 17:05
LATEST UPDATE
-
Parade Jersey Piala Dunia 2026: Siapa yang Terbaik?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Timnas Indonesia vs St. Kitts and Nevis 27 Maret 2026
Tim Nasional 26 Maret 2026, 19:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07












