Angkat Besi: 6 Medali Untuk Indonesia
Editor Bolanet | 18 November 2011 21:35
- Lifter Indonesia untuk SEA Games 2011 berjumlah enam orang yang turun pada hari pertama laga angkat besi, Jumat (18/11), meraih medali tiga emas dan tiga perak.
Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan meraih medali emas pada kelas 62 kilogram setelah mengumpulkan total angkatan seberat 302 kilogram dari jenis angkatan snatch 136 kilogram dan clean and jerk 166 kilogram.
Peringkat kedua juga ditempati lifter Indonesia Muhammad Hasbi dengan total angkatan seberat 283 kilogram dari snatch 122 kilogram dan clean and jerk 161 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, sempat terjadi saling jual angkatan antara kedua lifter Indonesia tersebut.
Pada angkatan pertama lifter Hasbi mengangkat 151 kilogram dan berhasil, kemudian diimbangi oleh Eko seberat 157 kilogram.
Kesempatan kedua, Hasbi meningkatkan angkatannya menjadi 161 kilogram dan berhasil, lantas Eko pun meningkatkan menjadi 166 kilogram juga berhasil.
Pada kesempatan ketiga, Hasbi terpancing untuk mematahkan rekor angkatan Eko tersebut dengan menaikkan menjadi 167 kilogram, namun gagal.
Setelah mengetahui total angkatan sudah tidak mungkin terkejar lagi oleh lawan untuk menempati peringkat pertama, pelatih Eko yaitu Lukman meminta lifternya untuk mengangkat barbel seberat 170 kilogram, namun gagal pula.
Medali emas kedua dipersembahkan oleh Triyatno setelah membukukan total angkatan seberat 321 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 140 kilogram dan clean and jerk 181 kilogram pada kelas 69 kilogram.
Lifter Indonesia tersebut hanya satu kali gagal dalam angkatan yakni jenis snatch pada kesempatan ketiga pada posisi 142 kilogram, dan angkatan terbaiknya hanya 140 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, tiga kali berhasil yakni 172 kilogram, 176 kilogram, dan 181 kilogram.
Angkatan clean and jerk kesempatan ketiga seberat 181 kilogram merupakan rekor baru SEA Games atas namanya sendiri yang dibuat di SEA Games 2009 Laos, seberat 180 kilogram.
Sementara lifter Indonesia lainnya, Deni yang merupakan atlet lapis kedua berhasil meraih medali perak dengan total angkatan 310 kilogram pada kelas 69 kilogram.
Jumlah angkatan tersebut berasal dari snatch seberat 140 kilogram dan 170 kilogram.
Medali emas ketiga bagi Indonesia disumbangkan oleh Sandow Waldemar Nasution setelah berhasil mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram pada kelas 77 kilogram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Sementara lifter Jadi Setiadi yang turun pada kelas 56 kilogram meraih medali perak dengan total angkatan seberat 278 kilogram, kalah dari lifter Vietnam Trah Le Qouc dengan total angkatan 280 kilogram. (ant/rev)
Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan meraih medali emas pada kelas 62 kilogram setelah mengumpulkan total angkatan seberat 302 kilogram dari jenis angkatan snatch 136 kilogram dan clean and jerk 166 kilogram.
Peringkat kedua juga ditempati lifter Indonesia Muhammad Hasbi dengan total angkatan seberat 283 kilogram dari snatch 122 kilogram dan clean and jerk 161 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, sempat terjadi saling jual angkatan antara kedua lifter Indonesia tersebut.
Pada angkatan pertama lifter Hasbi mengangkat 151 kilogram dan berhasil, kemudian diimbangi oleh Eko seberat 157 kilogram.
Kesempatan kedua, Hasbi meningkatkan angkatannya menjadi 161 kilogram dan berhasil, lantas Eko pun meningkatkan menjadi 166 kilogram juga berhasil.
Pada kesempatan ketiga, Hasbi terpancing untuk mematahkan rekor angkatan Eko tersebut dengan menaikkan menjadi 167 kilogram, namun gagal.
Setelah mengetahui total angkatan sudah tidak mungkin terkejar lagi oleh lawan untuk menempati peringkat pertama, pelatih Eko yaitu Lukman meminta lifternya untuk mengangkat barbel seberat 170 kilogram, namun gagal pula.
Medali emas kedua dipersembahkan oleh Triyatno setelah membukukan total angkatan seberat 321 kilogram dari jenis angkatan snatch seberat 140 kilogram dan clean and jerk 181 kilogram pada kelas 69 kilogram.
Lifter Indonesia tersebut hanya satu kali gagal dalam angkatan yakni jenis snatch pada kesempatan ketiga pada posisi 142 kilogram, dan angkatan terbaiknya hanya 140 kilogram.
Pada jenis angkatan clean and jerk, tiga kali berhasil yakni 172 kilogram, 176 kilogram, dan 181 kilogram.
Angkatan clean and jerk kesempatan ketiga seberat 181 kilogram merupakan rekor baru SEA Games atas namanya sendiri yang dibuat di SEA Games 2009 Laos, seberat 180 kilogram.
Sementara lifter Indonesia lainnya, Deni yang merupakan atlet lapis kedua berhasil meraih medali perak dengan total angkatan 310 kilogram pada kelas 69 kilogram.
Jumlah angkatan tersebut berasal dari snatch seberat 140 kilogram dan 170 kilogram.
Medali emas ketiga bagi Indonesia disumbangkan oleh Sandow Waldemar Nasution setelah berhasil mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram pada kelas 77 kilogram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Sementara lifter Jadi Setiadi yang turun pada kelas 56 kilogram meraih medali perak dengan total angkatan seberat 278 kilogram, kalah dari lifter Vietnam Trah Le Qouc dengan total angkatan 280 kilogram. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


