Angkat Besi: Program Berantakan, Target Meleset
Editor Bolanet | 22 November 2011 14:56
- Program pelatihan Pengurus Besar Persatuan angkat besi, angkat berat dan binaraga seluruh Indonesia (PB PABBSI) yang kacau dituding menjadi penyebab target tim angkat besi di SEA Games XXVI/2011 tidak tercapai.
Dari lima emas yang dipatok, tim angkat besi Indonesia hanya meraih empat emas. Emas terakhir dipersembahkan oleh Novita Sherly Kurniati (kelas +69 Kg putri) pada lomba yang digelar di Dempo Hall, Jakabaring Sport City, Senin (21/11).Sedangkan tiga medali emas lainnya, masing-masing diperoleh melalui Eko Yuli Irawan (62 Kg putra), Triyatno (79 Kg putra) dan Sandow Waldemar Nasution (77 Kg putra).
Imbas program pelatihan PB PABBSI yang kurang bagus salah satu dampaknya bisa dilihat dari torehan Sinta Darmariani (69 Kg putri) yang hanya meraih medali perak. Padahal, Sinta adalah peraih medali perak di Asian Games 2010 lalu. Logikanya, dia bisa melampaui angkatan rivalnya di SEA Games ini. Memang, penampilan Sinta dinilai banyak pihak mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun lalu.
Dia tidak dipegang oleh pelatih lamanya. Tidak Sinta saja, tapi yang lain juga seperti itu, kata Sori Enda Nasution, Kepala Cabang Angkat Besi PB PABBSI kepada Bola.net.
Ini karena intervensi Hadi Wihardja (Koordinator cabang olahraga terukur) yang memasukkan saudara kandungnya, Dirja Wihardja, menjadi pelatih kepala.
Kekesalan Sori memuncak melihat fakta tersebut. Dirja disebutnya sebagai pelatih yang tidak punya pengalaman dan tidak memiliki sasana. Sori sendiri tidak dapat berbuat apa-apa lantaran intervensinya sudah sampai level pengurus inti. Sori dan pengurus lainnya yang sudah gerah dengan kondisi tersebut ingin menetapkan pelatih di tim nasional adalah yang memiliki atlet potensial, punya pengalaman, atau mantan atlet angkat besi. (esa/mac)
Dari lima emas yang dipatok, tim angkat besi Indonesia hanya meraih empat emas. Emas terakhir dipersembahkan oleh Novita Sherly Kurniati (kelas +69 Kg putri) pada lomba yang digelar di Dempo Hall, Jakabaring Sport City, Senin (21/11).Sedangkan tiga medali emas lainnya, masing-masing diperoleh melalui Eko Yuli Irawan (62 Kg putra), Triyatno (79 Kg putra) dan Sandow Waldemar Nasution (77 Kg putra).
Imbas program pelatihan PB PABBSI yang kurang bagus salah satu dampaknya bisa dilihat dari torehan Sinta Darmariani (69 Kg putri) yang hanya meraih medali perak. Padahal, Sinta adalah peraih medali perak di Asian Games 2010 lalu. Logikanya, dia bisa melampaui angkatan rivalnya di SEA Games ini. Memang, penampilan Sinta dinilai banyak pihak mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun lalu.
Dia tidak dipegang oleh pelatih lamanya. Tidak Sinta saja, tapi yang lain juga seperti itu, kata Sori Enda Nasution, Kepala Cabang Angkat Besi PB PABBSI kepada Bola.net.
Ini karena intervensi Hadi Wihardja (Koordinator cabang olahraga terukur) yang memasukkan saudara kandungnya, Dirja Wihardja, menjadi pelatih kepala.
Kekesalan Sori memuncak melihat fakta tersebut. Dirja disebutnya sebagai pelatih yang tidak punya pengalaman dan tidak memiliki sasana. Sori sendiri tidak dapat berbuat apa-apa lantaran intervensinya sudah sampai level pengurus inti. Sori dan pengurus lainnya yang sudah gerah dengan kondisi tersebut ingin menetapkan pelatih di tim nasional adalah yang memiliki atlet potensial, punya pengalaman, atau mantan atlet angkat besi. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


