Bulu Tangkis: Indonesia Amankan Dua Medali Emas
Editor Bolanet | 18 November 2011 19:13
- Tuan rumah Indonesia sudah mengamankan dua medali emas dari cabang bulu tangkis nomor perorangan SEA Games 2011, setelah menciptakan final sesama pemain Indonesia pada dua nomor final.
Dari hasil laga semifinal di Istora Senayan Jakarta, Jumat, dua nomor yang dikuasai pebulu tangkis Indonesia adalah ganda putra dan ganda putri. Dua pasangan putra Merah Putih yang akan bertemu pada laga final, Sabtu (19/11), yakni Bona Septano/Mohammad Ahsan dengan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Pasangan Bona/Ahsan menang 21-12, 21-16 atas Patiphat Chalardchalaem/Nipitphon Phuangphuaet (Thailand), kemudian Kido/Hendra menghempaskan Goh Wei Shem/Lim Khim Wah (Malaysia) 21-13, 17-21, 21-19.
Sedangkan di ganda putri akan saling berhadapan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine melawan seniornya Vita Marissa/Nadya Melati.
Nitya/Anneka memukul unggulan pertama Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) 21-13, 21-10, dan Vita/Nadya menghentikan Yao Lei/Shinta Mulia Sari (Singapura) 21-18, 21-17.
Yang pasti, kita senang karena medali emas sudah diamankan. Soal siapa yang nanti menang, tergantung di lapangan. Kami siap bermain maksimal meskipun menghadapi rekan sendiri, kata Anneke Feinya usai pertandingan.
Hendra Setiawan menambahkan, dirinya dan Markis Kido tetap menginginkan bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia, meskipun sudah pernah tiga kali meraih emas SEA Games.
Kalau ditanya apakah masih ingin meraih emas yang keempat, sudah pasti iya. Tapi, siapapun yang meraih emas, semuanya untuk Indonesia, kata Hendra.
Indonesia sebenarnya berpeluang menciptakan all indonesian finals di dua nomor lain, yakni tunggal putra dan ganda campuran, namun Thailand mampu menjegalnya.
Di ganda campuran, hanya pasangan Ahmad Tantowi/Liliyana Natsir yang lolos setelah membekuk Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) dengan skor 21-19, 21-14.
Akan tetapi, rekannya Muhammad Rijal/Debby Susanto tidak mampu berbuat banyak saat menghadapi pasangan Thailand lainnya, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, sehingga menyerah 11-21, 14-21.
Sementara di tunggal putra, harapan pendukung tuan rumah untuk menyaksikan duel Taufik Hidayat dan juniornya Simon Santoso tidak terwujud, karena hanya Simon yang melaju ke final dengan mengalahkan Derek Wong Zi Liang (Singapura) 21-17, 21-12.
Sedangkan mantan juara dunia Taufik Hidayat kembali dipermalukan Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 14-21, 19-21. Kekalahan atas pemain Thailand ini merupakan yang kedua beruntun dialami Taufik di ajang SEA Games, setelah pertemuan pertama di semifinal beregu putra.
Saya optimistis bisa mengatasi Tanongsak. Dia pemain bagus dan punya pukulan keras, tapi secara mental saya juga sangat siap meraih emas lagi, kata Simon yang dua tahun lalu di Laos merebut emas.
Peluang medali emas juga datang dari sektor tunggal putri melalui Adriyanti Firdasari yang akan bertemu unggulan keempat asal Singapura, Fu Mingtian. (ant/mac)
Dari hasil laga semifinal di Istora Senayan Jakarta, Jumat, dua nomor yang dikuasai pebulu tangkis Indonesia adalah ganda putra dan ganda putri. Dua pasangan putra Merah Putih yang akan bertemu pada laga final, Sabtu (19/11), yakni Bona Septano/Mohammad Ahsan dengan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Pasangan Bona/Ahsan menang 21-12, 21-16 atas Patiphat Chalardchalaem/Nipitphon Phuangphuaet (Thailand), kemudian Kido/Hendra menghempaskan Goh Wei Shem/Lim Khim Wah (Malaysia) 21-13, 17-21, 21-19.
Sedangkan di ganda putri akan saling berhadapan Nitya Krishinda Maheswari/Anneke Feinya Agustine melawan seniornya Vita Marissa/Nadya Melati.
Nitya/Anneka memukul unggulan pertama Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) 21-13, 21-10, dan Vita/Nadya menghentikan Yao Lei/Shinta Mulia Sari (Singapura) 21-18, 21-17.
Yang pasti, kita senang karena medali emas sudah diamankan. Soal siapa yang nanti menang, tergantung di lapangan. Kami siap bermain maksimal meskipun menghadapi rekan sendiri, kata Anneke Feinya usai pertandingan.
Hendra Setiawan menambahkan, dirinya dan Markis Kido tetap menginginkan bisa menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia, meskipun sudah pernah tiga kali meraih emas SEA Games.
Kalau ditanya apakah masih ingin meraih emas yang keempat, sudah pasti iya. Tapi, siapapun yang meraih emas, semuanya untuk Indonesia, kata Hendra.
Indonesia sebenarnya berpeluang menciptakan all indonesian finals di dua nomor lain, yakni tunggal putra dan ganda campuran, namun Thailand mampu menjegalnya.
Di ganda campuran, hanya pasangan Ahmad Tantowi/Liliyana Natsir yang lolos setelah membekuk Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand) dengan skor 21-19, 21-14.
Akan tetapi, rekannya Muhammad Rijal/Debby Susanto tidak mampu berbuat banyak saat menghadapi pasangan Thailand lainnya, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, sehingga menyerah 11-21, 14-21.
Sementara di tunggal putra, harapan pendukung tuan rumah untuk menyaksikan duel Taufik Hidayat dan juniornya Simon Santoso tidak terwujud, karena hanya Simon yang melaju ke final dengan mengalahkan Derek Wong Zi Liang (Singapura) 21-17, 21-12.
Sedangkan mantan juara dunia Taufik Hidayat kembali dipermalukan Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 14-21, 19-21. Kekalahan atas pemain Thailand ini merupakan yang kedua beruntun dialami Taufik di ajang SEA Games, setelah pertemuan pertama di semifinal beregu putra.
Saya optimistis bisa mengatasi Tanongsak. Dia pemain bagus dan punya pukulan keras, tapi secara mental saya juga sangat siap meraih emas lagi, kata Simon yang dua tahun lalu di Laos merebut emas.
Peluang medali emas juga datang dari sektor tunggal putri melalui Adriyanti Firdasari yang akan bertemu unggulan keempat asal Singapura, Fu Mingtian. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


