Garuda Muda Siap Bila Harus Adu Pinalti
Editor Bolanet | 19 November 2011 09:00
- Harapan masyarakat Indonesia melihat tim nasional Indonesia U-23 meraih medali emas di SEA Games XXVI/2011, akan ditentukan dalam babak semifinal lawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (19/11) Pukul 19.00 WIB.
Karena itu, tim nasional Indonesia U-23 memiliki beban harus menang demi usaha menghilangkan dahaga medali emas yang terakhir kalinya diraih di SEA Games 1991 Manila.
Jelang laga ini, insan sepak bola tanah air merasakan ketar-ketir yang sangat besar. Pasalnya, Pasukan Muda Garuda baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Malaysia, pada laga terakhir penyisihan Grup A, Kamis (17/11). Akibatnya, Timnas Indonesia U-23 harus menantang tim tangguh, Vietnam, notabene juara Grup B.
Hanya saja yang perlu diingat, saat kalah dari Malaysia, Rahmad Darmawan, pelatih Timnas Indonesia U-23, menurunkan pemain pelapis. Berbeda dengan pertandingan nanti saat tim pelatih akan menurunkan komposisi pemain terbaik yang sukses mendulang kemenangan tiga kali berturut-turut diawal penyisihan grup.
Penyerang lubang Timnas Indonesia U-23, Patrich Wanggai, pun mengaku siap kembali mengobrak-abrik pertahanan lawan. Tentu, dilakukan bersama Andik Vermansyah, Oktovianus Maniani dan Titus Bonai.
Sedangkan bek kiri Diego Michiels yang kabarnya harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning juga ternyata bisa dimainkan. Pasalnya, setelah diteliti, pemain naturalisasi dari Belanda tersebut baru mengantongi satu kartu kuning.
Bahkan, semua pemain yang baru menerima satu kartu kuning di penyisihan grup langsung diputihkan. Beda kalau ada pemain yang menerima dua kartu kuning di penyisihan, maka tidak dapat menerima pemutihan. Ini membuat kami lega, tegas asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, kepada Bola.net.
Yang jelas, menurut Aji lagi, para pemain akan mendapat atmosfer beda dibandingkan laga lawan Malaysia.
Semua tim di semifinal punya peluang sama besar untuk melaju ke final, tutur Aji yang menegaskan timnya siap jika laga harus diakhiri lewat adu pinalti.
Prakiraan Komposisi Pemain:
Indonesia (4-2-3-1)
Karena itu, tim nasional Indonesia U-23 memiliki beban harus menang demi usaha menghilangkan dahaga medali emas yang terakhir kalinya diraih di SEA Games 1991 Manila.
Jelang laga ini, insan sepak bola tanah air merasakan ketar-ketir yang sangat besar. Pasalnya, Pasukan Muda Garuda baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Malaysia, pada laga terakhir penyisihan Grup A, Kamis (17/11). Akibatnya, Timnas Indonesia U-23 harus menantang tim tangguh, Vietnam, notabene juara Grup B.
Hanya saja yang perlu diingat, saat kalah dari Malaysia, Rahmad Darmawan, pelatih Timnas Indonesia U-23, menurunkan pemain pelapis. Berbeda dengan pertandingan nanti saat tim pelatih akan menurunkan komposisi pemain terbaik yang sukses mendulang kemenangan tiga kali berturut-turut diawal penyisihan grup.
Penyerang lubang Timnas Indonesia U-23, Patrich Wanggai, pun mengaku siap kembali mengobrak-abrik pertahanan lawan. Tentu, dilakukan bersama Andik Vermansyah, Oktovianus Maniani dan Titus Bonai.
Sedangkan bek kiri Diego Michiels yang kabarnya harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning juga ternyata bisa dimainkan. Pasalnya, setelah diteliti, pemain naturalisasi dari Belanda tersebut baru mengantongi satu kartu kuning.
Bahkan, semua pemain yang baru menerima satu kartu kuning di penyisihan grup langsung diputihkan. Beda kalau ada pemain yang menerima dua kartu kuning di penyisihan, maka tidak dapat menerima pemutihan. Ini membuat kami lega, tegas asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, kepada Bola.net.
Yang jelas, menurut Aji lagi, para pemain akan mendapat atmosfer beda dibandingkan laga lawan Malaysia.
Semua tim di semifinal punya peluang sama besar untuk melaju ke final, tutur Aji yang menegaskan timnya siap jika laga harus diakhiri lewat adu pinalti.
Prakiraan Komposisi Pemain:
Indonesia (4-2-3-1)
Pelatih: Rahmad Darmawan
Pemain: Kurnia, Kipuw, Rahman, Gunawan, Diego, Hendro, Egi, Andik, Patrich, Oktovianus, Titus.
Vietnam (4-4-2)
Pelatih: Falko Gotz
Pemain: Buu Ngoc, Ngoc Anh, Huynh Phu, Anh Guang, Van Hoan, Hoang Thinh, Than Luong, Trong Hoang, Dinh Tung, Van Quyet, Van Thang. [initial]
SEA GAMES - RD: Vietnam Sangat Agresif, Jangan Lengah! (bola/esa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


