'Hadapi Malaysia, Jangan Terbawa Emosi Dendam'
Editor Bolanet | 20 November 2011 22:25
- Mantan pelatih Timnas Indonesia Benny Dolo meminta agar tak membawa aroma dendam yang tak ada kaitannya dengan olahraga ketika menghadapi Malaysia di final SEA Games 2011.
Saya imbau kepada semua pihak, tak terkecuali penonton dan kalangan pers, untuk memisahkan persoalan olahraga dengan persoalan lain di luar urusan olahraga. Jangan ada aroma dendam, ujar pelatih yang akrab disapa Bendol ini.
Benny menegaskan, hendaknya final cabang sepak bola ini menjadi sesuatu yang sangat prestisius, dan citra olahraga jangan sampai dinodai oleh perilaku yang didasari atas rasa dendam dari persoalan-persoalan lain di luar olahraga seperti antara lain kasus masalah TKI.
Dikatakannya, aroma dendam semacam itu hanya akan membuat penonton menjadi tidak nyaman untuk menikmati pertandingan yang bermutu.
Ia juga mengingatkan, kekalahan yang dialami oleh Timnas Indonesia di ajang Turnamen Piala AFF pada Desember tahun lalu hendaknya hanya memicu semangat untuk tetap menjunjung fair play bahwa dalam olahraga soal kalah atau menang adalah hal biasa.
Kekalahan di final Piala AFF seharusnya hanya dijadikan semangat untuk membuktikan diri bahwa Indonesia juga mampu menjadi juara di SEA Games. Tapi hal-hal yang berbau dendam hendaknya dihindarkan. Dorong semangat pemain dan jangan bebani mereka dengan persoalan yang di luar urusan olahraga, tegas mantan pelatih Timnas SEA Games 2001 ini.
Bendol juga mengingatkan para penonton yang hadir ke SUGBK agar bisa berlaku lebih dewasa dan siap untuk menerima kemenangan maupun kekalahan.
Ketika ditanya mengenai peluang Indonesia untuk menjuarai cabang bergengsi ini, Bendol menyatakan sulit untuk memprediksi.
Kedua tim finalis sedang dalam kondisi kelelahan sehingga sulit untuk memprediksi. Yang jelas kita tentu sangat berharap, inilah kesempatan emas bagi tim sepak bola kita untuk merebut medali emas sejak 20 tahun lalu, tandas pelatih yang sukses mengantarkan Mitra Kukar ini promosi. [initial]
SEA GAMES - Bendol: Garuda Masih Masih Individual (ant/end)
Saya imbau kepada semua pihak, tak terkecuali penonton dan kalangan pers, untuk memisahkan persoalan olahraga dengan persoalan lain di luar urusan olahraga. Jangan ada aroma dendam, ujar pelatih yang akrab disapa Bendol ini.
Benny menegaskan, hendaknya final cabang sepak bola ini menjadi sesuatu yang sangat prestisius, dan citra olahraga jangan sampai dinodai oleh perilaku yang didasari atas rasa dendam dari persoalan-persoalan lain di luar olahraga seperti antara lain kasus masalah TKI.
Dikatakannya, aroma dendam semacam itu hanya akan membuat penonton menjadi tidak nyaman untuk menikmati pertandingan yang bermutu.
Ia juga mengingatkan, kekalahan yang dialami oleh Timnas Indonesia di ajang Turnamen Piala AFF pada Desember tahun lalu hendaknya hanya memicu semangat untuk tetap menjunjung fair play bahwa dalam olahraga soal kalah atau menang adalah hal biasa.
Kekalahan di final Piala AFF seharusnya hanya dijadikan semangat untuk membuktikan diri bahwa Indonesia juga mampu menjadi juara di SEA Games. Tapi hal-hal yang berbau dendam hendaknya dihindarkan. Dorong semangat pemain dan jangan bebani mereka dengan persoalan yang di luar urusan olahraga, tegas mantan pelatih Timnas SEA Games 2001 ini.
Bendol juga mengingatkan para penonton yang hadir ke SUGBK agar bisa berlaku lebih dewasa dan siap untuk menerima kemenangan maupun kekalahan.
Ketika ditanya mengenai peluang Indonesia untuk menjuarai cabang bergengsi ini, Bendol menyatakan sulit untuk memprediksi.
Kedua tim finalis sedang dalam kondisi kelelahan sehingga sulit untuk memprediksi. Yang jelas kita tentu sangat berharap, inilah kesempatan emas bagi tim sepak bola kita untuk merebut medali emas sejak 20 tahun lalu, tandas pelatih yang sukses mengantarkan Mitra Kukar ini promosi. [initial]
SEA GAMES - Bendol: Garuda Masih Masih Individual (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Racing Santander vs Madrid: Yan Diomande
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:30
-
Hasil Racing Santander vs Madrid: Los Blancos Pesta Tiga Gol di El Sardinero
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:17
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Raphinha Samai Rekor Gol Lionel Messi di La Liga 2012/2013
Liga Spanyol 1 November 2026, 22:31
-
Tempat Menonton Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 21:30
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Tempat Menonton Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 1 November 2026, 20:46
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
-
Michael Carrick Yakin Masih Tangani Manchester United di Laga Berikutnya
Liga Inggris 1 November 2026, 18:29
-
Hasil BRI Super League: PSIM Yogyakarta Comeback dan Taklukkan Borneo FC
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





