Inilah Catatan Manajer Timnas U-23 Untuk Penampilan Garuda Muda
Editor Bolanet | 8 November 2011 08:35
- Kemenangan enam gol tanpa balas yang diraih para penggawa Timnas U-23 kala menjamu Timnas , Senin (07/11) menyisakan catatan tersendiri bagi Roso Daras. Manajer Timnas U-23 ini mengaku ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh Skuadra Garuda Muda apabila ingin menjadi juara di ajang ini.
Menurut Roso, hal yang paling penting untuk dibenahi adalah performa lini belakang mereka. Dia beranggapan bahwa dalam laga melawan Kamboja ini, lini belakang Garuda Muda masih kerap terlambat dalam mengantisipasi serangan balik lawan.
Di babak pertama, secara umum, kami bermain lebih baik dari mereka. Kami terus mengurung pertahanan mereka. Namun, justru Kamboja yang berhasil membobol gawang kami melalui permainan sederhana. Untunglah, gol tersebut dianulir karena wasit menganggap pemain Kamboja sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside, ungkap Roso.
Kami sudah berulang kali mengingatkan para pemain, khususnya barisan pertahanan, agar tidak kehilangan fokus kala tim sedang melakukan penyerangan. Kami juga sudah mewanti-wanti para pemain untuk selalu saling melapisi kala pemain lawan melakukan serangan. Mungkin di laga ini, karena tegang baru pertama kali bermain di even resmi, para pemain lupa dengan hal-hal tersebut. Yang jelas, hal ini harus segera dibenahi apabila tim ingin berprestasi di ajang ini, sambungnya.
Lebih lanjut, mantan jurnalis ini juga menyoroti faktor mental anak asuhnya, yang beberapa kali kehilangan kontrol, sehingga merugikan tim. Roso mencontohkan, selebrasi berlebihan yang dilakukan oleh Skuadra Garuda Muda kala merayakan gol ke gawang Kamboja ternyata membuat Diego Michiels mengalami cedera.
Kuku kaki Diego mengalami masalah karena selebrasi yang terlalu berlebihan. Namun, syukurlah hal ini tidak sampai dia cedera serius. Yang jelas, semoga di pertandingan-pertandingan ke depan, anak-anak bisa tampil lebih baik lagi, tandasnya. [initial]
SEA GAMES - Sore Ini, Skuadra Garuda Muda Kembali Berlatih
Menurut Roso, hal yang paling penting untuk dibenahi adalah performa lini belakang mereka. Dia beranggapan bahwa dalam laga melawan Kamboja ini, lini belakang Garuda Muda masih kerap terlambat dalam mengantisipasi serangan balik lawan.
Di babak pertama, secara umum, kami bermain lebih baik dari mereka. Kami terus mengurung pertahanan mereka. Namun, justru Kamboja yang berhasil membobol gawang kami melalui permainan sederhana. Untunglah, gol tersebut dianulir karena wasit menganggap pemain Kamboja sudah terlebih dahulu berada dalam posisi offside, ungkap Roso.
Kami sudah berulang kali mengingatkan para pemain, khususnya barisan pertahanan, agar tidak kehilangan fokus kala tim sedang melakukan penyerangan. Kami juga sudah mewanti-wanti para pemain untuk selalu saling melapisi kala pemain lawan melakukan serangan. Mungkin di laga ini, karena tegang baru pertama kali bermain di even resmi, para pemain lupa dengan hal-hal tersebut. Yang jelas, hal ini harus segera dibenahi apabila tim ingin berprestasi di ajang ini, sambungnya.
Lebih lanjut, mantan jurnalis ini juga menyoroti faktor mental anak asuhnya, yang beberapa kali kehilangan kontrol, sehingga merugikan tim. Roso mencontohkan, selebrasi berlebihan yang dilakukan oleh Skuadra Garuda Muda kala merayakan gol ke gawang Kamboja ternyata membuat Diego Michiels mengalami cedera.
Kuku kaki Diego mengalami masalah karena selebrasi yang terlalu berlebihan. Namun, syukurlah hal ini tidak sampai dia cedera serius. Yang jelas, semoga di pertandingan-pertandingan ke depan, anak-anak bisa tampil lebih baik lagi, tandasnya. [initial]
SEA GAMES - Sore Ini, Skuadra Garuda Muda Kembali Berlatih
(bola/den/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Negara Lolos dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Februari 2026, 23:28
-
Arsenal Dihantam Jadwal Padat Usai Singkirkan Chelsea, Laga Liga Inggris Dimajukan
Liga Inggris 4 Februari 2026, 22:14
-
Bagaimana Peluang Cristiano Ronaldo Balik ke Man United Usai Mogok Main di Al Nassr?
Liga Inggris 4 Februari 2026, 21:00
-
Alasan Dion Markx Pakai Nomor 44 di Persib Bandung: 25 + 19
Bola Indonesia 4 Februari 2026, 20:35
-
Proyek 'Spanyolisasi' Persik Kediri: 5 Pemain Asing Macan Putih Beraroma Matador
Bola Indonesia 4 Februari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





