Malaysia Diperkirakan Akan Mudah Atasi Myanmar
Editor Bolanet | 19 November 2011 10:15
- Jalan tim nasional Malaysia U-23 dalam mempertahankan medali emas yang diraih di SEA Games 2009 terlihat lapang. Maklum saja, di semifinal, Malaysia hanya akan berhadapan dengan Myanmar, tim yang masih dianggap kelas dua di kawasan Asia Tenggara, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (19/11) Pukul 16.00 WIB.
Karena itu, di atas kertas, Baddrol dan kawan-kawan dipercaya bisa dengan mudah melenggang ke babak final.
Rekor pertemuan kedua tim di ajang SEA Games juga menunjukkan Malaysia lebih superior. Fakta tersebut masih ditambah Malaysia yang merupakan juara grup di penyisihan, setelah mengandaskan tuan rumah Indonesia, 1-0, di SUGBK, Kamis (18/11).
Hanya saja, pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, tidak mau jika para pemainnya terlalu percaya diri. Itu karena sepak bola yang dipahaminya bukanlah matematika yang bisa dihitung di atas kertas. Banyak faktor yang bisa dihitung dalam sepakbola, mulai dari persiapan matang hingga keberuntungan.
Sama seperti pelatih lain yang timnya lolos ke semifinal. Saya merasa jika semua tim yang tiba di semifinal merupakan tim kuat. Jadi, tidak ada alasan kami untuk meremehkan Myanmar. Justru, kami harus mewaspadai Myanmar yang jadi 'kuda hitam' di SEA Games kali ini, ucapnya kepada Bola.net.
Pelatih berkaca mata itu justru sedikit resah lantaran pemulihan kondisi fisik skuad Myanmar jauh lebih bagus.
Masa istirahat Myanmar lebih lama jika dibandingkan kami. Myamar terakhir kali bertanding di penyisihan grup pada Selasa (15/11). Sebaliknya, kami baru menyudahi pertempuran habis-habisan lawan Indonesia. Sebab, dalam sepak bola fisik pemain sangat menentukan, tegasnya.
Disinggung apakah dirinya akan mendampingi tim dari bangku pemain cadangan, Kim Swee belum bisa memastikan. Maklum saja, Kim Swee mendapatkan kartu merah saat timnya bersua Indonesia.
Saya masih akan berkoordinasi dengan perangkat pertandingan, katanya.
Perkiraan Komposisi tim:
Malaysia (4-4-2)
Karena itu, di atas kertas, Baddrol dan kawan-kawan dipercaya bisa dengan mudah melenggang ke babak final.
Rekor pertemuan kedua tim di ajang SEA Games juga menunjukkan Malaysia lebih superior. Fakta tersebut masih ditambah Malaysia yang merupakan juara grup di penyisihan, setelah mengandaskan tuan rumah Indonesia, 1-0, di SUGBK, Kamis (18/11).
Hanya saja, pelatih Malaysia, Ong Kim Swee, tidak mau jika para pemainnya terlalu percaya diri. Itu karena sepak bola yang dipahaminya bukanlah matematika yang bisa dihitung di atas kertas. Banyak faktor yang bisa dihitung dalam sepakbola, mulai dari persiapan matang hingga keberuntungan.
Sama seperti pelatih lain yang timnya lolos ke semifinal. Saya merasa jika semua tim yang tiba di semifinal merupakan tim kuat. Jadi, tidak ada alasan kami untuk meremehkan Myanmar. Justru, kami harus mewaspadai Myanmar yang jadi 'kuda hitam' di SEA Games kali ini, ucapnya kepada Bola.net.
Pelatih berkaca mata itu justru sedikit resah lantaran pemulihan kondisi fisik skuad Myanmar jauh lebih bagus.
Masa istirahat Myanmar lebih lama jika dibandingkan kami. Myamar terakhir kali bertanding di penyisihan grup pada Selasa (15/11). Sebaliknya, kami baru menyudahi pertempuran habis-habisan lawan Indonesia. Sebab, dalam sepak bola fisik pemain sangat menentukan, tegasnya.
Disinggung apakah dirinya akan mendampingi tim dari bangku pemain cadangan, Kim Swee belum bisa memastikan. Maklum saja, Kim Swee mendapatkan kartu merah saat timnya bersua Indonesia.
Saya masih akan berkoordinasi dengan perangkat pertandingan, katanya.
Perkiraan Komposisi tim:
Malaysia (4-4-2)
Pelatih: Ong Kim Swee
Pemain: Khairul Fahmi, Mahali, Fadhli, Muslim, Asrarudin, Zakaria, Baddrol, Irvan Fazail, Fandi, Izzaq, Fakri.
Myanmar ( 4-4-2)
Pelatih: Stefan Hansson
Pemain: Thihasthu, lwin, Min Tun, Zaw Oo Aung Win, Phyoo Oo, Aye San, Zeyar Win, kyin lin, Min Thu, Koko. [initial]
SEA GAMES - Myanmar: Kami Bertanding Untuk Menang
(bola/esa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


