Pengurus SUGBK Sesalkan Ulah Panitia
Editor Bolanet | 20 November 2011 20:40
- Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Mahfuddin Nigara sangat menyesalkan ulah panitia SEA Games dan PSSI yang kurang mampu mengantisipasi calon penonton sepakbola, Minggu.
Kami sangat menyesalkan ulah mereka yang mengakibatkan para calon penonton kecewa dan mulai melakukan perusakan dengan membakar loket tempat penjualan tiket di dekat restoran Lagunas itu, ujar Direktur Pengembangan dan Pengelolaan SUGBK, Mahfudin Nigara.
Sebagaimana diketahui, ratusan calon penonton pada Minggu sore mendatangi loket-loket di seputar SUGBK yang akan membeli voucher penukaran tiket. Namun jumlahnya dikabarkan sangat terbatas, yakni hanya 10.000 lembar.
Manajer Bidang Ticketing INASOC Agus Mauro mengungkapkan, pihaknya mencetak 70.000 lembar tiket untuk pertandingan final sepakbola yang akan digelar SUGBK pada hari Senin yang mempertemukan Indonesia melawan Malaysia.
Dari 70.000 lembar tersebut, lanjutnya, 20.000 lembar di antaranya dialokasikan bagi para rekanan dan sponsor.
Namun ribuan calon penonton yang kecewa tak mendapatkan voucher, kemudian mendatangi Kantor Sekretariat PSSI di kawasan Pintu VIII SUGBK. Mereka pun mendapati kantor PSSI tersebut tertutup rapat, dan salah seorang anggota panitia yang berpakaian batik menyarankan agar mencari tiket tersebut ke Gedung INASOC di sekitar kawasan Kantor KONI Pusat yang berjarak sekitar 200 meter.
Sekitar 200 orang kemudian bergerak menuju kantor itu, yang tak lain adalah Gedung Piramid dan hanya digunakan sebagai ruang Main Press Center (MPC) atau tempat kerja para wartawan.
Mengantisipasi hal itu, Mahfudin Nigara pun mengerahkan Satpol PP dan mengontak Kapolres Tanah Abang untuk mengamankan Gedung Piramid dari berbagai kemungkinan.
Ngapain PSSI menyuruh mereka datang ke sini? Di sini tidak ada loket atau panitia penjual tiket. Gedung INASOC juga bukan di sini. Kami juga sangat menyesalkan tindakan calon penonton yang melakukan perusakan, karena SUGBK adalah aset bangsa dan aset kita semua, ujarnya.
Ketika ditanya apakah semua ini akibat sistem kerja panitia yang amatiran, Nigara mengatakan; Ya, memang amatiran. (ant/end)
Kami sangat menyesalkan ulah mereka yang mengakibatkan para calon penonton kecewa dan mulai melakukan perusakan dengan membakar loket tempat penjualan tiket di dekat restoran Lagunas itu, ujar Direktur Pengembangan dan Pengelolaan SUGBK, Mahfudin Nigara.
Sebagaimana diketahui, ratusan calon penonton pada Minggu sore mendatangi loket-loket di seputar SUGBK yang akan membeli voucher penukaran tiket. Namun jumlahnya dikabarkan sangat terbatas, yakni hanya 10.000 lembar.
Manajer Bidang Ticketing INASOC Agus Mauro mengungkapkan, pihaknya mencetak 70.000 lembar tiket untuk pertandingan final sepakbola yang akan digelar SUGBK pada hari Senin yang mempertemukan Indonesia melawan Malaysia.
Dari 70.000 lembar tersebut, lanjutnya, 20.000 lembar di antaranya dialokasikan bagi para rekanan dan sponsor.
Namun ribuan calon penonton yang kecewa tak mendapatkan voucher, kemudian mendatangi Kantor Sekretariat PSSI di kawasan Pintu VIII SUGBK. Mereka pun mendapati kantor PSSI tersebut tertutup rapat, dan salah seorang anggota panitia yang berpakaian batik menyarankan agar mencari tiket tersebut ke Gedung INASOC di sekitar kawasan Kantor KONI Pusat yang berjarak sekitar 200 meter.
Sekitar 200 orang kemudian bergerak menuju kantor itu, yang tak lain adalah Gedung Piramid dan hanya digunakan sebagai ruang Main Press Center (MPC) atau tempat kerja para wartawan.
Mengantisipasi hal itu, Mahfudin Nigara pun mengerahkan Satpol PP dan mengontak Kapolres Tanah Abang untuk mengamankan Gedung Piramid dari berbagai kemungkinan.
Ngapain PSSI menyuruh mereka datang ke sini? Di sini tidak ada loket atau panitia penjual tiket. Gedung INASOC juga bukan di sini. Kami juga sangat menyesalkan tindakan calon penonton yang melakukan perusakan, karena SUGBK adalah aset bangsa dan aset kita semua, ujarnya.
Ketika ditanya apakah semua ini akibat sistem kerja panitia yang amatiran, Nigara mengatakan; Ya, memang amatiran. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Racing Santander vs Madrid: Yan Diomande
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:30
-
Hasil Racing Santander vs Madrid: Los Blancos Pesta Tiga Gol di El Sardinero
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:17
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Raphinha Samai Rekor Gol Lionel Messi di La Liga 2012/2013
Liga Spanyol 1 November 2026, 22:31
-
Tempat Menonton Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 21:30
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Tempat Menonton Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 1 November 2026, 20:46
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
-
Michael Carrick Yakin Masih Tangani Manchester United di Laga Berikutnya
Liga Inggris 1 November 2026, 18:29
-
Hasil BRI Super League: PSIM Yogyakarta Comeback dan Taklukkan Borneo FC
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





