RD: Jadikan Kekalahan Motivasi Untuk Bangkit
Editor Bolanet | 18 November 2011 09:12
- Pelatih Tim Nasional U-23 Sepak Bola Indonesia, Rahmad Darmawan, berharap kekalahan tim Garuda Muda dari tim Malaysia 0-1 tidak dijadikan sebagai sebuah pukulan sehingga mematahkan semangat tetapi harus kembali bangkit menghadapi pertandingan semifinal melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (19/11).
Sebagai pelatih saya berharap bahwa kekalahan ini bukan merupakan pukulan mereka untuk jatuh tetapi kembali bangun untuk babak semifinal nanti. Saya akan terus memotivasi mereka, kata Rahmad saat jumpa pers setelah pertandingan usai, Kamis malam.
Menurut Rahmad, secara keseluruhan timnas Indonesia sudah bermain maksimal namun pada babak kedua tidak dapat memanfaatkan peluang yang sudah diciptakan, sehingga timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-1.
Saya akui pada babak pertama mereka bermain buruk, sedangkan pada babak kedua mereka bermain cukup bagus namun tidak memanfaatkan peluang untuk menciptakan gol, ujar Rahmad.
Pada babak pertama, kata Rahmad, anak asuhnya kurang melakukan organisasi permainan yang baik. Sedangkan pada babak kedua, Yongki Ariwibowo dan kawan-kawan mulai mengendalikan permainan, menciptakan peluang dan melakukan variasi permainan.
Rahmad juga mengakui bahwa Malaysia dapat memanfaatkan peluang yang sangat bagus sehingga pada babak pertama menjadi kecolongan satu gol yang diciptakan oleh pemain Malaysia bernomor punggung 18, Ibrahim Syahrul Azwari.
Pada pertandingan babak penyisihan terakhir melawan Malaysia, beberapa pemain inti timnas U-23 tidak diturunkan seperti Patrich Wanggai. Sedangkan Octovianus Maniani dan Egi Melgiansyah diturunkan pada babak kedua.
Pemain yang tidak bermain merupakan proses rotasi yang harus saya lakukan untuk mempersiapkan pertandingan ke depan. Pertandingan hari ini penting tetapi pertandingan pada 19 November nanti jauh lebih penting, kata Rahmad.
Ia berharap kekecewaan saat ini dapat terbayarkan pada pertandingan semifinal antara timnas Indonesia melawan Vietnam, Sabtu (19/11). [initial]
SEA GAMES - Menpora Maklumi Kekalahan Dari Malaysia (ant/row)
Sebagai pelatih saya berharap bahwa kekalahan ini bukan merupakan pukulan mereka untuk jatuh tetapi kembali bangun untuk babak semifinal nanti. Saya akan terus memotivasi mereka, kata Rahmad saat jumpa pers setelah pertandingan usai, Kamis malam.
Menurut Rahmad, secara keseluruhan timnas Indonesia sudah bermain maksimal namun pada babak kedua tidak dapat memanfaatkan peluang yang sudah diciptakan, sehingga timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-1.
Saya akui pada babak pertama mereka bermain buruk, sedangkan pada babak kedua mereka bermain cukup bagus namun tidak memanfaatkan peluang untuk menciptakan gol, ujar Rahmad.
Pada babak pertama, kata Rahmad, anak asuhnya kurang melakukan organisasi permainan yang baik. Sedangkan pada babak kedua, Yongki Ariwibowo dan kawan-kawan mulai mengendalikan permainan, menciptakan peluang dan melakukan variasi permainan.
Rahmad juga mengakui bahwa Malaysia dapat memanfaatkan peluang yang sangat bagus sehingga pada babak pertama menjadi kecolongan satu gol yang diciptakan oleh pemain Malaysia bernomor punggung 18, Ibrahim Syahrul Azwari.
Pada pertandingan babak penyisihan terakhir melawan Malaysia, beberapa pemain inti timnas U-23 tidak diturunkan seperti Patrich Wanggai. Sedangkan Octovianus Maniani dan Egi Melgiansyah diturunkan pada babak kedua.
Pemain yang tidak bermain merupakan proses rotasi yang harus saya lakukan untuk mempersiapkan pertandingan ke depan. Pertandingan hari ini penting tetapi pertandingan pada 19 November nanti jauh lebih penting, kata Rahmad.
Ia berharap kekecewaan saat ini dapat terbayarkan pada pertandingan semifinal antara timnas Indonesia melawan Vietnam, Sabtu (19/11). [initial]
SEA GAMES - Menpora Maklumi Kekalahan Dari Malaysia (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

