Senam Artistik: Indonesia Raih Satu Emas
Editor Bolanet | 16 November 2011 00:50
- Tim senam artistik Indonesia, akhirnya berhasil meraih medali emas setelah Muhammad Try Saputra membukukan poin tertinggi pada final perorangan alat palang tunggal di Gedung Olahraga Ranau Jakabaring, Palembang, Selasa.
Muhammad Try Saputra membukukan poin 14,200 sama halnya dengan torehan pesenam Vietnam, Phuoc Hung Pham, sehingga meraih gelar juara bersama.
Sedangkan medali perunggu diraih rekan satu timnya, Ferrous One Willyodac dengan skor 13,775.
Dua medali perak diraih Dewi Prahara pada alat meja lompat putri dan Ronny Saputra pada alat meja lompat putra.
Berikutnya, empat medali perunggu diraih pada alat lantai dipersembahkan Ferrous One Willyodac, gelang-gelang berkat Endriadi, palang tunggal Ferrous One Willyodac, serta palang bertingkat oleh Nefi Nurbeity.
Pada pertandingan hari terakhir itu, Indonesia berhasil meraih satu emas, dua perak, dan empat perunggu, dari sepuluh medali yang diperebutkan.
Sebelumnya, pada hari pertama Indonesia berhasil meraih satu perunggu beregu putra, dan satu perunggu beregu putri.
Pelatih senam putra Indonesia, Jonathan Sianturi mengaku belum puas dengan hasil yang didapat itu karena pada awalnya menargetkan dua medali emas.
Ada satu alat yang saya targetkan meraih medali emas justru menjadi perak. Tapi, secara keseluruhan saya gembira karena untuk seluruh alat ada atlet yang masuk kualifikasi, ujar dia.
Dia melanjutkan, artinya pesenam Indonesia masih diperhitungkan pada arena SEA Games.
Untuk setiap alat, ada dua atlet yang masuk kualifikasi, artinya tidak terlalu buruk. Sehingga tidak bisa dikatakan Indonesia di bawah meskipun pada akhirnya hanya meraih satu medali emas, kata mantan atlet nasional itu.
Sementara itu, pelatih senam putri Indonesia, Eva Butarbutar mengatakan: Sejak awal saya prediksi seluruh medali emas perorangan akan diambil pesenam putri Vietnam, karena memang SEA Games bukan level dia.
Secara pribadi saya tentunya tidak puas, tapi dengan raihan satu perak, dan dua perunggu pada sektor putri, saya rasa sudah cukup baik karena memang secara persiapan sangat kurang sekali, kata dia. (ant/end)
Muhammad Try Saputra membukukan poin 14,200 sama halnya dengan torehan pesenam Vietnam, Phuoc Hung Pham, sehingga meraih gelar juara bersama.
Sedangkan medali perunggu diraih rekan satu timnya, Ferrous One Willyodac dengan skor 13,775.
Dua medali perak diraih Dewi Prahara pada alat meja lompat putri dan Ronny Saputra pada alat meja lompat putra.
Berikutnya, empat medali perunggu diraih pada alat lantai dipersembahkan Ferrous One Willyodac, gelang-gelang berkat Endriadi, palang tunggal Ferrous One Willyodac, serta palang bertingkat oleh Nefi Nurbeity.
Pada pertandingan hari terakhir itu, Indonesia berhasil meraih satu emas, dua perak, dan empat perunggu, dari sepuluh medali yang diperebutkan.
Sebelumnya, pada hari pertama Indonesia berhasil meraih satu perunggu beregu putra, dan satu perunggu beregu putri.
Pelatih senam putra Indonesia, Jonathan Sianturi mengaku belum puas dengan hasil yang didapat itu karena pada awalnya menargetkan dua medali emas.
Ada satu alat yang saya targetkan meraih medali emas justru menjadi perak. Tapi, secara keseluruhan saya gembira karena untuk seluruh alat ada atlet yang masuk kualifikasi, ujar dia.
Dia melanjutkan, artinya pesenam Indonesia masih diperhitungkan pada arena SEA Games.
Untuk setiap alat, ada dua atlet yang masuk kualifikasi, artinya tidak terlalu buruk. Sehingga tidak bisa dikatakan Indonesia di bawah meskipun pada akhirnya hanya meraih satu medali emas, kata mantan atlet nasional itu.
Sementara itu, pelatih senam putri Indonesia, Eva Butarbutar mengatakan: Sejak awal saya prediksi seluruh medali emas perorangan akan diambil pesenam putri Vietnam, karena memang SEA Games bukan level dia.
Secara pribadi saya tentunya tidak puas, tapi dengan raihan satu perak, dan dua perunggu pada sektor putri, saya rasa sudah cukup baik karena memang secara persiapan sangat kurang sekali, kata dia. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:35
-
Link Live Streaming AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:05
-
Cristiano Ronaldo Pensiun, Pelatih Portugal Ungkap Permintaan Terakhirnya kepada CR7
Piala Eropa 5 November 2026, 23:44
-
Jose Mourinho Berhasil Pulihkan Performa Jude Bellingham di Real Madrid
Liga Champions 5 November 2026, 23:30
-
Tempat Menonton Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 23:06
-
Usai Perpanjang Kontrak, Raphinha Tegaskan Ingin Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 5 November 2026, 23:04
-
Juventus Punya Dana 100 Juta Euro, Lima Striker Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 5 November 2026, 22:36
-
Link Live Streaming Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 22:06
-
Cemerlang Lawan AS Roma, Youri Tielemans Dituntut Main Lebih Konsisten di MU
Liga Inggris 5 November 2026, 21:45
-
Wow! Didier Deschamps Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 5 November 2026, 21:28
-
Lawan Aston Villa, Michael Carrick Bakal Mainkan Wonderkid MU Ini?
Liga Inggris 5 November 2026, 21:17
-
Deretan Gelar Cristiano Ronaldo Bersama Timnas Portugal: 3 Trofi Bergengsi
Piala Eropa 5 November 2026, 21:04
-
Resmi! Barcelona Perpanjang Kontrak Raphinha
Liga Spanyol 5 November 2026, 20:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


