Sepak Bola: Indonesia Tantang Vietnam di Semifinal
Editor Bolanet | 17 November 2011 22:18
- Indonesia akan menantang juara Grup B Vietnam pada babak semifinal SEA Games 2011 yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Sabtu (19/11).
Kepastian lawan yang dihadapi di semifinal diperoleh setelah tim Garuda Muda ini hanya mampu finis di urutan kedua Grup A, karena pada pertandingan terakhir harus menyerah 0-1 dari Malaysia di SUGBK, Kamis.
Menjadi lawan juara Grup B bukan perkara mudah bagi anak asuh Rahmad Darmawan itu, karena lawan yang dihadapi adalah juara grup dan merupakan runner up SEA Games yang lalu.
Siapapun lawan di semifinal kita harus hadapi. Dua tim Grup B yang lolos ke semifinal merupakan tim terbaik namun beda karakter, kata Rahmad Darmawan usai pertandingan Menurut dia, lawan yang harus dihadapi di semifinal yaitu Vietnam merupakan tim yang memilik karakter menyerang. Hal itu terjadi karena tim itu memiliki dua striker dan dua sayap yang mempunyai mobilitas tinggi.
Dengan kondisi itu, kata dia, pihaknya akan terus mempelajari skema permainan lawan yang salah satunya dengan mempelajari rekanam pertandingan Vietnam.
Memang waktunya pendek. Tapi sebelumnya kami telah memantau setiap pertandingan Vietnam. Kami berharap bisa menghasilkan hasil terbaik, kata mantan pelatih Persija itu.
Sementara di babak semifinal lainnya akan mempertemukan juara Grup A Malaysia melawan runner up Grup B yaitu Myanmar.
Ditanya seputar kekalahan atas Malaysia, Rahmad mengaku di luar skenario.
Menurut dia, dengan adanya rotasi besar-besaran pada timnya, hasil terburuk yang ditargetkan adalah seri.
Meski kalah, mantan pelatih Persipura itu sangat mengapresiasi anak asuhnya. Diakui pada babak pertama permainan sulit berkembang sehingga dimanfaatkan dengan baik oleh Malaysia. Setelah babak kedua permainan baru bisa berkembang.
Kami minta maaf atas hasil ini. Tapi mudah-mudahan hasilnya jauh lebih baik di semifinal. Kekalahan ini bukan pukulan, tapi merupakan awal kebangkitan di semifinal, kata Rahmad dengan tegas.
Ia mengaku, tugas paling utama setelah pertandingan ini adalah memotivasi kepada seluruh pemain untuk secepatnya bangkit karena pertandingan kedepan jauh lebih berat.
Pihaknya berharap, pada pertandingan semifinal nanti dukungan dari suporter tetap sama dengan pertandingan sebelumnya. Targetnya pun tetap yaitu mampu merebut medali emas. (ant/rev)
Kepastian lawan yang dihadapi di semifinal diperoleh setelah tim Garuda Muda ini hanya mampu finis di urutan kedua Grup A, karena pada pertandingan terakhir harus menyerah 0-1 dari Malaysia di SUGBK, Kamis.
Menjadi lawan juara Grup B bukan perkara mudah bagi anak asuh Rahmad Darmawan itu, karena lawan yang dihadapi adalah juara grup dan merupakan runner up SEA Games yang lalu.
Siapapun lawan di semifinal kita harus hadapi. Dua tim Grup B yang lolos ke semifinal merupakan tim terbaik namun beda karakter, kata Rahmad Darmawan usai pertandingan Menurut dia, lawan yang harus dihadapi di semifinal yaitu Vietnam merupakan tim yang memilik karakter menyerang. Hal itu terjadi karena tim itu memiliki dua striker dan dua sayap yang mempunyai mobilitas tinggi.
Dengan kondisi itu, kata dia, pihaknya akan terus mempelajari skema permainan lawan yang salah satunya dengan mempelajari rekanam pertandingan Vietnam.
Memang waktunya pendek. Tapi sebelumnya kami telah memantau setiap pertandingan Vietnam. Kami berharap bisa menghasilkan hasil terbaik, kata mantan pelatih Persija itu.
Sementara di babak semifinal lainnya akan mempertemukan juara Grup A Malaysia melawan runner up Grup B yaitu Myanmar.
Ditanya seputar kekalahan atas Malaysia, Rahmad mengaku di luar skenario.
Menurut dia, dengan adanya rotasi besar-besaran pada timnya, hasil terburuk yang ditargetkan adalah seri.
Meski kalah, mantan pelatih Persipura itu sangat mengapresiasi anak asuhnya. Diakui pada babak pertama permainan sulit berkembang sehingga dimanfaatkan dengan baik oleh Malaysia. Setelah babak kedua permainan baru bisa berkembang.
Kami minta maaf atas hasil ini. Tapi mudah-mudahan hasilnya jauh lebih baik di semifinal. Kekalahan ini bukan pukulan, tapi merupakan awal kebangkitan di semifinal, kata Rahmad dengan tegas.
Ia mengaku, tugas paling utama setelah pertandingan ini adalah memotivasi kepada seluruh pemain untuk secepatnya bangkit karena pertandingan kedepan jauh lebih berat.
Pihaknya berharap, pada pertandingan semifinal nanti dukungan dari suporter tetap sama dengan pertandingan sebelumnya. Targetnya pun tetap yaitu mampu merebut medali emas. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Sunderland vs Arsenal: The Gunners Menang 2-0 dan Kuasai Puncak Klasemen
Liga Inggris 13 September 2026, 04:10
-
Hasil Lazio vs AC Milan: Brace Diego Moreira Bawa Milan Terhindar dari Kekalahan
Liga Italia 13 September 2026, 03:57
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

