Tenis: Ganda Indonesia Melaju ke Final
Editor Bolanet | 21 November 2011 14:52
- Ganda campuran Indonesia membuka peluang menambah medali emas setelah pasangan Christopher Rungkat-Jessy Rompies membukukan tempat di final dengan mengalahkan pasangan Thailand Sanchai Ratiwatana-Nungnadda Wannasuk, Senin (21/11).
Dalam pertandingan yang semestinya digelar Minggu (20/11), namun tertunda hujan tersebut, Christo-Jessy berjuang keras untuk memenangi partai semifinal melawan pasangan Thailand tersebut di Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, dengan skor 6-1, 3-6, 12-10 dalam waktu sekitar satu setengah jam.
Setelah kehilangan set kedua, Christo menghadapi masalah pada paha kirinya sehingga harus dibebat sebelum melanjutkan pertandingan.
Namun ia mampu menyelesaikan super tiebreak dengan baik meskipun berlangsung ketat. Sempat tertinggal 7-9, pasangan Indonesia bisa menghindarkan kekalahan dengan menyamakan kedudukan 9-9.
Mereka nyaris menyudahi pertandingan ketika memimpin 10-9 saat Christo memegang servis, namun pukulan winner Ratiwatana kembali menyamakan kedudukan.
Peluang untuk memenangi pertandingan kembali muncul setelah pengembalian pasangan Thailand jatuh di luar lapangan sehingga menambah angka bagi Indonesia menjadi unggul 11-10. Pukulan lurus menyusur garis dari Christo yang tidak mampu dikembalikan Nungnadda menyudahi pertandingan dengan kemenangan pasangan Indonesia.
Pada final Christo-Jessy akan melawan pasangan Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy yang menundukkan pasangan Indonesia lainnya Aditya Harry Sasongko-Grace Sari Ysidora pada semifinal lainnya, Minggu, dengan skor 6-1, 6-2.
Selain final ganda campuran, Christo juga akan menjalani final ganda putra pada hari yang sama, berpasangan dengan Elbert Sie untuk menghadapi Cecil Mamiit-Treat Conrad Huey dari Filipina.
Sebelumnya, Christo, petenis peringkat 424 dunia, sudah menyumbang dua medali emas bagi tim tenis Indonesia dari nomor beregu putra dan tunggal putra perorangan.
Hingga saat ini, tenis sudah meraih tiga medali emas, dua di antaranya dari nomor beregu putra dan putri serta tunggal putra. Jumlah tersebut melebihi target awal dua medali emas. (ant/mac)
Dalam pertandingan yang semestinya digelar Minggu (20/11), namun tertunda hujan tersebut, Christo-Jessy berjuang keras untuk memenangi partai semifinal melawan pasangan Thailand tersebut di Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, dengan skor 6-1, 3-6, 12-10 dalam waktu sekitar satu setengah jam.
Setelah kehilangan set kedua, Christo menghadapi masalah pada paha kirinya sehingga harus dibebat sebelum melanjutkan pertandingan.
Namun ia mampu menyelesaikan super tiebreak dengan baik meskipun berlangsung ketat. Sempat tertinggal 7-9, pasangan Indonesia bisa menghindarkan kekalahan dengan menyamakan kedudukan 9-9.
Mereka nyaris menyudahi pertandingan ketika memimpin 10-9 saat Christo memegang servis, namun pukulan winner Ratiwatana kembali menyamakan kedudukan.
Peluang untuk memenangi pertandingan kembali muncul setelah pengembalian pasangan Thailand jatuh di luar lapangan sehingga menambah angka bagi Indonesia menjadi unggul 11-10. Pukulan lurus menyusur garis dari Christo yang tidak mampu dikembalikan Nungnadda menyudahi pertandingan dengan kemenangan pasangan Indonesia.
Pada final Christo-Jessy akan melawan pasangan Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy yang menundukkan pasangan Indonesia lainnya Aditya Harry Sasongko-Grace Sari Ysidora pada semifinal lainnya, Minggu, dengan skor 6-1, 6-2.
Selain final ganda campuran, Christo juga akan menjalani final ganda putra pada hari yang sama, berpasangan dengan Elbert Sie untuk menghadapi Cecil Mamiit-Treat Conrad Huey dari Filipina.
Sebelumnya, Christo, petenis peringkat 424 dunia, sudah menyumbang dua medali emas bagi tim tenis Indonesia dari nomor beregu putra dan tunggal putra perorangan.
Hingga saat ini, tenis sudah meraih tiga medali emas, dua di antaranya dari nomor beregu putra dan putri serta tunggal putra. Jumlah tersebut melebihi target awal dua medali emas. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



