Tibo Akui Lawan Vietnam Menguras Energi
Editor Bolanet | 20 November 2011 03:45
- Penyerang timnas Indonesia, Titus Bonai, yang akrab dipanggil Tibo mengakui bahwa pertandingan melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu malam sangat melelahkan dibandingkan pertandingan sebelumnya.
Pada pertandingan semifinal melawan Vietnam, pemain asal Papua ini mampu mencetak satu gol dari dua gol kemenangan yang dicetak oleh timnas Garuda Muda dan meloloskannya ke babak final untuk menghadapi Malaysia.
Jujur kami sangat capek sekali. Vietnam bermain dengan cepat selama pertandingan berlangsung. Mudah-mudahan kami bisa lebih bugar besok, katanya usai pertandingan.
Menurut dia, pada pertandingan semifinal melawan Vietnam yang berjalan dengan tempo yang tinggi dirinya tidak menyangka bisa mencetak gol. Padahal selama pertandingan berlangsung selalu dikawal ketat oleh pemain lawan.
Pemain Persipura Jayapura itu mengaku sangat bersyukur bisa mencetak gol pada pertandingan penentuan ini. Dengan tambahan satu gol saat ini Tibo telah mengoleksi empat gol selama SEA Games 2011.
Puji syukur kepada Tuhan karena telah memberikan yang terbaik. Terus terang saya tidak menyangka mampu menciptakan gol, kata pemain dengan nomor punggung 25 itu.
Tibo menegaskan, dengan lolos ke babak final maka tinggal satu langkah lagi untuk menjadi yang terbaik. Hanya saja untuk mencapai target yaitu merebut medali emas harus terus bermain bagus pada babak final.
Sesuai dengan jadwal Egi Melgiansyah dan kawan-kawan akan harus menjalani laga final melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/11).
Tibo-Patrich Wanggai saat ini bisa dikatakan sebagai duet maut yang dimiliki Indonesia. Kerja keras kedua pemain ini selama pertandingan SEA Games 2011 telah membukukan sembilan gol. Empat dari Tibo dan lima lagi dari Patrich Wanggai.
Sementara itu gelandang enerjik Oktovianus Maniani mengaku senang dengan hasil yang diraih oleh timnas. Dengan kemenangan ini tinggal satu langkah lagi untuk menjadi yang terbaik.
Semoga hasil ini bisa memotivasi diri saya dan pemain lainnya pada pertandingan nanti. Mohon doanya, katanya usai pertandingan.
Oktovianus Maniani selama 90 menit pertandingan bermain dengan maksimal. Pemain mungil ini bahkan sering membantu pertahanan jika timnas ditekan oleh lawan. Hasilnya timnas mampu meredam serangan Vietnam. (ant/row)
Pada pertandingan semifinal melawan Vietnam, pemain asal Papua ini mampu mencetak satu gol dari dua gol kemenangan yang dicetak oleh timnas Garuda Muda dan meloloskannya ke babak final untuk menghadapi Malaysia.
Jujur kami sangat capek sekali. Vietnam bermain dengan cepat selama pertandingan berlangsung. Mudah-mudahan kami bisa lebih bugar besok, katanya usai pertandingan.
Menurut dia, pada pertandingan semifinal melawan Vietnam yang berjalan dengan tempo yang tinggi dirinya tidak menyangka bisa mencetak gol. Padahal selama pertandingan berlangsung selalu dikawal ketat oleh pemain lawan.
Pemain Persipura Jayapura itu mengaku sangat bersyukur bisa mencetak gol pada pertandingan penentuan ini. Dengan tambahan satu gol saat ini Tibo telah mengoleksi empat gol selama SEA Games 2011.
Puji syukur kepada Tuhan karena telah memberikan yang terbaik. Terus terang saya tidak menyangka mampu menciptakan gol, kata pemain dengan nomor punggung 25 itu.
Tibo menegaskan, dengan lolos ke babak final maka tinggal satu langkah lagi untuk menjadi yang terbaik. Hanya saja untuk mencapai target yaitu merebut medali emas harus terus bermain bagus pada babak final.
Sesuai dengan jadwal Egi Melgiansyah dan kawan-kawan akan harus menjalani laga final melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/11).
Tibo-Patrich Wanggai saat ini bisa dikatakan sebagai duet maut yang dimiliki Indonesia. Kerja keras kedua pemain ini selama pertandingan SEA Games 2011 telah membukukan sembilan gol. Empat dari Tibo dan lima lagi dari Patrich Wanggai.
Sementara itu gelandang enerjik Oktovianus Maniani mengaku senang dengan hasil yang diraih oleh timnas. Dengan kemenangan ini tinggal satu langkah lagi untuk menjadi yang terbaik.
Semoga hasil ini bisa memotivasi diri saya dan pemain lainnya pada pertandingan nanti. Mohon doanya, katanya usai pertandingan.
Oktovianus Maniani selama 90 menit pertandingan bermain dengan maksimal. Pemain mungil ini bahkan sering membantu pertahanan jika timnas ditekan oleh lawan. Hasilnya timnas mampu meredam serangan Vietnam. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



