Terlecut Kepastian Turunnya Totti

Editor Bolanet | 12 Juni 2006 23:00
Terlecut Kepastian Turunnya Totti

Bola.net - Saat Totti cedera parah di liga, publik Italia begitu cemasnya. Maklum saja Totti sudah dianggap sebagai roh permainan dari Italia. Publik pendukung Italia, tidak berani membayangkan seperti apa kondisi tim kesayangan mereka jika bermain tanpa Totti. Belum lagi kendala di luar lapangan yang belakangan ini melanda Italia. Dugaan penyuapan wasit yang berbuntut ditariknya beberapa wasit Italia dari daftar wasit Piala Dunia. Bahkan Lippi dan kiper utama Italia Gianluigi Buffon pun tak luput dari pemeriksaan. Tak ayal publik Italia begitu meragukan langkah Azzuri bisa mulus. Tapi segala kecemasan itu pun terjawab tuntas, Totti mulai berangsur-angsur pulih dan bahkan pelatih Italia Marcelo Lippi memastikan dia akan diturunkan walau tidak penuh selama 90 menit. Hal ini begitu melegakan publik Italia dan meningkatkan kepercayaan pemain-pemain Italia lainnya. Rasa optimispun pun tersirat pada striker Italia Luca Toni yang bermaksud membukukan rekornya untuk pertama kali tampil di even Piala Dunia. Pemain depan yang merumput di Fiorentina tersebut telah memecahkan rekor yang telah bertahan selama 47 tahun di Seri A yaitu menyarangkan lebih dari 30 gol sekaligus memecahkan rekor di klubnya dengan menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu musim. Dia memulai langkah gemilangnya dengan merangkak bersama klub Seri B, Palermo tiga musim lalu. "Kami memiliki keinginan besar untuk menerapkan semua ilmu yang telah kami peroleh selama latihan. Saya merasa sangat gembira karena sebelumnya belum pernah bermain di event sebesar ini," kata pemain depan yang mengemas tujuh gol dalam 18 pertandingan untuk Azzuri. Namun demikian, rencana pelatih Italia Marcello Lippi yang akan ia terapkan selama putaran final mengalami sedikit hambatan oleh cedera yang dialami bek Gianluca Zambrotta dan gelandang Gennaro Gattuso, keduanya mengalami cedera paha. Namun bek tengah Alessandro Nesta dinyatakan dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Italia masuk ke putaran final dengan catatan positif tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan dan mereka belum pernah kalah dari lawan tim Afrika. Meski Italia belum punya pengalaman melawan Ghana, namun Lippi mengaku telah mengamati permainan tim Ghana di Piala Afrika lalu dan lagipula ada beberapa pemain Ghana yang bermain di Liga Seri A. Tetapi Ghana tidak boleh dianggap remeh setelah mampu tampil pada debutnya di putaran Piala Dunia mereka pun yakin dapat menaklukkan raksasa-raksasa sepakbola dunia. "Saya pikir, beban tersebut justru ada di pihak Italia. Selain itu, ini adalah Piala Dunia pertama kami sehingga kami tidak menargetkan apapun," kata striker Matthew Amoah. Sedangkan pelatih Ghana yang berasal dari Serbia Ratomir Dujkovic mengatakan, tidak terintimidasi oleh barisan penyerang Italia. "Siapapun yang terpilih, mereka adalah pemain depan yang tangguh. Mereka memiliki enam striker dan seluruhnya dapat menjadi pemain utama. Tetapi, kami pun memiliki pemain belakang dan gelandang bertahan yang dapat menghentikan mereka," katanya. Dan lagi berbekal fakta ketika Kamerun mengalahkan Argentina, dan Senegal mengalahkan Prancis. Sejarah juga menunjukkan bahwa setiap laga perdana yang melibatkan tim Afrika tak pernah berjalan mudah. Ketatnya persaingan dari lini per lini masing-masing tim akan membuat pertandingan ini berjalan alot, diprediksikan Italia akan memang tipis 1-0. [img=/p/ita_vs_gha.gif][/img] PERKIRAAN PEMAIN Italia (4-3-1-2): 1-Gianluigi Buffon (g); 22-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 5-Fabio Cannavaro, 3-Fabio Grosso; 16-Mauro Camoranesi, 21-Andrea Pirlo, Simone Perrotta; 10-Francesco Totti; 9-Luca Toni, 11-Alberto Gilardino. Pelatih: Marcello Lippi Cadangan: 12-Angelo Peruzzi (g), 2-Cristian Zaccardo, 23-Marco Materazzi, 4-Danielle De Rossi, 17-Simone Barone, 7-Alessandro Del Piero, 18-Filippo Inzaghi Ghana (4-4-2): 1-Sammy Adjei (g); 15-John Paintsil, 4-Samuel Kuffour, 5-John Mensah, 6-Emmanuel Pappoe; 11-Sulley Muntari; 8-Michael Essien, 10-Stephen Appiah, 18-Eric Addo; 3-Asamoah Gyan, 14-Matthew Amoah. Pelatih: Ratomir Dujkovic Cadangan: 16-Geroge Owu (g), 7-Illiasu Shilla, 13-Habib Mohamed, 9-Darek Boateng, 20-Otto Addo, 19-Razak Pimpong, 12-Alex Tachie Mensah Wasit: Carlos Simon (Brazil) Stadion: AWD Arena, Hannover HEAD TO HEAD Italia dan Ghana belum pernah bertemu di ajang resmi internasional KONDISI TIM Italia Pelatih Marcello Lippi dipusingkan dengan kondisi barisan pertahanan dan tengah timnya. Bek Gianluca Zambrotta dan gelandang Gennaro Gattuso dipastikan absen. Kabar baiknya Nesta dipastikan fit untuk diturunkan. Begitu juga dengan Totti yang bisa dimainkan bergantian dengan Del Piero. Performa Italia disebut menurun seiring hasil imbang yang mereka petik dalam dua laga uji coba terakhir (lawan Swiss dan Ukraina). Ghana Tampil sebagai debutan dan underdog membuat Ghana bisa tampil lepas. Apalagi tim Afrika begitu terkenal dengan kekuatan fisiknya yang luar biasa. Italia dipastikan akan kerepotan menghadapi kombinasi dari kemampuan dan kekuatan fisik yang bagus dari tim Ghana. DATA DAN FAKTA - Piala Dunia kali ini menjadi patisipasi Italia yang ke-16. Sebaliknya, ini adalah debut Ghana di Piala Dunia. - Italia telah mejuarai Piala Dunia tiga kali (1934, 1938 and 1982). - Italia merupakan satu-satunya kontestan Piala Dunia yang telah mendapat hadiah 5 gol bunuh diri dari lawan-lawannya selama Piala Dunia. - Sebanyak 23 pemain Ghana yang berlaga di Piala Dunia 2006 berasal dari 23 klub yang berbeda. Hanya Ghana satu-satunya tim yang seluruh pemainnya berasal dari klub yang berlainan. - Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro, Filippo Inzaghi, dan Alessandro Del Piero sudah tiga kali tampil di Piala Dunia. Caps terbanyak di skuad Italia saat ini dipegang Cannavaro (93 kali). - Del Piero menjadi top scorer kelima sepanjang sejarah sepak bola Italia dengan koleksi 25 gol. Dia menjadi satu-satunya pemain di tim Italia sekarang yang pernah mencetak gol di Piala Dunia. Yakni saat Italia bermain imbang 1-1 dengan Meksiko di Piala Dunia 2002. - Samuel Kuffour dan Stephen Appiah merupakan pemain dengan caps terbanyak di tim Ghana's dengan 58 and 42 caps-nya. - Di tim Ghana di piala dunia 2006, Appiah adalah pencetak gol terbanyak untuk timnya dengan 11 gol. - Stephen Appiah dan Asamoah Gyan menjadi top scorer Ghana di babak kualifikasi dengan 4 gol. - Terjadi pertemuan dengan rekan sesama tim di pertandingan ini. Samuel Kuffour (Ghana) dan Daniele de Rossi, Simone Perotta dan Francesco Totti (all Italy) dari klub AS Roma. Untuk klub Udinese tercatat nama Sully Muntari (Ghana) dan Vincenzo Iaquinta (Italia). (cax)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE