3 Opsi Barcelona untuk Menutup Kekosongan Lamine Yamal
Aga Deta | 24 April 2026 15:13
Bola.net - Barcelona berada di ambang mempertahankan gelar La Liga dengan hanya enam pertandingan tersisa musim ini. Namun, mereka harus menyelesaikan misi tersebut tanpa pemain kunci, Lamine Yamal.
Cedera hamstring kiri membuat musim Yamal berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Fokus sang pemain kini beralih untuk pulih tepat waktu menuju Piala Dunia 2026.
Gol penalti saat melawan Celta Vigo menjadi kontribusi terakhirnya musim ini. Gol itu juga membantu Barcelona menjaga keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di puncak klasemen.
Absennya Yamal jelas menjadi pukulan besar bagi Barcelona. Mereka kini harus mencari cara untuk menggantikan pencetak gol sekaligus pemberi assist terbanyak tim.
1. Roony Bardghji Jadi Pengganti Alami
Opsi paling alami untuk menggantikan Yamal adalah Roony Bardghji. Pemain muda ini menjadi pelapis utama di posisi sayap kanan sepanjang musim.
Bardghji menunjukkan potensi besar meski jarang mendapat kesempatan bermain. Ia bahkan sempat mengungkapkan ketidakpuasannya karena minim menit bermain.
Secara gaya bermain, Bardghji memiliki karakter mirip Yamal. Ia piawai dalam dribel dan gemar menusuk ke dalam menggunakan kaki kiri.
Sepanjang musim, ia baru tampil dalam 24 pertandingan dengan tujuh kali menjadi starter. Dari kontribusi golnya, lima di antaranya terjadi saat ia dimainkan sejak awal.
2. Memaksimalkan Lini Tengah
Pelatih Hansi Flick juga bisa memilih pendekatan berbeda dengan memperkuat lini tengah. Strategi ini memberi fleksibilitas bagi para gelandang untuk saling bertukar posisi.
Dalam beberapa laga terakhir, Barcelona sudah memainkan empat gelandang sekaligus. Kehadiran Frenkie de Jong yang kembali fit membuka opsi tambahan.
Kombinasi De Jong, Pedri, dan Gavi bisa menjadi fondasi permainan. Sementara Fermin Lopez dan Dani Olmo dapat berperan lebih ofensif.
Pendekatan ini akan membuat permainan lebih terpusat di tengah. Bek sayap seperti Alejandro Balde akan berperan penting dalam memberikan lebar serangan.
3. Menunggu Kembalinya Raphinha
Opsi lain adalah menunggu pulihnya Raphinha dari cedera. Pemain Brasil itu diproyeksikan bisa kembali dalam waktu dekat.
Raphinha mengalami cedera hamstring sejak jeda internasional Maret. Ia menargetkan kembali bermain saat El Clasico melawan Real Madrid pada 11 Mei.
Sebelum itu, Barcelona harus menghadapi laga sulit melawan Getafe dan Osasuna. Jika mampu melewati dua laga tersebut, kembalinya Raphinha akan menjadi dorongan besar.
Meski lebih sering bermain di kiri, Raphinha punya pengalaman di kanan. Ia bahkan diperkirakan akan menempati posisi tersebut bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:25
LATEST UPDATE
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
-
Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:15
-
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 18:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:00
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
5 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Hari Pertama Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












