3 Opsi Skema Serangan Barcelona dengan Julian Alvarez

Gia Yuda Pradana | 24 Maret 2026 00:58
3 Opsi Skema Serangan Barcelona dengan Julian Alvarez
Momen selebrasi Julian Alvarez dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Barcelona terus memburu solusi jangka panjang di posisi penyerang tengah. Nama Julian Alvarez dari Atletico Madrid kini masuk dalam daftar prioritas klub Catalan tersebut.

Striker asal Argentina itu sedang berada dalam performa impresif di level klub maupun internasional. Kehadirannya dinilai mampu mengubah pendekatan serangan Barcelona di bawah arahan Hansi Flick.

Advertisement

Langkah untuk merekrut Alvarez jelas membutuhkan biaya besar. Namun, manajemen Barcelona percaya investasi pada penyerang serbabisa bisa menjawab beberapa kebutuhan taktik sekaligus.

1 dari 4 halaman

Alvarez Sebagai Ujung Tombak Utama

Alvarez Sebagai Ujung Tombak Utama

Julian Alvarez menghindari tekel Fede Valverde di laga Atletico Madrid vs Real Madrid, Jumat (09/01/2026). (c) AP Photo/Altaf Qadri

Opsi paling sederhana adalah menempatkan Alvarez sebagai penyerang tengah utama. Skema ini memungkinkan Barcelona mempertahankan struktur permainan yang sudah berjalan.

Dalam peran ini, Alvarez akan mengambil alih tugas yang sebelumnya dibagi antara Robert Lewandowski dan Ferran Torres. Pergerakan tanpa bolanya memberi dimensi baru yang lebih mengalir dibanding tipikal target man.

Berbeda dengan Lewandowski yang dominan di kotak penalti, Alvarez kerap bergerak mencari ruang. Hal ini membantu membuka celah dan menarik bek lawan keluar dari posisinya.

Bagi Flick, pendekatan ini tidak memerlukan banyak perubahan taktik. Namun, efektivitas lini depan tetap meningkat berkat mobilitas Alvarez.

2 dari 4 halaman

Peran Ganda Alvarez di Belakang Striker

Peran Ganda Alvarez di Belakang Striker

Selebrasi penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez usai mencetak gol ke gawang Tottenham di leg pertama 16 besar Liga Champions. (c) AP Photo/Jose Breton

Fleksibilitas Alvarez membuka opsi kedua yang lebih variatif. Ia bisa dimainkan sebagai gelandang serang atau second striker di belakang Lewandowski.

Pendekatan ini memungkinkan Barcelona memainkan dua penyerang sekaligus tanpa kehilangan keseimbangan. Alvarez dapat berkontribusi dalam pressing dan kreativitas di area antara lini tengah dan depan.

Catatan performanya juga mendukung peran ini. Saat bermain sebagai second striker atau gelandang serang, Alvarez mencatat 17 gol dan 14 assist dalam 46 pertandingan.

Secara taktik, ini menjadi solusi yang cukup seimbang. Lewandowski tetap fokus menarik perhatian bek, sementara Alvarez mengeksploitasi ruang kosong.

3 dari 4 halaman

Duet Agresif Alvarez dan Ferran Torres untuk Tekanan Maksimal

Duet Agresif Alvarez dan Ferran Torres untuk Tekanan Maksimal

Pemain Barcelona Ferran Torres (tengah) dan Dani Olmo merayakan gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Sabtu, 31 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Opsi ketiga adalah pendekatan paling ofensif. Barcelona bisa memasangkan Alvarez dengan Ferran Torres di lini depan untuk menciptakan tekanan tinggi.

Kombinasi ini menawarkan mobilitas dan intensitas yang sulit diprediksi. Kedua pemain sama-sama aktif bergerak dan menekan pertahanan lawan sejak awal.

Strategi ini cocok digunakan saat menghadapi tim yang bertahan dalam. Namun, Barcelona harus siap kehilangan sedikit kontrol di lini tengah.

Kehadiran pemain sayap seperti Raphinha dan Lamine Yamal tetap menjadi faktor penting. Serangan dari sisi lapangan akan memperkuat ancaman dari duet di lini depan.

Pendekatan ini tidak akan digunakan di setiap pertandingan. Akan tetapi, dalam situasi tertentu, skema ini bisa menjadi senjata efektif bagi Barcelona.

Sumber: Barca Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen