3 Pertanyaan untuk Real Madrid usai Menundukkan Barcelona 2-1 di El Clasico
Gia Yuda Pradana | 27 Oktober 2025 13:14
Bola.net - Real Madrid berhasil menundukkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam laga El Clasico yang berlangsung sengit di Santiago Bernabeu. Pertandingan pekan ke-10 La Liga 2025/2026 ini tidak hanya menegaskan dominasi Los Blancos di puncak klasemen, tetapi juga memicu beberapa diskusi menarik. Kemenangan ini didapat berkat gol-gol penting dari Kylian Mbappe dan Jude Bellingham.
Meskipun Barcelona sempat memberikan perlawanan melalui gol Fermin Lopez, efektivitas serangan Real Madrid terbukti lebih unggul. Hasil ini membawa Real Madrid kokoh di puncak klasemen La Liga, unggul lima poin dari rival abadinya. Kemenangan ini menjadi bukti kuat superioritas mereka di kancah domestik.
Namun, di balik euforia kemenangan atas Barcelona, ada tiga pertanyaan krusial yang kini membayangi Xabi Alonso dan skuadnya. Pertanyaan-pertanyaan ini meliputi bagaimana manajemen tim akan menyikapi reaksi Vinicius Junior, sejauh mana ketergantungan tim pada Kylian Mbappe, dan apakah Jude Bellingham telah menemukan kembali performa terbaiknya.
Bagaimana Xabi Alonso Mengelola Ego Bintang?

Vinicius Junior menunjukkan reaksi yang cukup emosional saat ditarik keluar pada menit ke-72 dalam pertandingan Real Madrid vs Barcelona di El Clasico ini. Pemain asal Brasil ini terlihat sangat frustrasi dan langsung menuju lorong ruang ganti tanpa menyapa pelatih atau rekan setimnya. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Xabi Alonso.
Xabi Alonso dikenal sebagai pelatih yang tegas dalam melakukan rotasi pemain demi menjaga keseimbangan tim. Ia berusaha memberikan menit bermain kepada hampir semua pemain, kecuali Kylian Mbappe yang menjadi satu-satunya nama tak tersentuh rotasi. Pengelolaan ego pemain bintang seperti Vinicius menjadi krusial.
Tantangan bagi Alonso adalah menemukan formula terbaik untuk menjaga harmoni di ruang ganti yang dipenuhi pemain berambisi besar. Pendahulu Alonso, Carlo Ancelotti, berhasil menenangkan suasana ruang ganti Madrid yang berisi banyak pemain top. Alonso kini harus membuktikan kemampuannya dalam aspek manajerial ini.
Seberapa Jauh Ketergantungan Real Madrid pada Mbappe?

Kylian Mbappe sekali lagi membuktikan dirinya sebagai pembeda. Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti, striker asal Prancis itu tetap berhasil mencetak gol pembuka bagi Los Blancos. Kehadirannya selalu menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Dalam 10 pertandingan La Liga musim ini, Mbappe telah mengoleksi 11 gol, mencetak gol di sembilan di antaranya. Ia bahkan lima kali membuka keunggulan untuk timnya, menunjukkan betapa vital perannya. Jika performanya konsisten, Mbappe berpotensi menembus angka 42 gol hanya di liga musim ini.
Namun, di balik statistik menakjubkan ini, muncul kekhawatiran akan ketergantungan tim terhadap Mbappe. Hampir semua serangan berbahaya Real Madrid melibatkan dirinya, yang bisa menjadi bumerang jika sang bintang absen atau performanya menurun. Alonso perlu mencari variasi serangan agar tim tidak terlalu bergantung pada satu pemain.
Apakah Ini Titik Balik Performa Jude Bellingham?

Jude Bellingham tampak menemukan kembali sentuhan magisnya dalam pertandingan Real Madrid vs Barcelona di El Clasico ini. Untuk pertama kalinya sejak 3 Januari, gelandang asal Inggris ini mencatatkan gol dan assist dalam satu pertandingan. Penampilannya sangat dominan di lini tengah.
Bellingham terlibat dalam 18 duel dan tampil jauh lebih agresif dari biasanya, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Selain mencetak gol penentu kemenangan, ia juga berperan dalam menekan Pedri hingga gelandang Barcelona itu menerima kartu merah di menit-menit akhir. Ini menunjukkan kontribusi totalnya di lapangan.
Kemenangan atas Barcelona ini menandai dua pertandingan beruntun di mana Bellingham mencetak gol, sebuah tren positif yang terakhir terjadi pada Maret hingga awal April. Jika tren ini berlanjut, Real Madrid akan memiliki dua mesin gol berbahaya di Mbappe dan Bellingham. Duet ini bisa membuat mereka semakin sulit dihentikan di La Liga.
Dengan kemenangan atas Barcelona, Real Madrid bukan hanya mempertahankan posisi di puncak klasemen, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa mereka tetap menjadi kekuatan dominan di Spanyol. Tantangan berikutnya bagi Xabi Alonso adalah menjaga harmoni di ruang ganti dan memastikan mesin golnya tetap menyala sepanjang musim.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- El Clasico, Gol Bellingham, dan Awan Kontroversi di Bernabeu
- Lamine Yamal dan Malam Penuh Cemoohan di Santiago Bernabeu
- Barcelona dan Pencarian Elemen yang Hilang
- Barcelona Gigit Jari di Bernabeu: Tumpulnya Torres dan Yamal Jadi Masalah Utama
- Pertahanan Barcelona Berantakan: Saat Real Madrid Menelanjangi Kekacauan di Lini Belakang Blaugrana
- Prediksi Atalanta vs AC Milan 29 Oktober 2025
- Prediksi Lecce vs Napoli 29 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Club Brugge vs Marseille 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 17:27
-
Benfica vs Real Madrid: Ujian Berat Tuan Rumah Hadapi Raksasa Spanyol
Liga Champions 27 Januari 2026, 17:13
-
Prediksi Leverkusen vs Villarreal 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 16:55
-
Barcelona vs Copenhagen: Rekor Produktivitas Jadi Modal Tuan Rumah
Liga Champions 27 Januari 2026, 16:45
-
Prediksi Union Saint-Gilloise vs Atalanta 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 27 Januari 2026, 21:00
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05






