4 Transfer Mahal yang Berujung Nestapa: Dari Kaka Hingga Zlatan Ibrahimovic
Asad Arifin | 20 November 2020 12:30
Bola.net - Transfer mahal untuk jasa seorang pemain sudah bukan hal yang baru lagi di dunia sepak bola. Pasalnya, sebuah klub rela menggelontorkan dana jor-joran untuk pemain guna mendongkrak performa timnya.
Kylian Mbappe dan Neymar bisa menjadi contoh sukses transfer mahal yang dilakukan sebuah klub. Dengan total 367 juta euro untuk menebus keduanya, PSG berhasil menjadi salah satu tim terbaik di Eropa sejak kedatangan dua mega bintang tersebut.
Namun, ada juga beberapa pemain yang sudah dibanderol dengan harga tinggi nyatanya tak mampu bersinar bersama klub baru. Bahkan, para pemain tersebut malah mengalami penurunan performa.
Kegagalan tersebut tentu banyak faktor yang mendukung, salah duanya adalah pemain itu dilanda beberapa cedera dan tak mampu beradaptasi dengan cepat bersama klub barunya. Lantas, siapa saja pemain yang dibanderol mahal tetapi gagal bersinar?
Selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Eden Hazard (Chelsea ? Real Madrid)

Sempat dianggap sebagai salah satu winger terbaik di dunia setelah kariernya yang gemilang bersama Chelsea, Eden Hazard kini malang melintang sejak dipinang Real Madrid pada tahun 2019 dengan mahar 115 juta euro.
Bersama Madrid, Hazard seperti kehilangan arah dan tidak mempunyai tujuan. Pemain berusia 29 tahun itu baru membuat 25 penampilan dan hanya mengoleksi dua gol serta tujuh assist sejak transfernya.
Selain itu, selama berada di Spanyol juga Hazard sering kali mengalami beberapa cedera ringan yang terus mengganggu dirinya untuk tampil apik bersama Los Blancos.
Kaka (AC Milan ? Real Madrid)

Tidak ada yang menyangka bahwa pemain sekelas Kaka akan masuk dalam daftar tersebut, setelah berhasil menjadi salah satu pemain terbaik dunia berkat semua pencapaiannya baik secara individu ataupun klub.
Bergabung dengan AC Milan dengan mahar 8,5 juta euro pada tahun 2003, Kaka tampil luar biasa bersama I Rossoneri. Gelandang serang asal Brasil itu pernah meraih Ballon d'Or dan Pemain terbaik FIFA berkat kecepatan dan tekniknya yang menakjubkan.
Namun, transfernya ke Real Madrid sebagai transfer termahal kedua saat itu membuat Kaka menjadi pemain yang ampas. Kaka memang tidak terlalu banyak mengalami cedera di Madrid, tetapi ia bisa absen sangat lama ketika cedera.
Bahkan, Kaka harus kalah saing dengan Mesut Ozil yang menjadi salah satu pemain kunci Los Blancos kala itu. Tak hanya itu saja, Kaka juga harus menerima kenyataan pahit karena Madrid gagal menjadi rival yang kuat untuk Barcelona sepanjang waktunya di klub.
Angel Di Maria (Real Madrid ? Manchester United)

Karier Angel Di Maria di Real Madrid bisa dibilang sangat luar biasa. Di Maria adalah salah satu "Galacticos" yang paling bersinar kala itu berkat kecepatan dan keterampilan dribblingnya yang bagus.
Sebelum hengkang ke Manchester United, winger asal Argentina itu meninggalkan jejak manis setelah dinobatkan menjadi Man of the Match ketika Madrid menjuarai trofi Liga Champions kesepuluh mereka di final melawan Atletico Madrid.
Namun, pasca dipinang United dengan memecahkan bayaran tertinggi dalam sejarah Premier League yang dipegang Torres. Di Maria tampil angin-anginan bersama Setan Merah setelah tampil cukup baik di awal musim.
Transfernya yang menelan biaya 75 juta euro kala itu hanya menjadi pembelian sia-sia yang dilakukan The Red Devils, karena Di Maria hanya mampu mengoleksi empat gol dan 12 assist dari 32 laga yang telah dimainkannya di semua kompetisi.
Zlatan Ibrahimovic (Inter Milan ? Barcelona)

Zlatan Ibrahimovic adalah salah satu pesepak bola paling ikonik sepanjang masa yang masuk ke dalam daftar tersebut. Di Serie A, Ibra bisa diibaratkan seperti raja karena ia adalah bagian penting dari lini serang Juventus.
Bahkan, setelah Ibra meninggalkan Juventus dan berlabuh ke Inter Milan selama skandal Calciopoli ia tetap menjadi raja. Pasalnya, Ibrakadabra berhasil memenangkan tiga scudetto berturut-turut dan menyabet gelar top skorer pada musim 2008/09.
Berkat pencapaiannya itu, Barcelona pun tergiur untuk mendaratkan Ibra ke Camp Nou. Akhirnya pada tahun 2009, ia pindah ke Barcelona dengan mahar 69.5 juta euro yang harus ditebus Barca.
Bersama Blaugrana, bomber asal Swedia itu memang mencetak 16 gol di musim pertamanya di La Liga. Namun, bukan itu yang menjadi permasalahan melainkan Ibra tidak cocok dengan gaya melatih Pep Guardiola.
Penderitaan pun terus berlanjut ketika Barca harus disingkirkan Inter Milan di semifinal Liga Champions musim 2009/10 yang berujung melengkapi treble winner untuk Inter di era Jose Mourinho.
Sumber: Sportmob
(Bola.net/Hendra Wijaya)
Baca Ini Juga:
- Gaji Pemain Liverpool Musim 2020/2021: Chamberlain Dua Kali Lipat Alexander-Arnold
- Jelang Tottenham vs Manchester City, Rekor Josep Guardiola Kalahkan Jose Mourinho
- 5 Pemilik Klub Premier League Paling Tajir, Sheikh Mansour Gak Ada Obat!
- Tapak Tilas Pemain Italia di Premier League (Bagian 1)
- 4 Pemain yang Gagal Dibeli Manchester United Awal Musim Ini, Bagaimana Kiprahnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





