5 Alasan Ronald Koeman Tidak Layak Latih Barcelona
Richard Andreas | 29 Oktober 2021 07:00
Bola.net - Ronald Koeman harus mengakhiri masa kerjanya di Barcelona lebih cepat. Kamis (28/10/2021), Koeman dipecat Barca secara sepihak.
Pemecatan ini datang beberapa jam setelah hasil buruk Barca dalam duel tandang ke markas Rayo Vallecano. Pasukan Koeman takluk 0-1 dan harus pulang dengan tangan hampa.
Hasil buruk tersebut melengkapi catatan negatif Barca dengan 3 kekalahan dan 3 hasil imbang dari 10 pertandingan musim ini. Ditambah dengan kekalahan di Liga Champions, Koeman tidak punya banyak alasan untuk bertahan.
Di sisi lain, pemecatan Koeman ini tidak terlalu mengejutkan. Bahkan sejak musim lalu Barca sudah diduga akan memecat Koeman.
Ada cukup banyak alasan Koeman tidak layak bertahan di Barcelona. Apa saja sih?
1. Hasil pertandingan kurang memuaskan

Musim ini Barca sudah menempuh 13 pertandingan, tapi baru menorehkan 5 kemenangan. Catatan buruk untuk ukuran Barcelona.
Barca ada di peringkat ke-9 klasemen sementara La Liga dan harus bersusah payah di Liga Champions. Menurut catatan Opta, Koeman hanya memenangi 28 dari 48 pertandinganya di Liga (58%).
2. Taktik tidak jelas

Barca identik dengan formasi 4-3-3, bisa juga jadi 4-2-3-1. Namun, di bawah Koeman, Blaugrana sudah beberapa kali mencoba-coba formasi baru.
Mereka pernah bermain dengan 3-5-2, 4-4-2, dan sejumlah utak-atik kecil lain dari Koeman. Sayangnya, perubahan formasi terus-menerus itu tidak menunjukkan perkembangan.
3. Permainan macet

Barcelona di era Koeman tidak bisa memainkan sepak bola atraktif. Mereka seolah-olah mencoba melupakan identitas klub dan mencoba gaya baru, tapi jadinya gagal total.
Barca bermain dalam tempo yang sangat lambat. Mereka mungkin mendominasi dalam 20-30 menit, tapi sisanya kesulitan mengejar bola.
4. Selalu salahkan pemain

Koeman sudah berulang kali menyalahkan skuad Barca setiap kali mereka membuang-buang peluang atau melakukan kesalahan di belakang.
Dia juga menyalahkan wasit, badai cedera, dan absennya pemain-pemain penting. Nahasnya, Koeman jarang mengakui kesalahannya sendiri.
5. Minim persiapan

Menurut Sport, tim Barca memasuki setiap pertandingan nyaris tanpa persiapan. Mereka tidak melatih gerakan-gerakan atau pola penting di lapangan.
Koeman mengandalkan improvisasi pemain-pemain terbaiknya dan keputusan ini terbukti keliru.
Sumber: Sport, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Dirumorkan Tangani Barcelona, Xavi: Saya Fokus ke Al-Sadd
- Masalah untuk Carlo Ancelotti: Real Madrid Layak Menang tapi Gagal
- Barcelona Tunjuk Sergi Barjuan Sebagai Caretaker, Netizen: Ini Siapa Sih? Ole Gantiin Koeman
- Cari Bek Baru, Barcelona Incar Pemain AS Monaco
- Caretaker Barcelona, Siapa Itu Sergi Barjuan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48











