5 Hal Menarik Tentang Thomas Partey yang Jarang Diketahui
Asad Arifin | 7 Juli 2020 15:19
Bola.net - Thomas Partey menjadi pemain yang sangat penting bagi Atletico Madrid pada musim 2019/2020. Pemain 27 tahun itu hampir tidak tergantikan di lini tengah klub racikan Diego Simeone baik di La Liga maupun Liga Champions.
Dari 34 laga yang dijalani Atletico di La Liga, Thomas Partey memainkan 31 laga dengan 26 di antaranya sebagai pemain inti. Catatan itu menjadi bukti sahih betapa pentingnya Thomas Partey bagi Diego Simeone.
Thomas Partey sejak lama bermain di Atletico. Dia sempat menjalani masa peminjaman ke Mallorca dan Almeria untuk mendapat kesempatan bermain lebih banyak. Dua peminjaman yang membuat Thomas Partey lebih matang.
Setelah melepas Gabi pada 2018, Los Colconeros tidak perlu membeli pemain baru di lini tengah. Sebab, ada nama Thomas Partey yang memang bisa diandalkan. Walau tidak setenar Koke dan Saul Niguez, dia punya peran yang penting.
Di balik performa yang terus membaik bersama Atletico, ada banyak fakta unik soal Thomas Partey yang mungkin belum diketahui. Apa saja? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
1. Kabur dari Rumah ke Spanyol

Thomas Partey meninggalkan Ghana tanpa sepengetahuan anggota keluarganya
Ketika Thomas pindah dari Ghana ke Spanyol, ia pergi secara tiba-tiba. Ayahnya merupakan pelatih sepak bola, dan bersama agen Thomas, mereka merencanakan kepindahannya dari tim divisi dua Ghana, Tema Youth.
Suatu hari, Thomas di bawa ke ibukota Ghana, Accra, kemudian ia diberikan paspor dan diberitahu bahwa ia harus pergi saat itu juga. Anggota keluarga lainnya baru menyadari Thomas sudah di Spanyol saat dia dikontrak oleh Atlético de Madrid!
2. Michael Essien Merupakan Idolanya

Saat Thomas memulai karirnya sebagai pesepak bola profesional, pemain yang ia jadikan panutan adalah Michael Essien.
Thomas sering bercerita bagaimana ia mengidolakan rekan senegaranya, dan Essien juga balik memuji kualitas Thomas dalam beberapa wawancara, bahkan ia sangat senang jika keduanya bisa bermain bagi timnas Ghana.
3. Pemain Serba Bisa
Thomas Partey merupakan salah satu pemain paling serba bisa di sepakbola Eropa
Beberapa penggemar sepak bola mungkin tidak menyadari betapa serba bisanya Thomas. Posisi aslinya memang gelandang bertahan, tetapi ia juga pernah ditempatkan sebagai gelandang serang, pemain sayap, bek tengah, full back, bahkan penyerang.
Saat membela Ghana, Ia cenderung mengambil peran penyerang dan bahkan mencetak tiga gol bagi negaranya pada kualifikasi Piala Dunia melawan Kongo.
4. Julukannya Senegal
Thomas Partey memang berasal dari Ghana, tetapi julukan Thomas saat masih anak-anak adalah 'Senegal'.
Saat bermain bagi tim ayahnya di Odumase Krobo (di timur Ghana), ia diberi panggilan tersebut karena gaya bermainnya mengingatkan sang ayah akan temannya yang bernama Senegal.
5. Punya Klub Sepak Bola

Pada tahun 2019, Thomas Partey bersama rekannya mengakuisisi Alcobendas Sport, tim dari utara Madrid yang saat ini bermain di kasta keempat.
Tim tersebut telah menjadi rumah bagi beberapa pemain yang ingin memulai karir dari Afrika menuju Spanyol, dengan para calon talenta tersebut diuntungkan dengan keahlian Thomas.
Sumber: La Liga
Baca Ini Juga:
'Saat Real Madrid Menang, yang Lain Selalu Berbicara Soal Wasit'
Barcelona Panaskan Tudingan kalau VAR Membela Real Madrid
Barcelona Terbukti tak Melakukan Kampanye Pencemaran Nama Baik di Media Sosial
Seputar Lionel Messi: Dari Kabar Tinggalkan Barcelona dan Hubungan dengan Griezmann
Jadwal Pekan ke-35 La Liga: Real Madrid vs Alaves dan Derby Catalan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:07
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

