5 Kunci Kebangkitan Real Madrid Musim 2019/2020
Asad Arifin | 11 November 2019 14:59
Bola.net - Real Madrid menunjukkan performa apik dalam lima pertandingan terakhir. Real Madrid tidak pernah merasakan pahitnya kekalahan. Real Madrid menang empat kali dan sekali meraih hasil imbang di semua kompetisi.
Real Madrid sempat berada pada titik yang sulit pada awal musim 2019/2020. Performa Real Madrid di bawah kendali Zinedine Zidane pada musim ini, acap kali dianggap tidak lebih baik dari performa mereka musim lalu.
Sejumlah masalah dihadapi Zidane pada awal musim. Zidane dipusingkan pemain yang tidak berada dalam kondisi 100 persen. Eden Hazard, Luka Modric, Luka Jovic, Toni Kroos hingga Ferland Mendy tida berada dalam kondisi terbaik dan membuat tim limbung.
Selain itu, masih ada masalah dari kondisi Gareth Bale dan James Rodriguez yang tidak jelas. Namun kini Real Madrid tengah berada dalam fase positif. Jurnalis Marca, Oliver French, menulis lima kunci di balik kebangkitan Real Madrid.
1. Mulai Rajin Mencetak Gol

Real Madrid mencetak 16 gol hanya dalam 16 pertandingan terakhir. Catatan impresif tersebut menjadi kunci di balik kebangkitan Real Madrid. Real Madrid hanya sekali gagal mencetak gol dalam lima laga terakhir, saat melawan Real Betis.
Karim Benzema menjadi pemain kunci Real Madrid. Pemain asal Prancis itu mencetak lima gol. Selain itu, ada pula nama Rodrygo yang rajin mencetak gol. Jangan lupakan pula Sergio Ramos yang mencetak tiga gol dari eksekusi penalti.
2. Kebijakan Rotasi Zinedine Zidane

Zinedine Zidane mulai menemukan komposisi tim idealnya dalam lima laga terakhir. Bukan hanya itu saja, pelatih asal Prancis tersebut juga menjalankan kebijakan rotasi dengan baik. Madrid tampil bagus walau tampil dengan tim yang berbeda..
Rodrygo Goes yang tampil mengesankan di laga melawan Galatasaray mendapat istirahat di laga melawan Eibar. Zidane menggantinya dengan Lucas Vazquez dan rotasi berjalan baik. Begitu juga dengan rotasi Marcelo dan Ferland Mendy.
3. Eden Hazard yang Diharapkan Sudah Muncul

Eden Hazard kesulitan berada pada level terbaiknya pada awal musim 2019/2020. Kondisi fisiknya tidak 100 persen. Selain itu, pemain asal Belgia juga harus beradaptasi dengan gaya bermain di Spanyol setelah tujuh musim bermain di Inggris.
Eden Hazard memang belum mencetak banyak gol maupun assist, tetapi dia mulai menunjukkan gerakan khas yang membelah pertahanan lawan. Beberapa kali aksi Hazard membuat bek lawan menjatuhkannya dan Real Madrid mendapat penalti.
4. Thibaut Courtois Makin Solid

Thibaut Courtois mendapat sorotan tajam karena performanya yang tidak bagus pada musim 2019/2020. Saat Real Madrid melepas Keylor Navas di awal musim, Madrid dikhawatirkan membuat kesalahan karena Thibaut Courtois belum bisa diandalkan.
Namun, dalam lima laga terakhir, tak sekalipun Thibaut Courtois memungut bola dari gawangnya. Kiper asal Belgia mencatat 533 menit tanpa kebobolan. Courtois menjadi benteng yang sangat kokoh di pertahanan Real Madrid.
5. Kembalinya Luka Modric

Luka Modric berada dalam performa di bawah standar pasca meraih Ballon d'Or 2018. Setelah menjalani musim yang padat di 2018, energi dan psikis Luka Modric terkuras. Dia tak mampu berada di level terbaiknya musim 2018/2019 lalu.
Luka Modric belakangan mulai tampil bagus. Dia menjadi katalisator dalam permainan Real Madrid. Umpan-umpan pemain asal Kroasia tersebut mampu mendikte permainan. Laga melawan Eibar menjadi salah satu penampilan terbaik pemilik nomor punggung 10 tersebut.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








