5 Pelajaran dari Pembantaian Real Madrid oleh Atletico Madrid
Serafin Unus Pasi | 27 Juli 2019 13:30
Bola.net - Real Madrid baru saja mendapatkan kekalahan menyakitkan. Mereka dipermak oleh tetangga mereka, Atletico Madrid di Metlife Stadium dengan skor telak 7-3.
Pada laga yang digelar di Amerika Serikat ini, baik Zidane maupun Simeone menanggapinya dengan serius. Keduanya menurunkan susunan skuat terbaik mereka untuk partai derby Madrid ini.
Namun pertandingan yang diperkirakan akan berjalan dengan sengit ini malah berakhir antiklimaks. Real Madrid malah tumbang dengan skor yang memalukan, yaitu 7-3.
Redaksi Bolanet memiliki beberapa catatan terkait pembantaian El Real tersebut. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
1. Benahi Pertahanan
Salah satu aspek yang paling mencolok pada pertandingan antara Atletico Madrid dan Real Madrid pagi tadi adalah rapuhnya pertahanan El Real.
Pagi tadi, El Real menurunkan komposisi terbaik mereka. Mereka memainkan Marcelo, Nacho Fernandes, Sergio Ramos, dan Alvaro Odriodzola.
Namun komposisi empat pemain yang seharusnya menjadi tumpuan utama pertahanan El Real ini malah terlihat seperti pemain amatir, di mana koordinasi antar lini belakang terlihat sangat buruk. Jika Madrid ingin menantang gelar La Liga musim depan, situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
2. Eden Hazard Masih Butuh Waktu
Pada pertandingan ini Zinedine Zidane kembali mencoba untuk memainkan Eden Hazard. Sang playmaker kembali dipasang sebagai starter sama seperti tiga laga sebelumnya.
Namun playmaker asal Belgia ini terlihat belum mampu menunjukkan performa yang baik. Ia masih kesulitan untuk menyatukan diri dengan aliran permainan El Real.
Namun ada elemen positif dalam permainan Hazard pagi tadi, di mana ia mulai menunjukkan pergerakan yang bagus saat membuat assist untuk Nacho Fernandez. Untuk itu para fans El Real nampaknya harus bersabar dengan performa sang playmaker.
3. Kebangkitan Diego Costa
Satu hal yang paling mencolok di pertandingan di MetLife Stadium tadi pagi adalah ketajaman Diego Costa.
Terlepas dari buruknya koordinasi pertahanan Madrid, Costa memang tampil impresif pagi tadi. Ia mampu menemukan ruang di area pertahanan El Real dan mencetak empat gol pada laga tersebut sebelum mendapatkan kartu merah.
Quattrick Costa ini menjadi sebuah harapan baru bagi Atletico yang baru saja ditinggalkan Antoine Griezmann. Costa bisa menjadi mesin gol baru bagi mereka, terutama setelah musim lalu Striker Timnas Spanyol itu tampil di bawah standard.
4. Joao Felix Menjanjikan
Selain Diego Costa, salah satu pemain yang tampil mencolok pada pertandingan pagi tadi adalah rekrutan baru Atletico Madrid, Joao Felix.
Pemuda yang dibeli dari Benfica dengan harga 120 juta Euro ini sempat membuat kaget ketika ia masuk dalam daftar line up Atletico. Maklum, ia diberitakan baru pulih dari cedera.
Namun pemain Timnas Portugal itu tampil dengan performa yang sangat luar biasa. Ia beberapa kali menjadi ancaman nyata bagi barisan pertahanan El Real dan itu dibuktikan dengan gol yang ia ciptakan.
5. Ubah Ritme Latihan
Salah satu yang harus diperbaiki dari skuat Real Madrid di sisa kurang lebih tiga minggu jelang La Liga di mulai adalah ritme latihan mereka.
Pada pertandingan tadi, Real Madrid terlihat masih kesulitan meladeni permainan berintensitas tinggi. Itu mengakibatkan mereka kelabakan terutama dengan serangan balik cepat Atletico Madrid.
Tidak hanya itu, sejak pra musim ini skuat Real Madrid rentan terkena cedera di mana pada laga tersebut Luka Jovic harus ditandu keluar lapangan. Untuk itu Zidane harus memformulasikan sesi latihan yang tepat agar El Real bisa lebih tangguh.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






