7 Faktor Penyebab Krisis Barcelona di Awal Musim 2019/20 Ini
Richard Andreas | 24 September 2019 15:00
Bola.net - Barcelona tidak bermain seperti biasanya. Sejak awal musim ini, tim asuhan Ernesto Valverde itu tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya. Barca justru beberapa kali menelan kekalahan.
Barca yang biasa dilihat adalah Barca yang agresif, yang memainkan sepak bola menarik dan atraktif. Namun, kualitas-kualitas itu tidak benar-benar muncul pada beberapa laga awal musim ini.
Marca mencatat, awal musim 2019/20 ini merupakan yang terburuk bagi Barca dalam 25 tahun terakhir. Musim memang masih muda, tapi Barcelona mulai kesulitan.
Sebab itu, setidaknya ada 7 faktor yang berpengaruh pada kesulitan Barca saat ini. Apa saja? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Cedera dan Cedera
Barcelona memainkan sejumlah laga awal musim ini tanpa Lionel Messi, Luis Suarez, atau Ousmane Dembele. Yang paling fatal adalah absennya Messi, Barca tampak kelimpungan.
Selain tiga nama di atas, pemain-pemain seperti Neto, Samuel Umtiti, Junior Firpo, dan Jordi Alba juga cedera.
Suarez dan Griezmann
Absennya Messi berarti harus ada pemain lain yang memikul tanggung jawab dan mencetak gol. Pada beberapa kasus, hal ini tidak terjadi.
Griezmann masih di bawah ekspektasi, khsususnya saat tandang. Lalu, Suarez belum menemukan konsistensi permainan.
Konflik Neymar
Bursa transfer musim panas lalu tidak berjalan cukup mulus untuk Barcelona. Ada rumor terus-menerus tentang kepulangan Neymar ke Camp Nou.
Sayangnya, transfer ini gagal dan hanya meninggalkan masalah. Pemain-pemain Barca jadi tahu bagaimana posisi mereka di depan klub.
Barisan Bek Rentan
Sebagai klub yang memiliki salah satu kiper terbaik di dunia, Marc-Andre ter Stegen, Barcelona jelas kesulitan mengamankan gawang mereka.
Mereka belum menorehkan clean sheet di La Liga sejauh ini. Pertahanan mereka masih di bawah standar. Duet Gerard Pique dan Clement Lenglet tidak cukup agresif.
Laju Tandang
Barcelona boleh jadi tampil impresif di Camp Nou musim ini, mengalahakan Real Betis dan Valencia dengan skor besar. Namun, kisah situasinya jauh berbeda saat tandang.
Valverde kesulitan menjaga performa Barca di kandang lawan. Mereka hanya bisa bermain imbang satu kali dan dua kali kalah.
Saat tandang, Barcelona kehilangan intensitas, konsentrasi, kepercayaan diri, dan hasrat yang mereka tunjukkan di kandang.
Ernesto Valverde
Kualitas Ernesto Valverde terus diragukan. Setelah kegagalan di Liga Champions dua musim beruntun, Valverde ternyata masih dipertahankan.
Sayangnya, Valverde terus dikritik. Dia punya salah satu skuad terbaik di dunia, tapi hasil-hasil pertandingan justru berkata lain.
Valverde juga terus mengutak-atik skuad Barca sejak awal. Mereka menurunkan lima starting line-up berbeda dalam enam laga terakhir.
Kekacauan di Lini Tengah
Valverde punya tujuh gelandang untuk tiga tempat di lini tengah dan sampai sekarang dia belum membuat keeputusan terbaik.
Kombinasi tiga gelandang Barca terus berganti, padahal sudah ada satu yang menjanjika: Frenkie de Jong, Arthur Melo, dan Sergio Busquets.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Barcelona Krisis? Valverde: Memang Tiga Hari Sekali
- Tidak Ada Nama Rakitic dalam Skuad Barcelona vs Villarreal, Valverde Jelaskan Alasannya
- Mengaku Sering Bikin Kekacauan, Neymar Sekarang Ingin Bertobat
- Lionel Messi Pemain Terbaik FIFA, Paul Merson: Lelucon Sejati!
- Data dan Fakta La Liga: Barcelona vs Villarreal
- Prediksi Barcelona vs Villarreal 25 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






