7 Peraih Gelar Pichichi Paling Ikonik dalam Sejarah La Liga
Asad Arifin | 10 Juli 2020 13:33
Bola.net - Selain gelar juara, La Liga musim 2019/2020 juga masih memperebutkan gelar top skor alias Pichichi. Saat ini, nama Lionel Messi berada dalam daftar unggulan karena mencetak 22 gol hingga pekan ke-35.
Lionel Messi unggul lima gol dari pesaing terdekatnya, Karim Benzema. Penyerang andalan Real Madrid ini masih punya peluang melewati gol Lionel Messi, tetapi agak sulit karena hanya tersisa empat laga.
Pichichi menjadi penghargaan yang cukup bergengsi. Ada banyak pemain top yang pernah meraihnya. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi penghargaan ini selama beberapa musim.
Selain itu, ada juga banyak nama top lain pernah menjadi Pichichi di La Liga. Bukan hanya nama-nama asing, ada juga pemain lokal seperti Raul Gonzalez dan Daniel Guiza. Berikut para peraih Pichichi yang ikonik dalam sejarah La Liga.
Lionel Messi

Apalagi yang dapat dikatakan tentang Messi? Pemain Argentina ini telah memenangi enam penghargaan top skorer, termasuk dalam tiga musim terakhir.
Ia pertama kali memenangi penghargaan ini di musim 2009/10, lalu memenangi tiga lainnya dalam empat musim berikutnya, termasuk 50 gol bersejarah di musim 2011/12, dan duel sengitnya bersama Cristiano Ronaldo dalam banyak musim.
Messi telah menjadi pencetak gol dominan di LaLiga, dan hanya ada satu nama lainnya selain Cristiano Ronaldo yang mengalahkannya dalam kategori top skorer dalam satu dekade ke belakang: rekan setimnya di Barcelona, Luis Suárez, yang mencetak 40 gol di musim 2015/16.
Cristiano Ronaldo

Ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid di tahun 2018, rekor golnya di LaLiga terhenti di angka 311 gol dalam 292 pertandingan.
Ia memang hanya memenangi penghargaan Pichichi sebanyak tiga kali, tapi catatan golnya di LaLiga tak pernah dibawah 25 gol. Hanya sedikit pencetak gol yang seikonik Cristiano.
Raul Gonzalez

Selama satu setengah dekade memimpin lini serang Real Madrid, Raúl mencetak banyak gol bagi Los Blancos.
Raúl menjuarai gelar LaLiga sebanyak enam kali, dan berhasil menjadi top skorer sebanyak dua kali: musim 1998/99 dengan 25 gol, dan 2000/01 dengan 24 gol.
Ronaldo Nazario

Layaknya Raúl, Ronaldo Nazário juga dua kali memenangi gelar Pichichi dalam karirnya, dan ia memenanginya dengan dua klub berbeda.
Di musim 1996/97, ia menjadi top skorer liga dengan Barcelona dengan catatan 34 gol, lalu ia kembali memenanginya di musim 2003/04 bersama Real Madrid dengan 25 gol. Itu adalah musim terbaiknya bersama Los Blancos.
Samuel Eto?o

Ketika Samuel Eto’o bergabung dengan Barcelona dari RCD Mallorca di musim panas tahun 2004, ia mencetak 24 gol di musim perdananya dan kalah dari Diego Forlán untuk menjadi top skorer.
Di musim berikutnya, Eto’o mencetak 26 gol untuk memastikan dirinya menjadi top skorer LaLiga. Gol-golnya membantu Barcelona memenangi gelar LaLiga di kedua musim tersebut.
Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy datang ke Real Madrid dari Manchester United pada tahun 2006 sebagai top skorer Premier League.
Lalu, penyerang Belanda ini mencetak 25 gol di musim debutnya untuk menjadi top skorer LaLiga.
Diego Forlan

Diego Forlán dua kali memenangi penghargaan Pichichi, satu kali bersama Villarreal, lalu satu kali bersama Atlético de Madrid.
Pada musim pertamanya di La Liga, Forlán mencetak 25 gol bagi Villarreal di musim 2005/06 untuk mengalahkan Eto’o dalam penghargaan ini, dan mencetak lima gol dalam dua pekan terakhir.
Setelah pindah ke Atlético, Forlán memenangi penghargaan ini di musim 2008/09 dengan 32 gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari 30 gol setelah Ronaldo di musim 1996/97.
Pemenang Pichichi di abad ke-21
- 2000/01 Raul - Real Madrid - 24 gol
- 2001/02 Diego Tristan - Deportivo La Coruña - 21 gol
- 2002/03 Roy Makaay - Deportivo La Coruña - 29 gol
- 2003/04 Ronaldo - Real Madrid - 25 gol
- 2004/05 Diego Forlán - Villarreal - 25 gol
- 2005/06 Samuel Eto'o - Barcelona - 26 gol
- 2006/07 Ruud van Nistelrooy - Real Madrid - 25 gol
- 2007/08 Daniel Guiza - Mallorca - 27 gol
- 2008/09 Diego Forlan - Atletico Madrid - 32 gol
- 2009/10 Lionel Messi - Barcelona - 34 gol
- 2010/11 Cristiano Ronaldo - Real Madrid - 41 gol
- 2011/12 Lionel Messi - Barcelona - 50 gol
- 2012/13 Lionel Messi - Barcelona - 46 gol
- 2013/14 Cristiano Ronaldo - Real Madrid - 31 gol
- 2014/15 Cristiano Ronaldo - Real Madrid - 48 gol
- 2015/16 Luis Suárez - Barcelona - 40 gol
- 2016/17 Lionel Messi- Barcelona - 37 gol
- 2017/18 Lionel Messi - Barcelona - 34 gol
- 2018/19 Lionel Messi - Barcelona - 36 gol
Sumber: La Liga
Baca Ini Juga:
- Tentang Georgina Rodriguez, 6 Fakta yang Perlu Diketahui dari Kekasih Cristiano Ronaldo
- Manchester United Diklaim Dibantu Wasit dan VAR, Netizen: Bruno Fernandes Harusnya Kartu Merah
- Galeri: Valentino Rossi Lagi-Lagi Uji Coba Mobil Ferrari di Misano
- 5 Pelajaran dari Laga Hellas Verona vs Inter Milan: Selamat Tinggal Scudetto?
- Inter Milan Diimbangi Tim Medioker, Netizen: Ini Semua Salah Conte!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



